Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 136


__ADS_3

"Ternyata begitu.... " Tania mendadak mengerti, berpikir dan merasa ada yang salah, "Namun, si iblis begitu angkuh dan kuat, bagaimana kamu bisa merebutku darinya?"


"Kamu adalah pacarku." Billy menjawab dengan teliti dan sempurna, "Dia memang angkuh dan tidak masuk akal, tapi saat itu dia sedang ada tamu, tidak mungkin dia meninggalkan bisnisnya, hanya demi seorang wanita.... "


"Benar juga." Tania percaya, dimatanya sama sekali terlihat tidak ada orang lain, selain bisnis.


Memikirkan sikapnya hari ini, jika malam itu sungguh dia yang menyelamatkan Tania, maka malam itu yang berhubungan dengannya adalah Daniel, tetapi dia tidak pernah membahas hal ini. Apa mungkin perlakuannya kemarin...


Kecuali....


Dia adalah 'GIGOLO PELUNAS HUTANG' yang sesungguhnya, sedangkan yang didepan mataku ini adalah palsu!


Tania melihat 'GIGOLO PELUNAS HUTANG' yang ada di sampingnya, dengan cepat mengelaknya, tidak mungkin. Malam itu, dia melihat sendiri Daniel masuk ke mobil, dan bocah ini mengendarai mobil ini untuk menjemput Tania.


Keduanya hanya selisih satu menit saja, sehebat apa pun 'GIGOLO PELUNAS HUTANG' tidak mungkin bisa membelah dirinya menjadi dua.


Jadi, Daniel ya Daniel, dan bocah di sisiku ini adalah 'GIGOLO PELUNAS HUTANG' yang sebenarnya!


"Apa yang kamu pikirkan?" Billy mendekatinya dengan sikap mencurigakan, "Aku sebenarnya bukan gigolo, apa kamu merasa terkejut?"


"Sedikit."


Tania melihatnya dengan hati yang rumit. Dia berpikir dalam hati, berhubung dia bukan gigolo, apakah boleh memintanya untuk mengakui anak-anaknya?


Karena bagaimanapun, anak-anak membutuhkan sosok ayah....

__ADS_1


"Jika kamu mau, sekarang aku menjadi gigolo juga belum terlambat." Billy berkata dengan serius.


Tania pun malah tertawa!


"Akhirnya tertawa juga." Billy mengulurkan tangannya, mencubit-cubit pipinya, "Kamu sangat cantik jika tersenyum, banyak-banyaklah untuk tersenyum!"


Tiba-tiba Tania merasa sebenarnya dia lumayan baik. Setiap kali Tania ada masalah, dia selalu ada, menyelamatkan nya dari segala masalah.


Setiap hari mentransfer uang dan melaporkan pemasukan padanya dengan jujur...


Sekarang bisa membuatnya tertawa, dan membuatnya gembira.


Orang seperti ini sangat sempurna.


Saat pikirannya melayang-layang, tiba-tiba Tania tersadar jalannya menuju rumahnya salah, "Kamu mau membawaku kemana? Kenapa semakin jauh dari rumahku?"


"Pergi makan snack malam. Masih begitu awal, untuk apa pulang cepat?"


Billy sama sekali tidak tahu dimana rumahnya, tetapi responnya sangat cepat. Dia selalu melontarkan kebohongan, tetapi ia selalu bisa menjawab dengan teliti dan sempurna.


"Tidak bisa, aku masih ada urusan. Cepat antar aku pulang."


"Oh... "


"Apa kamu lupa alamatku?"

__ADS_1


"Tidak."


Billy sedang berpikir bagaimana kebohongan ini terlihat sempurna, ponsel Tania berdering, telepon dari bibi Juli, "Nona, Carla demam hingga 39,5 derajat.... "


"Aku segera pulang!" Tania panik seketika, "Bibi Juli, siapkan kartu pengobatan dan botol minum. Sesampainya dirumah, kita langsung kerumah sakit."


"Baik."


Setelah menutup teleponnya, Billy sudah menemukan alamatnya di catatan maps, dan segera mengangkat kepalanya, "Jalan Bahagia nomor 32, kan? 10 menit!"


"Terima kasih." Tania sangat bahagia, "Saat itu aku menghapus nomor ponselmu, kamu coba hubungi aku, aku simpan nomormu... "


"Ponsel... "


Dalam hatinya, Billy berteriak gawat. Sebelumnya Daniel memintanya untuk menyamar sementara. Maka ia hanya meminjamkan ponselnya selama beberapa jam, setelah itu dikembalikan lagi pada malam itu juga.


Mobil ini hanya dipakai diam-diam, tetapi ponsel tidak mungkin bisa dia ambil.


"Kenapa? Kamu tidak mau memberikannya padaku?" Tania melihat tampangnya yang enggan.


"Bukan... " Mata Billy berkedip dan dengan cepat menemukan alasan, "Nomor telepon itu sudah tidak ku pakai, sekarang aku ganti nomor, simpanlah nomorku."



Ayooo readers.... kalian dukung siapa, Tania-Daniel atau Tania-Billy? Othor tunggu komennya☺

__ADS_1


__ADS_2