Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 88


__ADS_3

"20 Milyar, Presdir Stanley menawar 20 M... " Pembawa acara mengumumkan.


"22 Milyar, Presdir Garcia menawar 22 M."


"26 Milyar, Presdir Zee menawar 26 M... "


Tania menoleh dan meliriknya. Lelang sangat sengit karena para hadirin secara aktif.


Meskipun melihatnya dari kejauhan, Tania masih bisa mengenali bahwa permata ini sangat berharga...


"Ini adalah koleksi keluarga kerajaan Prancis?" Tania tidak tahu situasinya, tapi dia mengenalinya dari matanya yang tajam.


"Bagaimana kamu bisa mengenalinya?" Daniel bertanya.


"Melihat gambar yang diperbesar di layar, pola bertatahkan platinum di sekitar batu permata adalah pola khusus untuk keluarga kerajaan Prancis... " Tania dengan hati-hati mengidentifikasi, "Dari sudut pandang teknik, itu seharusnya dibuat oleh pengrajin kerajaan Prancis di jaman kuno, jadi aku yakin itu adalah koleksi kerajaan Prancis."


"Sepertinya kamu tidak bodoh." Tatapan Daniel penuh dengan penghargaan.


"Alasan utamanya adalah kalung ini sangat mirip dengan yang aku jual dulu." Tania berkata dengan penuh emosi, "Menurutku ini seri yang sama. Batu permata kalung ku berwarna biru... "


"Mungkinkah itu Heart Of The Ocean?" Daniel terkejut.


"Ya, namanya Heart Of The Ocean." Tania mengangguk, "Kamu tahu?"


"Kenapa kamu memiliki kalung itu?" Daniel bertanya.

__ADS_1


"Ayahku memberikannya kepadaku, mungkin dia membelinya di pelelangan luar negeri." Tania berkata dengan santai. "Empat tahun lalu karena putus asa, aku menjualnya seharga 24 Milyar."


"..... "


Daniel terdiam.


"Kenapa?" Tanya Tania.


Daniel malas menanggapinya, jadi dia memberi isyarat, dan Ryan disebelahnya segera mengangkat papannya: "60 Milyar!"


Suasana di aula tiba-tiba menjadi tegang, dan semua orang tidak berani menawar ketika mereka melihat Daniel juga ikut lelang.


"Kamu Tuan rumah, seperti ini tidak baik, kan?" Tania mencondongkan tubuh ketelinga Daniel dan berkata, "Kamu mengangkat papanmu, siapa yang berani menawar?"


Pembawa acara berkata sambil tersenyum, "Para hadirin mohon untuk tidak panik, Presdir Daniel hanya main-main. Jika ada yang ingin menawar, silahkan menawar. Apa pun hasil lelang malam ini, jangan sampai memengaruhi kerja sama bisnis para hadirin."


Meskipun pembawa acara berkata begitu, para hadirin tidak berani bertindak gegabah.


Sampai papan nomor keluarga Stanley diangkat...


"62 Milyar!" Alisia mengangkat papannya dan menawar.


"Apa yang kamu lakukan?" Kety buru-buru menyeretnya untuk duduk, "Apakah kamu sudah gila?"


"Mereka sendiri mengatakan tidak masalah, kan?" Alisia cemberut, "Aku sangat suka kalung itu, cocok dengan gaun malam hitamku."

__ADS_1


"Tapi.... "


"Ma." Stanley menyela Kety dan berkata dengan lembut, "Alisia menyukainya, biarkan dia menawarnya."


"Hah?" Kety curiga dia salah dengar, Stanley kali ini mendukung Alisia, apa yang terjadi padanya?


"Aku tahu suamiku yang terbaik." Alisia tersenyum bahagia dan membungkuk untuk mencium Stanley.


Frank mengerutkan kening, hanya dia yang tahu dalam hatinya bahwa Stanley sedang mempertaruhkan martabat seorang pria.


Ketika Tania melihat keluarga Stanley menawar, dia tanpa sadar menoleh tepat pada tatapan mata Stanley yang kacau.


Stanley pun menatapnya dengan emosi di dalam hatinya. Dia menghabiskan 62 Milyar hanya untuk membuatnya melihat kembali padanya.


"Apa yang dilihat wanita jala** itu?" Alisia memelototi Tania.


Tania menarik kembali pandangannya, tepat saat dia hendak memberitahu Daniel untuk tidak menawar lagi.....


Ryan tiba-tiba mengangkat papan nomor: "200 Milyar!"


"Wow__" terdengar keributan di aula.


Semua orang tercengang, itulah Daniel, menawar setinggi itu dalam sekali tawar. Langsung membuat semua orang membisu!


Kali ini bahkan jika Stanley memiliki 200 Milyar, dia tidak akan berani menawar lagi.

__ADS_1


__ADS_2