
Tania masuk ke bar mengenakan topeng, tampil diatas panggung, dan memeriahkan kembali pertunjukan malam ini.
Tamu dibawah panggung tidak berhenti menyorakinya, semua tamu bersorak.
Setelah pertunjukan selesai, Tania memperoleh banyak hal, dia baru berada di sana tiga hari, tapi dia telah menggandakan omset di bar itu beberapa kali lipat.
Danny memutuskan menaikkan biaya pertunjukan Tania dari 5.600.000 menjadi 6.000.000 mulai hari ini.
Tania senang, tapi dibandingkan dengan uang 2 Milyar masih tidak sebanding.
Saat istirahat, Tania melihat ke sudut ruangan, tenyata pria itu belum tiba, dia tidak bisa menahan rasa kecewanya....
"Tuan Billy sebentar lagi juga akan sampai." Danny seperti membaca pikirannya, "Dia pasti akan datang di pertunjukan kedua nanti."
"Aku tidak menunggunya." Tania menyangkalnya.
"Hahaha, tidak perlu menyembunyikannya di depanku." Danny tertawa sambil bertanya, "Ngomong-ngomong kemarin kamu lupa membawa tas mu, aku menaruhnya dilemari kasir, saat pulang nanti, jangan lupa untuk mengambilnya."
"Terima kasih."
Pada saat ini, seseorang membawakan 999 tangkai bunga mawar keatas panggung dan memberikannya.
__ADS_1
Danny memberikan pengumuman: "Malam ini Tuan Billy yang akan membayar semua tagihan, jadi semuanya ayo minum sepuasnya."
"Tuan Billy, luar biasa." Para tamu bersorak dan bertepuk tangan.
Tania menoleh dan melihat Billy dari luar masuk kedalam, berpakaian modis, terlihat muda dan tampan.
Dia melemparkan ciuman kepada Tania, dan tersenyum hangat.
Tania yang sudah berada dipanggung, duduk didepan piano, merasa bingung....
Dia sangat tampan, muda, humoris, dan memiliki sifat mudah bergaul yang tidak dimiliki oleh banyak kalangan atas.
Dia bisa menjadi rekan main yang hebat, tapi sulit untuk mengambil tanggung jawab yang besar dalam sebuah keluarga.
Apakah dia bisa menjadi sosok seorang ayah yang baik?
Wanita dilahirkan dengan sifat keibuan, selama mereka sudah menjadi seorang ibu, maka mereka akan segera menjalankan sebagai perannya, yaitu menjadi seorang ibu yang baik.
Tapi pria, sangat sedikit yang dapat melakukannya...
"Berhasil?" Danny mengambil bir dan berjalan mendekati Billy, matanya menatap keatas panggung, dan tersenyum sinis.
"Kali ini aku bersungguh-sungguh." Billy menatap Tania dengan penuh obsesi, "Dia adalah perpaduan antara keanggunan dan keseksian, dia bisa menjadi malaikat dan bisa menjadi iblis, seorang wanita yang cocok dengan keduanya adalah yang terbaik di dunia, dan membuatku terpesona."
__ADS_1
"Ckckck." Danny menghela napas, "Aku jarang sekali melihatmu begitu bersemangat."
"Tentu saja, aku bahkan sudah menyiapkan cincinnya." Billy mengeluarkan cincin berlian dari sakunya.
"Kamu berencana untuk melamarnya? Tidak mau memikirkannya kembali?" Danny menepuk-nepuk pundaknya, "Ibumu mungkin tidak akan menyetujuinya."
"Orang yang sudah dipilih dalam sekali lihat, harus digenggam dengan kuat, supaya waktu malam tidak sering memimpikannya."
Billy menatap Tania dengan kelembutan dimatanya.
"Tuan Billy... Kami mencarimu kemana-mana, rupanya kamu disini." Pada saat ini, beberapa wanita selebriti internet yang seksi datang mengelilinginya,
"Belakangan ini, kenapa kamu tidak datang ke bar Kaisar? Kami setiap malam menunggumu disana."
"Benar, pindah tempat, tapi tidak mengatakan sepatah katapun... " Saat bicara, beberapa wanita sudah duduk di depan Billy, dan beberapa bahkan membungkuk untuk mencium Billy.
"Pergi." Billy memarahinya dengan galak.
"Kamu belum pernah memperlakukan kami seperti ini sebelumnya... "
Dua orang wanita, memeluk lengannya, satu dikiri dan satu dikanan, yang lain duduk di pangkuannya. Melingkarkan lengan di lehernya, dan menawarkan ciuman hangat....
Diatas panggung, Tania mengerutkan kening melihat adegan ini, seketika musik piano hilang satu ketukan...
__ADS_1