Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 80


__ADS_3

"Kapan Anda datang? Kenapa tidak mengatakan sepatah kata pun? Itu membuatku kaget setengah mati."


Tania menepuk dada dan jantungnya masih berdetak kencang.


Tatapan Daniel terpaku pada dadanya. Tania sedikit terbuka, montok, sungguh pemandangan yang indah!


Matanya hampir jatuh ke dalam nya, tapi dia mengerutkan kening dan memerintahkan, "Ganti yang lain."


"Hah, kenapa?"


Tania melihat dirinya di cermin dengan gaun putih yang mewah, semurni dan tanpa cacat seperti malaikat.


"Ok, segera kuatur." Penata busana L memerintahkan asistennya untuk mencari gaun malam lainnya.


"Tidak perlu diganti, tidak ada yang salah dengan yang ini." Tania melihat ke cermin dengan hati-hati, "Cukup bagus, itu hanya lekukan kecil... "


Daniel mengisyaratkan semua orang untuk meninggalkan ruangan itu.


Beberapa detik kemudian, hanya Tania dan Daniel yang tersisa di ruangan yang besar itu.


Tania tidak bereaksi sama sekali dan hanya duduk di sofa melihat cermin......


Daniel sudah berdiri di belakangnya, meskipun dia tidak mulai melakukan apa-apa, tapi aura agresifnya sudah cukup untuk membuat Tania panik.


"Kamu, apa yang kamu lakukan... "


Tania seperti anak kucing yang ketakutan, meringkuk di sofa dengan tangan didadanya yang penuh pertahanan.

__ADS_1


Daniel mengulurkan tangan dan meremas dagunya, mengangkat wajahnya kemudian mengarahkannya kematanya: "Ingat! Hanya aku yang boleh melihat tubuhmu!"


"Eh.... "


Jantung Tania mulai berdetak kencang dan banyak tanda tanya muncul di benaknya, tapi dia tidak berani berkata-kata.


Daniel menggosok lembut bibirnya yang seperti bunga dengan ibu jarinya, dan matanya dipenuhi dengan keinginan penuh arti.


Tapi dia tidak melanjutkan aksinya, tapi malah melepaskannya dan mengintruksikan orang di belakang layar, "Bereskan dalam sepuluh menit."


"Baik."


Daniel keluar dan udara di seluruh ruangan tiba-tiba berubah dari tertekan menjadi santai.


Sekelompok wanita membantu Tania mengganti pakaian dan dengan tulus memuji keindahan tubuh Tania.


Apa maksud perkataan si iblis itu?


Apakah dia benar menyukaiku?


Malam ini aku harus memberitahunya, jika tidak, maka dia akan mencekiknya.....


Dia mengenakan gaun hitam yang mirip dengan Audrey Hepburn dengan pita renda di lehernya untuk menutupi lukanya, dan mengenakan satu set perhiasan berlian mewah. Tania tiba-tiba berubah dari seorang putri, menjadi seorang ratu!


"Mari Nona Tania, Tuan Daniel sudah menunggu kita di luar." Lily berkata dengan lembut.


"Ya." Tania mengangkat rok nya dan berjalan keluar...

__ADS_1


Ryan yang menunggu disamping mobil tercengang. Dia tidak menyangka Tania seorang satpam di Grup Sky Well dengan Tania yang dilihatnya sekarang adalah orang yang sama?


"Akan ku cabut bola matamu jika kau lihat sekali lagi."


Daniel memberikan peringatan padanya dari dalam mobil.


"Baik." Ryan buru-buru membuang muka, menundukkan kepala, dan tidak berani menatap Tania lagi, "Mari Nona Tania."


Lily menopang Tania masuk ke mobil, kemudian berjalan kearah mobil belakang.


Mobil mulai melaju perlahan-lahan.


Hanya ada Tania dan Daniel di dalam mobil.


Suasana kembali menegang.


Daniel hanya terdiam dan Tania tidak berani berbicara dan bergerak sembarangan.


Hanya menatap buah dan makanan ringan di depannya sambil menelan air liurnya.


Dia diam-diam melirik Daniel dan dengan hati-hati mengambil kismis, kemudian memasukkan kismis itu ke dalam mulutnya.


Sekarang hampir jam enam, dia sudah lapar.


Daniel melirik nya, mendorong kue kesampingnya, kemudian bersandar di sofa dan pura-pura tidur.


Melihat dia tertidur, Tania buru-buru mengambil kue dan memakannya, dia hampir tersedak kemudian segera minum jus. Daniel menyipitkan matanya dan melihat dari jendela mobil nya, seorang wanita sedang melahap makanan, bibirnya membentuk simpul karena kebingungan.

__ADS_1


__ADS_2