
"Pa, Ma!" terdengar seruan dari Alisia.
Kesadaran mereka berdua baru kembali dan buru-buru bangkit dari tanah. "Alisia... " Kety menerjang memeluk Alisia.
Kedua anak dan ibu itu berpelukan sambil menangis.
"Presdir Daniel, Anda mengurung kami, ini adalah pelanggaran hukum." Frank berbicara dengan gemetar, "Segera lepaskan kami!"
"Kalian memaksa orang lain menikah, memangnya itu bukan pelanggaran hukum?"
Daniel duduk di sofa kulit berwarna merah dengan postur arogan, tampak seperti dewa yang memandang rendah semua makhluk hidup.
Tania memegang lukanya berdiri disamping. Ia mengernyitkan kening penuh kekhawatiran.
Tadi ia ingin menghentikan Daniel saat kemari, tetapi sudah telat. Saat Alisia memutar rekaman suara anak, seharusnya ia juga berada di bar dan pasti sudah mendengarnya.
Sebelumnya, saat di vila Daniel. Ia juga pernah mendengar Roxy memanggil 'Carla', ia sudah pasti bisa mengaitkan sesuatu.
Selain itu, dirinya terus menerus diancam oleh Kety dan Alisia, pasti ada alasan dibalik ini....
Sebelumnya, ia menahan diri untuk tidak menyelidikinya, mungkin dia tidak ingin mengekspos rahasia Tania. Sedangkan masalah sudah di depan mata, bagaimana bisa ia menahan diri?
"Presdir Daniel, aku tidak paham. Apa bagusnya dari Tania? Kenapa kamu sampai segitunya melindungi dia?" Kety melindungi putrinya dibelakang badannya, "Ia merayu menantuku, kamu sudah melihat video itu, 'kan? Selain itu, sebelumnya ia sudah berhubungan dengan pria lain... "
__ADS_1
Kety menunjuk Mario, "Melakukan cinta satu malam! Video dalam berita itu, seharusnya juga kamu sudah melihatnya, 'kan? Dia sudah berbuat seperti ini, kamu masih bisa menerimanya?"
"Benar sekali." Alisia menggertakkan gigi, "Tania adalah wanita yang tidur dengan pria mana pun. Kamu menyukainya dari sisi mana?"
"Sudah dengar belum?" Daniel menatap Tania dingin, "Mereka sedang menjelekkanmu!"
Tania mengernyitkan kening dan berbicara tanpa daya, "Aku sudah berulang kali menjelaskan kepada mereka, aku sama sekali tidak ada hubungan dengan Stanley. Mereka tidak percaya, aku juga tidak berdaya!"
"Bagaimana dengan dia?" Daniel menggunakan kakinya menunjuk Mario, matanya berkedip dingin.
Mario menggigil ketakutan, ia mundur beberapa langkah. Menundukkan kepala dan menatap Daniel dengan hati-hati. Ia tidak bicara.
"Memangnya kamu tidak tahu situasinya?" Tania jengkel, "Mereka bilang gigolo empat tahun itu adalah dia, menurutmu benar tidak?"
"Kamu... " Tania kesal.
Kety tercengang, apa maksud perkataan ini?
"Sebenarnya waktu itu aku dan Nona ini tidak melakukan apa pun." Mario menjelaskan dengan terbata-bata, "Nona Alisia memberiku uang dan mengantarkan ku ke hotel. Aku memotret nya dan ingin beristirahat. Tiba-tiba, terdengar suara tembakan dari luar, aku terkejut, jadi aku kabur lewat jendela... "
"Yang benar saja? Kamu telah mengambil uang sebanyak itu dan tidak melakukan apa pun?" tanya Alisia dengan nada marah, "Apa karena kamu takut mati, makanya kamu sengaja berbohong?"
"Bukan, ini kenyataannya... " Mario lanjut bicara, "Selain itu, sebelum aku lompat dari jendela, aku melihat seorang pria masuk ke dalam kamar, perawakan pria itu tampak... "
__ADS_1
Mario melihat Daniel dengan lemah dan berbicara dengan hati-hati, "Tampak seperti Anda, tetapi ia mengenakan topeng."
"Seperti ini?" Daniel mengeluarkan topeng hitam dan memasangnya dengan anggun.
"Benar, benar, seperti itu... " Mario menunjuk Daniel dengan heboh, "Ternyata pria yang tidur dengannya adalah Anda... "
Dalam seketika, Kety, Alisia dan Frank tercengang.
Mata mereka bertiga terbelalak, mereka menatap Daniel dan Tania dengan tatapan tak percaya...
Informasi seperti ini tampak seperti petir di siang bolong, menyambar mereka sekeluarga menjadi bodoh.
Mereka memeras otak berusaha menjebak Tania. Berulang kali menggunakan kejadian empat tahun lalu mengancamnya dan menemukan segala bukti untuk mengkambing hitamkan nya.
mereka mengira ada kartu AS ditangan mereka. mereka dapat menundukkan Tania, tetapi siapa yang menduga...
Ini bukanlah kartu AS, melainkan kartu kematian yang membunuh mereka sendiri!
Pantas saja, entah bagaimanapun mereka menggunakan kejadian empat tahun lalu mempermalukan dan mengkambing hitamkan Tania. Daniel tetap percaya kepada wanita ini dan melindunginya!
Ternyata, Daniel adalah pelaku sesungguhnya dimalam itu!
__ADS_1
Maaf telat up lagi, hajatan dulu! para readers yang kecewa, maaf🙏🙏