
Tania menggunakan ponselnya untuk mencari imformasi tentang Daniel, dan dia menemukan sesuatu yang tidak dia ketahui sebelumnya.
Ternyata Grup Sky Well adalah salah satu industri kecil di bawah nama Daniel.
Hal ini mudah diketahui, tapi aku tidah tahu berapa banyak lagi yang tidak ku ketahui....
Pantas saja, keluarga Stanley yang sekarang menjadi orang terkaya di kota Bunaken ingin menjilat Daniel!
Ketika memikirkan hal ini, tiba-tiba ponsel Tania berdering, ternyata bibi Juli. Dia dengan cepat menerimanya "Halo, bibi Juli."
"Halo, Nona. Dirumah ada tamu, cepatlah pulang." Suara bibi Juli terdengar sangat gugup.
"Tamu?" Tania bingung, bagaimana mungkin dirumahnya ada tamu.
"Aku bicara langsung dengan Tania saja..... " Ucap suara lain dari ujung telepon. "Tania, ini bibi."
"Bibi?" Hati Tania tiba-tiba berat.
Bibi Kety adalah ibu Alisia, bagaimana dia bisa menemukan rumah Tania?
__ADS_1
"Tania, aku tidak tahu kamu sudah kembali jika Alisia tidak memberitahuku. Aku membawakan hadiah untukmu dan anak-anak, pamanmu juga sangat merindukanmu..... "
"Bibi." Tania menyela dengan sopan, "Ada apa? Sekarang aku tidak berada dirumah."
Sejak kecil Tania tidak menyukai bibi Kety, karena dia seorang penjilat dan egois.
Sejak paman Frank bergabung dengan keluarga Alisia, ia sama sekali tidak berhubungan lagi dengan keluarga Tania.
Setelah keluarga Tania menjadi orang kaya, Frank datang hanya untuk menjilat. James memberikannya jabatan diperusahaan hanya karena rasa persaudaraan...
Keluarga Frank selalu ramah dan hangat terhadap James dan putrinya, tapi setelah keluarga James bangkrut, mereka hilang tanpa kabar. Bahkan tidak datang ke pemakaman James....
Tania mendengar bahwa Frank mendirikan perusahaan sendiri bernama Grup Summit Wealth dan sukses.
Apapun yang terjadi, Tania tidak ingin berhubungan dengan mereka lagi.
Tanpa di duga, Kety benar-benar datang kerumah.
"Aku datang ingin menjengukmu dan anak-anakmu." Kety berkata dengan tersenyum tipis, "Pamanmu sudah mengatur makan malam keluarga, ingin mengundangmu serta anak-anak untuk makan malam bersama. Kebetulan anak-anakmu dan Kristian adalah teman sekelas, jadi mereka bisa bermain bersama."
__ADS_1
"Tidak perlu... " Tania bermaksud menjauhkan diri dari mereka.
"Jangan sungkan, kita semua adalah keluarga." Kety menyela sambil tersenyum, "Dulu beberapa paman dari Grup Smith juga sangat peduli padamu, dan sekarang mereka adalah pemegang saham Grup Summit Wealth. Kamu kenal mereka.... "
Tania sama sekali tidak ingin mendengarkannya, dia sekuat tenaga menahan kebencian di hatinya, dan menunggunya selesai berbicara.
"Oh ya, beberapa wartawan media itu juga mencari keberadaanmu."
Akhirnya, Kety mengatakan tujuan utamanya__ __
"Meskipun keluargamu telah bangkrut, tapi kamu adalah mantan putri dari keluarga konglomerat yang menjadi pusat perhatian wartawan. Menurutku pasti mereka benar-benar ingin tahu siapa ayah dari ketiga anak itu?"
"Sebenarnya, apa yang kamu mau?" Tania menggertakkan giginya dengan marah.
"Ckck, dasar!" Kety tersenyum pahit, "Bibi datang mengundang kalian makan malam bersama dirumah, kenapa kau marah? Salahkah jika kami peduli padamu?"
"Beritahu waktu dan tempat, aku akan tiba tepat waktu."
Tania tahu bahwa dia tidak bisa menolak, karena Kety pasti akan mempermasalahkan status anaknya di media, menambahkan bumbu dan membesar-besar kan nya.
__ADS_1
Sekarang media sosial begitu menakutkan, kelak jangankan pergi kesekolah, kehidupan normal mereka pun pasti akan terganggu.
"Alamatnya yaitu bekas rumah keluargamu." Kety memamerkan dengan mencibir, " Mungkin kamu masih tidak tahu, vila itu sekarang milik keluargaku, dan kami telah tinggal disana selama empat tahun."