Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 57


__ADS_3

Mendengar kalimat ini, Tania tertunduk melihat chip ditangannya, dan kebingungan. "Jelas-jelas chip nya ada padaku, kenapa mereka...., apakah.... "


"Benda yang orang jahat itu lemparkan ke laut adalah telur Roxy, mereka sedang mencari telur burung beo di laut!!!" Bibi Juli menyimpulkan dengan emosional, "Nona, perkataan saya tidak salah, kan?"


"Benar." Tania menonton TV, polisi serta penyelam dan kapal selam dari Grup Sky Well berusaha semaksimalnya untuk meraup chip, keringat dingin di dahi....


Jika mereka tahu bahwa chip yang sebenarnya masih ada dirumahnya dan yang susah payah mereka cari itu adalah telur burung beo, tamatlah riwayat mereka...


Terbayang ledakan si iblis dalam otaknya, membuat Tania menggigil.....


"Nona, bagaimana sekarang? Apakah kita lapor polisi?" Bibi Juli bertanya dengan mendesak.


"Biar aku pikirkan dulu."


Tania menepuk jantungnya yang kacau, menenangkan dirinya, menenangkan pikirannya__ __


"Pertama, berdasarkan kondisinya sekarang, seharusnya penjahat itu sudah tahu, yang di rebut itu bukanlah chip. Jika tidak, dia tidak akan mengucapkan perkataan itu."


"Kedua, berhubung Grup Sky Well mengerahkan usaha yang begitu besar untuk mencarinya, juga memanggil polisi, itu membuktikan bahwa mereka yakin yang jatuh itu adalah chip. Itu juga berarti mereka tidak tahu, jika chip yang sebenarnya ada dirumah kita."

__ADS_1


"Meski penjahat itu tahu yang sebenarnya, tetapi dia sudah ditangkap. Karena ingin balas dendam pada mereka, dia tidak akan memberitahunya."


Berpikir sampai sini, Tania yang awalnya hatinya kacau, tiba-tiba jadi tenang. Alis yang berkerut pun sudah mulai lega, dan dia mengumumkan secara formal kepada bibi Juli....


"Aku sudah memutuskan, tidak usah lapor polisi."


"Hah, kanapa?" Bibi Juli bertanya dengan tidak paham.


"Karena saat ini aku bekerja di Grup Sky Well." Tania menjelaskan dengan sederhana, "Jika aku melapor polisi, mungkin akan di salah pahami orang lain. Kehilangan pekerjaan, bahkan ada dampak yang lebih serius... "


"Saya paham." Bibi Juli mengerti, "Nona, tidak peduli bagaimanapun, saya akan mendukungmu."


"Meski tidak melapor polisi, chip ini harus dikembalikan."


"Ide yang bagus, Nona. Nona sangat cerdas!"


"Bibi Juli, besok aku akan ke kantor lebih awal. Tolong sampaikan pada anak-anak, rahasia ini harus dijaga, jangan sampai orang lain tahu."


"Mengerti!"

__ADS_1


***


Tania baru tidur dini hari pukul 4. Pagi hari ini, dia bekerja dengan sepasang mata panda.


Di sepanjang perjalanan, dia mendekap kantongnya dengan gugup. Dia khawatir dirinya menghilangkan kotak hitam yang berisi barang berharga tak ternilai itu.


Penjahat itu berusaha keras merampok chip itu, Grup Sky Well juga mengerahkan begitu banyak orang, sumber, dan uang untuk memcarinya di laut, chip ini sudah tentu mahal harganya.


Setibanya dikantor, Tania ke kantor petugas keamanan untuk mengganti seragam, memasukan chip nya ke dalam baju, kemudian pergi ke tempat parkir bersama David untuk bertugas.


Aneh, sampai pukul jam 12 siang pergantian shif, Rolls Royce si iblis belum tiba.


Tania terus memandangi pintu masuk, menengok kanan kiri, tetapi tidak melihatnya datang. Dia sangat panik, jika tidak datang bagaimana cara mengembalikan chip padanya?


"Tania, kenapa hari ini kamu terlihat tidak fokus?" David merasa aneh.


"Apakah hari ini Presdir tidak datang?" Tania bertanya balik dengan bingung, "Ini sudah pukul 12, tapi mobilnya belum tiba."


"Dia itu Presdir, jika ingin datang ya datang, jika tidak ingin datang ya tidak datang. Kamu seorang petugas keamanan, apa bisa mengatur Presdir bekerja?" David agak tidak bisa ber kata-kata.

__ADS_1


"Aku mana berani mengaturnya? Aku hanya bertanya saja... "


Ucapan Tania belum selesai, tiba-tiba mobil Rolls Royce datang, dan Tania pun pergi untuk menyambutnya....


__ADS_2