Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 59


__ADS_3

Di dalam lift, Yuni memberi tahu Tania, "Nanti setelah sampai di lantai 68, jangan sembarangan berkeliaran, mengerti?"


"Mengerti." Tania menganggukkan kepala, dalam hatinya berpikir, alasan apa yang harus ia cari untuk menyelinap masuk ke kantor Daniel....


"Tania.... " Yuni tiba-tiba bertanya, "Pemindahan Manajer Alex, apa ada hubungannya denganmu?"


"Uh." Tania tertegun sejenak, lalu menjawab dengan ringan. "Aku hanya seorang anak magang, tidak memiliki kekuatan apa pun di perusahaan."


"Dengan kata lain, tidak ada hubungannya denganmu?" Yuni menatap Tania dengan tatapan yang dalam.


"Betul, memangnya kenapa?" Tania merasa sangat curiga, mengapa Yuni begitu peduli pada Alex?


"Tidak apa-apa." Yuni tersenyum, "Seluruh rekan kerja berkata bahwa Manajer Alex di mutasi karena kamu. Karena bertepatan saat dia di mutasi, kamu langsung masuk ke departemen keamanan."


"Jadi, apa yang kamu pedulikan?" Tania balik bertanya.


Yuni tertegun sejenak, sambil tersenyum berkata, "Tentu saja aku peduli padamu, aku khawatir kamu akan terpengaruh, bagaimanapun kamu adalah seorang perempuan. Menjadi seorang satpam, pasti sangat berat."


"Oh... " Tania merasa Yuni sedikit aneh, saat Tania akan melanjutkan pertanyaannya, pintu lift terbuka.


Tania buru-buru membawa kotak dokumennya, Yuni berjalan disampingnya sambil mengarahkan jalan, "Sebelah sini."

__ADS_1


Mereka meletakkan kotak dokumen di ruang rapat, diterima oleh seorang staf Presdir.


Saat Yuni sedang sibuk menyerahkan dokumen itu, Tania mengambil kesempatan untuk menyelinap keluar.


Yuni sekilas melihat punggung Tania, namun langsung berpaling, berpura-pura tidak melihat apa pun.


Sekarang jam istirahat makan siang, tidak akan ada banyak staf dilantai ini.


Tania dengan cepat langsung menemukan ruangan Presdir, saat hendak mengetuk pintu ruangan, dari dalam terdengar suara kemarahan, "Keluar!"


Tania terkejut, dan ia lanjut mendengarkan.


Tania tertegun sejenak, mengapa Alex bisa berada disini?


"Manajer Alex, terakhir kali Anda mencoba memperkosa seorang staf wanita, Presdir hanya memindahkanmu menjadi satpam ditempat parkir, seharusnya Anda bersyukur. Anda bukannya intropeksi diri, malah menyusun rencana untuk mencelakakan orang lain ditempat parkir, apakah Anda tidak malu? Memohon kepada Presdir untuk diberikan kesempatan?" Sahut suara Ryan.


"Tidak, kalian salah paham.... "


"Kamu pikir, dengan menghapus rekaman cctv, tidak akan ada orang yang mengetahui perbuatanmu? Mobil-mobil yang terparkir semuanya punya rekaman 24 jam, dengan mencari rekaman satu atau dua mobil, semua perbuatan bejatmu akan terlihat."


"Aku..... aku hanya ingin balas dendam pada Tania, perempuan ja**ng itu sudah membuatku seperti ini, aku tidak pernah bernafas lega, namun tidak pernah terpikir sekalipun olehku untuk menyakiti orang lain, apalagi membawa masalah untuk Presdir Daniel.... "

__ADS_1


"Akhirnya mengaku juga." Ryan tertawa dingin.


"Kak Ryan.... "


"Ryan, apa kau mau mati? Kamu membiarkan orang seperti ini mencemari tempatku?" Daniel berkata.


"Baik, Presdir Daniel." Ryan menjawab dengan terburu-buru, "Manajer Alex, polisi sedang dalam perjalanan, renungkan perbuatanmu dipenjara nanti, saat keluar jadilah pribadi yang lebih baik lagi."


"Kamu sudah lapor polisi?" Alex terkejut, "Aku sudah berlutut memohon pada kalian, kenapa kalian tidak melepaskan aku?"


"Sudah berbuat dosa, masih berani menyelinap masuk ke lantai 68, ini menambah satu lagi dosamu."


Mendengar hal ini, Tania teringat akan kotak yang jatuh dan hampir menimpanya di tempat parkir, jika bukan karena Stanley yang menyelamatkannya, mungkin sekarang ia masih terbaring di rumah sakit.


Saat itu, ia mengira kejadian itu merupakan sebuah kecelakaan, kalau dipikir-pikir sekarang, susunan kotak-kotak itu begitu rapi, bagaimana mungkin bisa terjatuh?


Ternyata pria bejat ini!!


Namun, Alex tidak mengira bisa bertemu lagi dengan Daniel. Selain itu, pengawal Daniel dengan cepat mengungkapkan kebenaran, dan mengusir Alex dari Grup Sky Well.


Sehingga Alex memikirkan cara menyelinap ke lantai 68 untuk memohon pada Daniel, tidak disangka kali ini Daniel tidak lagi memberikannya kesempatan.....

__ADS_1


__ADS_2