
"Sebenarnya siapa istrinya?" Wajah Alisia pucat karena marah.
"Tenanglah." Kety memegang tangannya dengan lembut.
........
Tania gelisah karena khawatir Kety dan Alisia akan melakukan sesuatu lagi.
Daniel menepuk-nepuk tangannya dengan lembut. Tepukan ini membuat hatinya tenang.
Dia menoleh kearah Daniel yang sedang menatap panggung dengan seksama, tidak ada ekspresi diwajahnya, tapi kehangatan tangannya membuat hati Tania juga terasa hangat.
Hatinya seperti senar yang dipetik, sedikit bergejolak....
Pelayan mulai menyajikan makanan, makan malam amal malam ini lebih spesial karena semua hadirin makan sambil berlelang.
Tempat duduk diatur berdasarkan keluarga, yaitu setiap anggota keluarga berada dimeja yang sama.
Tania melihat makanan prancis yang dibawa oleh pelayan sambil menjilat bibirnya karena lapar, kue kecil yang dia makan dimobil tadi tidak cukup.
__ADS_1
Daniel mengambil anggur merah yang diberikan oleh pelayan dan mengangkat gelas kepada Tania.
Tania bersulang dengannya, menyesap anggur merah sambil berkata dengan santai, "Sungguh luar biasa menjamu tamu dengan anggur yang begitu enak!"
"Hah?" Daniel mengangkat alisnya, "Apakah kamu tahu jenis anggur apa ini?"
"Bagaimana bisa tidak tahu?" Tania sedang memotong steak tanpa mengangkat kelopak matanya, "Chateau S di Bordeaux, hanya di produksi 78 barel di dunia. Bukankah pemborosan menjamu mereka dengan anggur merah ini?"
"Kamu tidak terlihat seperti orang yang mengerti anggur." Daniel mengangkat bibirnya, "Aku membeli semuanya dan orang lain mungkin belum mencicipinya, bagaimana kamu tahu?"
"Delapan tahun lalu aku pergi ke kilang anggur S bersama ayah dan mencicipi nya digudang anggur. Awalnya ayahku ingin membeli beberapa barel, tapi sayang semuanya sudah habis terjual sebelum dibeli, dan ternyata orangnya adalah kamu."
"Kamu mengingat rasanya hanya dengan sekali cicip, hebat sekali!" Daniel menatapnya, "Selain anggur merah, apa lagi yang kamu ketahui?"
"Perhiasan, lukisan cat minyak, piano, desain pakaian.... " Tania menghitung dengan jarinya, "Tapi hanya tahu kulitnya saja, aku tidak terlalu dalam mempelajarinya."
"Semua itu hanya digunakan oleh putri konglomerat untuk mempercantik dirinya." Daniel berkata dengan nada menghina, "Jika kamu mempelajarinya lebih dalam pasti akan berguna ditempat kerja, tapi jika hanya tahu kulitnya saja, itu akan tampak sedang membual!"
"Haha, kamu benar." Tania tersenyum, "Aku mengatakan hal yang sama di awal, tapi ayahku berkata bahwa dia hanya ingin aku bahagia. Aku hanya perlu bertemu dengan pria yang baik dan dia yang akan meneruskan bisnis keluarga..."
__ADS_1
Malam ini Tania selalu memikirkan ayahnya, mungkin karena pengaruh anggur....
"Kamu sangat dekat dengan ayahmu." Daniel memandang Tania dengan perasaan iri, "Keluguanmu ini pasti karena kamu dimanja oleh ayahmu!"
"Haha, benar sekali!" Tania tersenyum malu, "Aku tidak pernah mengalami masalah, sejak aku masih kecil karena ayah selalu memanjakanku. Dan tak disangka badai terbesar ternyata adalah..... "
Ketika bicara hal ini, ekspresi Tania menjadi sedih. Andaikan saja empat tahun dia lebih memakai otaknya dan tidak mengikuti saran dari Alisia, dia telah melakukan kesalahan besar....
Jika dia bisa lebih peduli pada ayahnya dan belajar tentang perusahaan lebih awal, mungkin dia bisa mencegah tragedi itu terjadi.....
"Hal yang terjadi dalam bisnis selalu tidak dapat di prediksi."
Daniel sudah mendengar rumor tentang keluarga Tania, mungkin karena empat tahun lalu ayahnya bangkrut dan melompat dari gedung, sehingga dia kehilangan segalanya dalam semalam.
"Sampai sekarang aku masih tidak mengerti, karena perusahaan ayahku berjalan baik-baik saja, tapi kenapa tiba-tiba bermasalah?" Tania bingung, "Ayahku selalu optimis dan kuat, bahkan saat perusahaan terjadi masalah, dia tidak akan bertindak gegabah, aku selalu merasa ada kejanggalan... "
"Apa nama perusahaan ayahmu?" Daniel menggoyangkan gelas.
"Wind Towel Land, juga di sebut Grup Smith," Jawab Tania.
__ADS_1
Gerakan tangan Daniel tiba-tiba berhenti dan cahaya rumit melintas dimatanya, tapi dia dengan cepat kembali ke tidakpedulian nya, menurunkan matanya, dan meminum anggur dengan elegan...