Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 43


__ADS_3

Keesokan paginya, Tania bergegas ke kantor, untungnya dia tidak terlambat hari ini. Manajer Jack membawakan sendiri seragam barunya, dan menyemangati Tania untuk bekerja dengan baik.


Tania mengganti seragam yang terlihat pas di tubuhnya, memakai topi, dia langsung terlihat gagah berani, dengan seragamnya yang sangat menggoda.


Sekelompok satpam muda melihatnya sampai tergoda, terutama David. Mukanya sampai merah tersipu malu.


"Hari ini, kamu berpatroli di tempat parkir bersama David. Cepat turun, Presdir akan segera tiba." Perintah manajer Jack.


"Baik!" Tania membawa sebuah jinjingan yang cantik dan mengikuti David ke tempat parkir.


"Apa ini?" David bertanya dengan aneh.


"Nanti kamu juga akan tahu." Tania menatap pintu masuk tempat parkir, melihat Rolls Royce Wraith dan buru-buru pergi menyambutnya.


"Pak Presdir, selamat pagi." David membuka pintu mobil.


"Selamat pagi, Pak." Tania mengangkat jinjingan ditangannya, sambil tersenyum lebar dan berkata, "Sarapan untuk Anda sudah siap!"


"Emm?" Daniel mengangkat alisnya, dan menatap Tania dengan penuh minat.


"Pangsit goreng platinum, bubur iga sapi mercure, acar May star, kopi seduh manual...... semuanya di beli di restoran yang Bapak minta, kalau salah bisa ditukar!" Tania berkata sambil tersenyum__


"Pak, terakhir kali saya membuat kesalahan, dan sekarang saya sudah berubah. Kemarin malam saya sengaja menelpon restoran tersebut dan memesan makanan Anda.

__ADS_1


Pagi hari ini, saya ke restoran mengambil semua makanannya, dan membawanya ke kantor. Anda jangan khawatir, kali ini pasti benar. Di dalamnya pun masih ada nota dari restorannya."


Setelah Tania berbicara, dia mencari bukti tanda terima di dalam jinjingan itu......


"Kamu tahu, apa yang harus kamu lakukan sekarang!" Daniel tersenyum sinis.


"Hehe... " Tania tersenyum sambil berkata, "Dulu saya tidak mengerti apa pun, saya harap Bapak tidak memperhitungkan nya. Jangan di masukan ke dalam hati, saya akan melakukan yang terbaik di masa depan. Tolong beri saya satu kesempatan!"


"Tergantung sikap dan tindakanmu." Daniel mengambil sarapan itu dan memberikannya kepada David, "Hadiah untukmu!"


"Hah?" David menerimanya dengan terkejut.


Tania termenung heran, belum sempat dia bereaksi, Daniel sudah berbalik dan pergi.


Ryan berkata sambil berbisik, "Setiap hari, sarapan Pak Presdir selalu berbeda, itu adalah menu hari kamis, hari ini hari jumat, dia sarapan westeren food."


"Aku sudah menyuruh orang untuk mempersiapkannya, kamu tidak perlu repot-repot, lakukan saja pekerjaanmu dengan baik." Setelah berkata demikian, Ryan segera pergi menyusul Daniel.


Tania menatap punggung Daniel, menggerakkan giginya dengan marah, "Semoga kamu disambar petir!"


Di saat itu, Daniel baru saja masuk ke dalam lift, dan segera membalikkan badannya....


Tania segera menunjukkan senyum cerah nya dan melambai kepadanya dengan hormat, "Pak Presdir, Hati-hati di jalan, semoga hari ini berjalan dengan lancar!"

__ADS_1


Sikap itu, sangat sungguh-sungguh dan tulus.


Wajah Tania berubah seketika.


Daniel menurunkan matanya, ketika pintu lift tertutup, terlihat dia menunjukkan senyuman dibibirnya.


Ryan mengamati ekspresi wajahnya dan menghela nafas lega, hari ini akan menjadi hari yang baik!


"Tania, sarapan ini, Pak Presdir yang memberikannya untuk ku, bagaimana kalau kita bagi dua." David bertanya dengan hati-hati.


"Baiklah, ayo."


Tania, tidak ingin menyia-nyiakan nya, dia menghabiskan 760.000 hanya untuk membeli makanan itu.


Sudahlah, makan bersama David pun tidak masalah.


Mereka berdua makan bersama, diruang istirahat....


David berkata dengan penuh semangat, "Aku belum pernah makan sarapan yang begitu mahal sebelumnya, penataan nya cantik sekali, sampai aku tidak tega untuk memakannya."


"Makanlah selagi panas, jangan di sia-sia kan!"


Tania memberikan pangsit goreng.

__ADS_1


Keduanya dengan senang hati memakan sarapan itu, sampai tidak menyadari dari kejauhan, ada sepasang mata yang sedang menatap mereka....


Alex yang telah diturunkan pangkatnya menjadi penjaga tempat parkir, seperti tikus yang tak terlihat, bersembunyi di sudut yang gelap, menatap Tania dengan tatapan yang mengerikan.


__ADS_2