
Ketika Tania tiba di kantor, ada yang aneh, semua orang menatapnya dengan tatapan yang berbeda.
Teman-teman kantor yang awalnya sangat ramah, tapi hari ini menghindarinya.
Dia gelisah, mungkinkah insiden Alex terungkap? Ada salah paham apa?
Ketika dia sedang berpikir, Noah manajer departemen administrasi memberi tahu bahwa dia dipindahkan ke departemen baru dan memintanya untuk melapor ke departemen personalia.
Tania bertanya-tanya dengan heran, tetapi Noah hanya berbalik badan lalu meninggalkannya.
Tania bingung dan ingin bertanya pada teman kantor lainnya tentang situasi ini, tapi semua orang menghindarinya.
Tania terpaksa ke departemen personalia setelah menerima pemberitahuan perpindahannya dan melihat posisi baru nya, seketika dia tercengang......
Satpam!!!
Satpam???
Ini...... ada yang tidak beres.
Kemarin Alex mencoba memperkosanya, tapi Daniel memukulinya kemudian menjadikannya satpam.
Tania mengira, ini semua tidak akan berpengaruh padanya karena dia korban. Tapi sekarang, peristiwa ini membuatnya heran.
Ini tidak masuk akal, bagaimana bisa korban dan pelaku dihukum bersama?
Tidak adil!!
Tania sangat tidak sabar ingin menanyakan hal ini kepada Presdir. Manajer departemen personalia yang baru diangkat berkata dengan nada menghina.
"Kamu telah membuat kesalahan besar, sekarang kamu hanya pindah posisi, hanya jadi satpam, dan ini sudah ditoleransi!"
__ADS_1
"Apa salahku?"
"Jangan banyak omong, kerjakan jika kamu mau, atau keluar dari sini!"
"Kamu.... !" Tania terdiam, baiklah. Perusahaan ini milik si iblis, dia bisa melakukan apa pun yang dia mau, memangnya bisa berunding dengannya?
Tidak bisa!
Tania penuh dengan amarah yang terpendam, membawa seragam satpam ke departemen keamanan untuk melapor.
Sekelompok satpam berbadan tinggi dan besar mengelilingi wanita baru ini dan bercanda,
"Hei,,, kayanya matahari terbit dari barat. Satpam disini semuanya adalah pria, tapi hari ini kedatangan satpam wanita."
"Cantik sekali."
"Apa alasan peri kecil yang cantik ini, diturunkan kebumi!"
Kalau tidak, kenapa dia menghukumnya lagi dan lagi?
"Baiklah, semuanya lanjut kerja!" Seru ketua kelompok satpam kepada satpam muda yang ber main-main itu dan berkata lagi pada Tania.
"Seragammu kebesaran, jadi...hari ini pakailah dulu. Departemen personalia sudah menyiapkan seragam baru untukmu, minggu depan baru selesai."
"Terimakasih!" Tania tidak bisa menahan bersin.
"Flu?" Ketua satpam sangat ramah.
"Hari ini, hari pertama kamu kerja. Jika tidak ada yang tidak kamu mengerti, ikuti saja David berpatroli di tempat parkir. Disana lebih santai!"
"Terimakasih!" Tania sangat bersyukur.
__ADS_1
"Ayo!" David memberikan Tania topi satpam dan mengantarnya ketempat parkir.
Tania memakai satpam yang kebesaran, terlihat seperti anak kecil yang mencuri pakaian orang dewasa, sangat aneh!
Celananya akan melorot jika tidak pakai sabuk.
Begitu mereka tiba ditempat parkir, datanglah mobil Bentley putih.
David dengan cepat menarik Tania kedepan untuk menyambutnya.
Tania bergumam, 'Kenapa satpam masih melakukan hal ini, apakah tidak ada penjaga pintu masuk?'
David yang masih bisa mendengar gumaman Tania, langsung menjawabnya. "Penjaga pintu bertanggung jawab untuk menjaga gerbang tempat parkir."
"......... "
Tania tidak bisa ber kata-kata lagi, hanya bisa mengikuti David saja.
David melangkah maju membuka pintu mobil Bentley putih, sepasang kaki jenjang keluar dari mobil, wajah tampannya mulai terlihat, dan Tania mulai terkejut seketika!
Itu dia!
"Terimakasih." Ucap pria tampan itu kepada David, dia tak lain adalah Stanley. Mantan kekasih Tania!
Sosoknya yang tampan, berkelas, dan ramah sama seperti empat tahun lalu. Stanley sangat menawan dan mempesona dengan di balut kemeja putih!
Tania buru-buru berbalik badan, karena takut Stanley mengenalinya.
"Minggir, minggir." Pengawalnya mendorong Tania serta melindungi Stanley yang berjalan kearah lift.
Tania menurunkan topinya, bersembunyi di balik pilar di sampingnya dan diam-diam mengintip Stanley.
__ADS_1