
"Tujuh hari?" Tania bertanya dengan ragu.
Daniel tidak bicara sedikitpun, dia hanya memainkan alisnya.
"Tiga, tiga hari." Tania segera menguranginya, "Jika dalam waktu tiga hari aku tidak bisa mengembalikan kalung itu, maka aku, aku akan menandatangani surat perjanjian itu."
"Kamu sendiri yang mengatakannya ya, aku tidak memaksamu." Daniel bersandar di kursi dengan anggun, dengan ekspresi murah hati diwajahnya dia berkata, "Tiga hari lagi, di waktu yang sama, aku menunggumu disini!"
"Aku mengerti."
Tania tidak tahu bagaimana dia bisa keluar dari gedung, sekarang sudah pukul 7:40 malam dan semua rekannya sudah pulang kerja.
Dia memanggil taksi dan pergi, saat itu dia ingin menangis, dia tidak mengerti. Kenapa semua orang terus memaksanya?
Alisia, Kety, Daniel, mereka semua membenciku...
Dia hanya ingin melewati hari dengan baik, tapi kenapa semua orang tidak membiarkannya...
"Mau kemana?" Tanya supir taksi.
"Aku... " Tania termenung sejenak, "Ke bar Downtown."
Setelah memikirkannya dengan seksama, Tania memutuskan untuk pergi menceritakan hal ini kepada 'GIGOLO PELUNAS HUTANG' berdiskusi dengannya, dan menghadapinya bersama.
Sebenarnya alasan mengapa Daniel memaksanya seperti ini, itu karena dia menyukainya dan ingin memiliki sepenuhnya.
Asalkan dia mengaku kepadanya, membawa pacarnya menemuinya, dan menjelaskan situasi dirinya dengan jelas, Daniel pasti akan memaafkannya.
Ketika itu, Tania akan memikirkan cara untuk mengembalikan kalung rubi itu kepadanya, dan semuanya akan terselesaikan.
Memikirkan hal itu, Tania mengirim pesan kepada 'GIGOLO PELUNAS HUTANG': "Aku akan segera sampai di bar, kamu sudah sampai?"
__ADS_1
Pihak lain tidak membalasnya...
Tania menyadarinya, dulu dia masih memiliki catatan obrolan pesan teks dengan 'GIGOLO PELUNAS HUTANG', dan dia biasanya langsung menjawabnya di sana.
Meskipun nomor kontak sudah dihapus, tapi catatan pesan teksnya tidak dihapus.
Jadi, dia mengirim pesan teks ke nomor lamanya itu!
Berpikir bahwa nomor sebelumnya telah dinonaktifkan, dia mengirim pesan teks yang sama ke nomor barunya 'GIGOLO PELUNAS HUTANG 2'
Tak lama kemudian 'GIGOLO PELUNAS HUTANG 2' memanggil, "Sayang, aku dalam perjalanan ke bar, kamu dimana? Aku akan menjemputmu."
"Tidak usah, aku sudah di dalam taksi." Jawab Tania, "Gigolo, setelah pertunjukan malam ini, aku ingin bicara denganmu."
"Baiklah."
Billy sangat senang, asalkan mereka dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama, hubungan mereka pasti akan mengalami kemajuan.
"Sudah dulu ya, sampai bertemu di bar."
Setelah menutup telepon, Billy menelpon dan memerintahkan__ __
"Pesankan aku 999 tangkai bunga mawar, dan antarkan ke bar Downtown."
"Bawakan aku cincin berlian sepuluh karat ku."
Di dalam mobil Rolls Royce Limosin....
__ADS_1
Daniel menerima pesan teks dari Tania, dan merasa bingung...
Sebelumnya, dia dengan tegas ingin putus dengannya, dan mengembalikan uang kepadanya. Selama ini dia tidak pernah menghubunginya lagi, tapi kenapa tiba-tiba dia mengirimkan pesan seperti itu?
Pesan singkat ini, bukan seperti pesan percobaan, juga bukan seperti pesan permintaan. Sebaliknya, ini seperti dalam sebuah kondisi dimana setiap hari selalu berhubungan seperti dulu....
Tapi dia sudah lama tidak pergi ke bar Kaisar. Kenapa dia tiba-tiba pergi mengajaknya ke bar?
Dan juga nada dari pesan itu, seakan mereka terus berhubungan satu sama lain....
Memikirkan hal ini, Daniel memberikan perintah kepada Ryan, "Lekas periksa, apakah Tania pergi ke bar Kaisar?"
"Baik." Ryan segera memeriksanya, dan segera melapor\_\_ \_\_
"Presdir Daniel, orang Bar bilang nona Tania sudah lama tidak datang kesana."
"Departemen Keamanan melihatnya naik taksi dan pergi kearah barat daya."
"Berdasarkan nomor plat taksi, Departemen Perhubungan menemukan rutenya, dan rutenya menuju ke bar Downtown."
"Nona Tania baru saja turun di pintu belakang bar Downtown."
"Kenapa dia pergi kesana?" Daniel mengerutkan keningnya, dan memerintahkan, "Perintahkan orang untuk membawa mobil Aston Martin ku kemari, dan bawakan satu set pakaian waktu itu."
"Kemarin malam Tuan Billy menabrak Aston Martin, pagi ini baru dibawa untuk diperbaiki, pakaian Anda ada di dalam mobil lainnya, haruskah aku membawanya kemari?"
Ya, pada saat sebelum Billy menjemput Tania untuk berangkat bekerja dengan mobil Lamborghini. Pada malam harinya, Billy dengan sengaja menabrakan mobil Aston Martin milik Daniel, sehingga mobil itu rusak parah.
"Rusak?" Daniel menyipitkan matanya dengan tatapan penuh dendam.
__ADS_1
\#\#\#
Ayo like komennya mana? tinggalkan jejak, like komen dan dukung selalu. Jangan lupa votenya, 🥰🙏🙏selamat berpuasa, semoga amal ibadah kita diterima oleh Tuhan yang Maha Esa Aamiin🤲