Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 207


__ADS_3

Tania memutuskan untuk segera pulang kerumah barunya. Dalam perjalanan pulang, ia diantar oleh Lily, "Dokter Lily, apakah Presdir alergi udang?"


"Tidak, kenapa?" tanya Lily penasaran.


"Tidak apa... "


Tania bingung, kenapa wajah Daniel langsung berubah saat makan sepotong pangsit udang?


Apa ia alergi terhadap dirinya?


Jika benar, maka Daniel tidak akan seserakah itu lagi...


Dalam benak Tania terlintas adegan panas menggairahkan dua hari ini, seketika wajahnya memerah...


Tak terasa mobil sudah tiba digedung bawah rumah barunya. Saat sampai didepan pintu, ia membuka pintu rumah barunya sangat berantakan dan pintu kamar terbuka...


Ia melihat koper tiga anaknya telah dibongkar berantakan, ada beberapa baju dan foto yang hilang. Tania tertegun!


Lalu ia kembali ke kamarnya dan mencari dokumen penting dan barang-barangnya, semuanya masih ada disana.


Tetapi, di dalam laci ia menemukan sebuah memo yang tertulis: Tania, segera telepon aku!


Tidak ada nama, tapi Tania tahu siapa orangnya. Orang itu adalah Alisia.


Dengan cepat Tania menelepon Alisia.


"Cepat sekali meneleponku? Kupikir harus tunggu sampai beberapa hari?" suara Alisia terdengar mencibir.


"Kamu masuk kerumahku? Kamu juga mengambil baju dan foto anak-anakku?" tanya Tania.

__ADS_1


"Iya! Aku juga menduplikat video mereka sedang belajar. Menggemaskan sekali, aku akan mengirim semuanya ke Daniel. Menurutmu, oke atau tidak?"


"Apa yang ingin kamu lakukan?"


"Oh, hanya mengirim barang saja rasanya tidak ada gunanya. Tapi tak berapa lama lagi, bawahan ku akan membawa anak-anakmu... "


"Alisia!! Jika kamu berani menyentuh anakku, aku tidak akan melepaskanmu." teriak Tania.


"Jika kamu tidak ingin ada apa-apa dengan ketiga anakmu, sekarang juga, segera ke Bar Kaisar. Kita ketemu diruangan VIP yang dulu."


"Alisia... "


Tania baru ingin bicara, tetapi telepon sudah dimatikan.


Tania segera menelepon bibi Juli, operator menunjukkan ponsel bibi Juli sedang tidak aktif.


Ia benar-benar cemas!


Bagaimana ini?


Di saat ini, ada panggilan telepon dari Viktor.


Tania segera menjawab, "Viktor!"


"Tania, kamu dimana? Aku ingin bertemu denganmu."


"Viktor, ada satu hal yang ingin aku katakan. Aku minta tolong padamu... "


"Katakanlah... "

__ADS_1


Tania akhirnya mengatakan masalah anak kepada Viktor, ia mempercayainya dan memohon untuk pergi menyelamatkan ketiga anaknya dan memintanya untuk menyimpan rahasia ini. Dan Viktor pun membantunya.


Setelah itu, Tania pergi ke Bar Kaisar.


Alisia adalah orang yang tidak mempertimbangkan situasi keseluruhan dan konsekuensi. Sekarang proyek Stanley sudah dihentikan. Hubungannya dengan Stanley sudah berakhir.


Orang tuanya ditangkap...


Sekarang ia hampir tidak punya apa-apa.


Rupanya peringatan Daniel tidak berguna padanya.


Di saat seperti ini, Alisia akan melakukan segalanya...


Sesampainya disana, Tania masuk ke Bar Kaisar ditengah-tengah kerumunan dan menuju ruang VIP.


Ia mencari ruangan VIP itu, tetapi ia melihat sosok familiar ditengah koridor panjang yang dipenuhi orang.


Daniel??


Bukan, dia adalah gigolonya!!


Ia mengenakan setengah topeng berwarna hitam yang misterius. Mengenakan setelan baju hitam, membawa empat orang bawahan dan belok ke koridor sebelah kanan.


Walaupun ia tidak tahu nama empat orang bawahan itu, tetapi Tania yakin itu adalah bawahan Daniel!


Dia, dia adalah gigolo itu. Pasti benar...


Seketika, hati Tania menggebu, ia baru saja ingin jalan ke depan bertanya. Tiba-tiba sebuah tangan menahan bahunya dan menyeretnya kasar ke ruangan VIP di sebelah.

__ADS_1


"Lepaskan aku!" Tania meronta marah.


__ADS_2