Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 241


__ADS_3

"Tidak perlu!" Tania sudah sangat ingin meninggalkan tempat itu.


"Untuk apa sungkan?" Lea berkata sambil tersenyum, "Nanti malam teman lamamu juga akan datang. Teman bisa bertemu, begitu menyenangkan!"


Tania kembali ke kamar dan melempar bantal yang ada diatas ranjang ke lantai dengan sangat kesal.


Dia merasa saat bersama Daniel, dia sangat tidak berguna, seperti selingkuhan yang disembunyikan.


Namun, dia berpikir, dia bukan selingkuhan!


Daniel belum menikah, juga belum mengumumkan akan bersama dengan Lea.


"Tania!" suara Wina terdengar dan langsung membuka pintu.


"Kak Wina." seru Tania.


"Bu Lea meminta orang mengantarkan gaun kesini." Wina menunjuk kearah pintu.


"Masuklah." Tania tidak ingin mempersulit staf.


Dua orang penata rambut berjalan masuk sambil membawa gaun pesta, juga ada seorang penata rias yang membawa perhiasan dan kotak sepatu indah ditangannya.


Salah satu pelayan itu berkata, "Nona Tania, Bu Lea yang meminta kami mengantarnya, apa sekarang Anda ada waktu? Apa kami sudah bisa merias Anda?"


Tania melirik sekilas kearah gaun itu, dia sama sekali tidak ingin menghadiri perjamuan malam itu.

__ADS_1


Wina berkata dengan suara rendah, "Ada banyak orang terkenal malam ini, juga ada banyak pebisnis senior yang berpartisipasi. Bu Lea tidak akan melakukan apa pun padamu di hadapan begitu banyak orang."


"Tidak ada gunanya aku ikut serta." Tania berkata kepada penata rambut itu, "Tolong kalian sampaikan pada Bu Lea, terima kasih atas niat baiknya.... "


"Bu Lea bilang, jika Anda tidak ikut serta, maka kami tidak usah kembali lagi." Para penata rias itu berkata dengan menyedihkan, "Nona Tania, kasihanilah kami, kami tidak mudah menemukan pekerjaan ini."


Mendengar kata-kata ini Tania pun terpaksa mengalah, "Baiklah!"


"Kamu berias saja dulu, aku akan mendiskusikan sesuatu pada Pak Ryan dulu." ujar Wina buru-buru pergi.


Kedua penata rambut mulai membantu Tania, rambutnya baru saja dicuci, sekarang sedang dibuat menjadi bergelombang, lalu dirias dengan riasan yang tipis. Karena kulitnya yang bagus, maka periasannya sangat mudah, dan bisa selesai dengan segera. Penata rambut membantu Tania berganti pakaian...


Setelah berpakaian, Tania tertegun, "Ini.... baju ini terlalu terbuka."


Model hurup V yang rendah dibagian depan dan belakang. Dibagian depan, menampilkan belahan dadanya, dan bagian belakang menampilkan hampir keseluruhan punggungnya.


Namun warnanya sangat indah, warna putih mutiara yang indah, bahannya lembut, licin seperti satin. Tidak semua orang bisa mengenakan gaun seperti ini. Orang itu harus memiliki dada yang besar dan bokong yang seksi, juga pinggang yang kecil dan kulit yang mulus.


Dan Tania memiliki semua yang dibutuhkan ini!


Bentuk tubuh Tania sangat sempurna, sehingga membuat kedua penata rias itu kagum dan tak berhenti memujinya.


"Memberiku gaun yang hanya bisa dikenakan oleh beberapa orang didunia ini, Bu Lea sungguh mengistimewahkanku!"


Tania melihat dirinya dicermin, rambut panjang mengembang menutupi sedikit pesonanya, tetapi karena bagian depan dan belakang yang terbuka, pesonanya tetap saja terlihat.

__ADS_1


Malam ini, Tania bagaikan makhluk cantik yang paling seksi, membuat darah orang yang melihatnya bergelora dan tidak bisa mengendalikan diri...


Gaun seksi, disertai perhiasan pada dirinya dan juga dia memakai sepatu hak tinggi yang memang telah dipadukan dengan gaun itu.


"Tania, kamu sudah selesai?" Tiba-tiba Wina mengetuk pintu dan masuk, dia terkejut saat melihat Tania yang ada dihadapannya, "Baju ini... " Wina mengernyitkan dahinya dan berkata, "Pakailah jaket."


"Jika memakai jaket, maka tidak bagus lagi."


Suara angkuh Lea terdengar, dan para perias segera mundur.


Tania mengangkat pandangannya, gaun ketat model ekor ikan berwarna sampanye menonjolkan tubuh tinggi Lea. Meski tidak bisa dikatakan seksi, namun memberikan aura elegan...


Jika dibandingkan Tania dengan Lea. Tania bagaikan makhluk cantik yang seksi, sedangkan Lea bagaikan putri yang anggun!


Benar-benar licik!


"Sangat cantik!" Lea menatap penampilan Tania dan tersenyum puas, "Tubuhmu lumayan, pantas disukai oleh pria. Namun, riasan nya terlalu tipis, seharusnya dirias sedikit lebih tebal."


"Kurasa tidak perlu, riasan seperti ini sudah cukup bagus." ucap Wina hati-hati.


"Kamu tidak mengerti. Gaun yang dikenakan Tania ini harus dipadukan dengan lipstik merah terang, baru akan terlihat bagus." Lea tersenyum sambil menaikkan alis, "Aku turun dulu, kalian cepatlah sedikit."


Tak lama kemudian, Tania menarik Wina keluar. Dia sudah memutuskan, hari ini dia akan menemani Lea memainkan drama ini. Dan berharap Daniel bisa membencinya setelah melihat penampilannya, lalu memintanya untuk pergi...


"Tania, baju ini benar-benar... "

__ADS_1


Sebelum Wina sempat menyelesaikan kata-katanya, semilir angin berembus dan mengibaskan rambut panjang Tania, yang hampir saja membuat dadanya yang seksi dan indah itu terlihat...


Saat ini, kebetulan Ryan sedang berjalan mendekat. Langkahnya langsung terhenti saat dia melihat Tania, dan darah langsung keluar dari hidungnya....


__ADS_2