Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 125


__ADS_3

"Presdir Daniel!" Pemilik baru menyambut dari kejauhan, membungkukkan badannya dengan hormat menyambut Daniel, "Mengapa Anda disini?"


Daniel tidak menjawab, lalu duduk di sudut ruangan.


Cahaya lampu bar yang berkelap-kelip memancar ketubuhnya dengan redup, seakan tidak berani melawan cahaya seorang dewa.


Pemilik bar membungkukkan badan disebelahnya, menunggu intruksi.


Daniel menyalakan sebatang cerutu kemudian menghisap nya, dan secara perlahan bertanya, "Apakah Billy barusan datang kesini?"


"Iya!" Pemilik bar menundukkan kepalanya, tidak berani berbohong.


"Apakah dia memberikanmu investasi 600 Milyar?" Daniel mengangkat alis dan menatapnya.


"Ada beberapa cabang... " Pemilik bar dengan hati-hati menjawab, "Sama-sama menghasilkan uang."


"Tempat seperti ini, apakah bisa menghasilkan uang?" Daniel tertawa dingin, "Hanya beberapa ratus Milyar saja, bersenang-senanglah. Tapi, jika kamu punya maksud tertentu, aku akan... "


Daniel menggerakkan telunjuknya mengisyaratkan pemilik bar supaya mendekat, pemilik bas bergegas mendekat.


Daniel langsung menusuk telapak tangan pemilik bar menggunakan ujung bara cerutunya.


Bunyi berdesis terdengar, pemilik bar terlihat sangat kesakitan, namun ia hanya menggertakkan giginya menahan sakit, tidak berani mengeluarkan suara.


Tania yang baru saja duduk melihat pemandangan ini, terkejut hingga wajahnya memucat.


Ada apa ini?


Daniel kenapa mulai mengusik orang lain lagi?

__ADS_1


Apa yang sudah dilakukan pemilik bar?


Kenapa dia harus memperlakukan orang lain seperti itu?


"Mari kita mulai." DJ memberitahu semua pengunjung.


Tania mengumpulkan kembali perhatiannya, ia mulai bernyanyi sepenuh hati__ __


Ia menyanyikan {{ Love Story }} dengan merdu, seketika seluruh pengunjung bersorak.


Daniel mengalihkan pandangannya ke panggung.


Seorang wanita yang mengenakan rok hitam, topeng renda hitam, postur tubuh yang seksi. Muncul perasaan yang sulit dikendalikan, sangat istimewa!


Tidak tahu mengapa, saat memandangnya, Daniel teringat akan Tania.


Wanita itu, apakah juga memiliki sisi yang tidak ingin diketahui orang?


Dengan tangan gemetar akibat terluka, pemilik bar membawakan koleksi anggur terbaiknya.


"Tidak usah!" Daniel beranjak pergi.


Ryan dan pengawal lainnya mengikuti dari belakang.


Pemilik bar mengikuti mereka dari belakang, sangat patuh layaknya seorang senior.


Tania bernyanyi sambil menatap punggung Daniel, didalam hatinya terus menebak tujuan Daniel datang kesini, apakah hanya untuk menyiksa pemilik bar?


Lupakan, tidak ada urusannya dengannya!

__ADS_1


Pertunjukan selama satu jam membawa hasil yang sangat baik.


Meskipun tamu yang datang tidak banyak, namun tamu yang hadir semua disana memuji Tania. Mereka berkata kepada pemilik bar, bahwa mereka akan datang membawa teman-temannya kesini untuk mendengarkan nyanyian Tania.


Jam setengah 11, Tania selesai bekerja. Pemilik bar langsung memberikan 11,2 juta.


Tania berterima kasih ke pemilik bar, namun saat ia melihat tangannya yang terluka, Tania tidak dapat menahan diri untuk bertanya, "Siapa orang itu barusan, mengapa dia memperlakukan kamu seperti itu?"


Tania tidak mengungkapkan hubungannya dengan Daniel...


"Dunia orang-orang besar sangatlah rumit, tidak perlu kamu tanyakan."


Pemilik bar tertawa dengan mudahnya, "Ngomong-ngomong panggil saja aku Danny."


"Baik, kak Danny." Tania sangat berterima kasih.


"Cepatlah pulang, besok datanglah tepat waktu jam setengah 9 malam, minggu pertama kamu harus datang setiap hari, kita lihat dulu hasilnya!"


"Baik."


Tania memasukan uang kedalam tas, ia tadinya ingin naik MRT pulang, namun saat keluar bar, beberapa pemuda mengelilinginya dan meminta nomor. Ia secepatnya masuk ke taksi dan pergi.


Sepanjang jalan ia tidak dapat menahan kegembiraannya, dengan pekerjaan paruh waktu ini, setiap hari ia bisa menghasilkan uang 11,2 juta. Lebih banyak daripada yang diberikan 'GIGOLO PELUNAS HUTANG'.


Tidak perlu bergantung pada orang lain, ia juga bisa menghidupi keluarga ini.


Saat ia sedang berpikir, taksi berhenti di lampu merah. Tanpa sengaja ia melihat mobil Aston Martin disampingnya, saat melihat plat nomornya, ia menyadari itu adalah mobil 'GIGOLO PELUNAS HUTANG'.


Dari posisi duduknya, ia tidak dapat melihat pengendara mobil itu.

__ADS_1


Lampu hijau menyala, taksi melaju, Tania menengok kebelakang, pengendara mobil tersebut rupanya pria yang di bar Downtown tadi...


Mungkinkah dia benar-benar si 'GIGOLO PELUNAS HUTANG'?


__ADS_2