Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 190


__ADS_3

Tania memberinya alamat disekitar rumah barunya. Mereka berjanji bertemu setengah jam kemudian. Ia buru-buru ganti baju, sekalian merapikan rambut, lalu keluar.


Baru saja tiba ditempat janjian, sebuah mobil hitam Maybach mendekat...


Pintu mobil terbuka, sepasang kaki panjang turun dari mobil. Ia tersenyum lebar sambil melepaskan kacamata. "Gadis gila!"


"Viktor!" Tania melihat Viktor. Ia tertegun sesaat sebelum mengenalinya.


Viktor sangat berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Anak muda yang ceria dulu telah memanjangkan rambutnya sekarang. Sosok rampingnya agak sedikit kurus dan wajah tampan itu menjadi sedikit lembut...


Dan menjadi lebih indah!


Bahkan Tania yang berdiri di hadapannya merasa agak rendah diri, "Kamu sekarang lebih ramping, jadi lebih tampan!"


"Ckck, aku sudah pernah bilang. Jangan menggunakan kata tampan untuk mendeskripsikanku."


Viktor masih seperti dulu suka mencubit pipi Tania.


"Tetapi kamu memang tampan." Tania serius dengan hal ini.


Viktor setampan karakter yang keluar dari lukisan. Bibir merah, gigi putih, kulit putih bagaikan salju. Garis wajah dan kelima indera nya sempurna tanpa cela. Bahkan banyak wanita yang iri melihatnya.


Apalagi sekarang rambutnya panjang. Meskipun hanya diikat, tetap ada semacam kecantikan seperti wanita!

__ADS_1


"Ya, tapi tidak secantik kamu!"


Bahkan percakapannya masih sama seperti dulu. Viktor merangkul bahu Tania memapahnya kedalam mobil. "Ayo naik dulu, nanti para reporter itu berhasil menemukan kita."


Tania memperhatikan sekeliling dengan gugup. Rasanya ada beberapa orang mencurigakan yang mengawasinya dari jauh.


"Pakai sabuk pengaman, duduk yang benar." Viktor mengingatkannya, lalu menyetir mobil dengan cepat.


Tania buru-buru meraih pegangan tangan. Ia menarik napas dalam-dalam dan bersandar.


Ternyata mobil hitam dibelakang mengejar, tapi keterampilan menyetir Viktor sangat hebat. Ia memanfaatkan setiap ruang dan pada akhirnya berhasil lepas dari kejaran itu dengan mudah.


Tania menghela napas dan mengingatkannya, "Pelan sedikit."


"Ok!" Viktor menurunkan kecepatannya. Ia mengelus kepala Tania dengan lembut, "Ayo makan hotpot."


Tania suka makan hotpot dulu. Stanley dulu sangat cemas jika ia makan itu karena akan sakit lambung, jadi tidak pernah membawanya makan hotpot...


Berbeda dengan Viktor, ia berharap Tania bahagia.


"Kenapa tidak ingat?" Viktor tersenyum lembut kepadanya, "Aku ingat semua tentang dirimu."


Tania tidak bisa berkata apa-apa saat mendengar ucapan kasih sayang itu.

__ADS_1


Ia melihat terang bulan diluar jendela. Ia merasa lelah dan tak berdaya. Tanggung jawab besar pada dirinya bahkan membuatnya sulit hidup normal. Ia benar-benar tidak ingin melibatkan siapa pun lagi.


"Aku sudah tahu masalah kamu tahun itu." Viktor tidak bisa tidak mengungkitnya, "Jika saat itu kamu bertunangan denganku, aku tidak akan mengecewakanmu, dan paman James juga pasti akan baik-baik saja."


Mendengar ucapannya ini, Tania merasa terharu, matanya memerah...


Ia bergegas menolehkan kepalanya, tidak ingin Viktor melihat ia yang sedang sedih...


Dulu ia ingat, ia memilih Stanley dan menolak Viktor. Sekarang kenyataan malah menampar keras dirinya...


Aset keluarga Viktor diluar negeri, mereka selalu bersikap rendah hati.


Ayah Garcia dan ayah Viktor adalah saudara. 10 tahun lalu, keluarga Garcia baru saja mendirikan fondasi di Kota Bunaken. Beberapa tahun ini, mereka bergantung pada dukungan ayah Viktor, sehingga dapat berkembang tahap demi tahap.


Bahkan hampir mengejar dan melebihi keluarga Stanley.


Dapat dilihat bahwa kekayaan keluarga Viktor memiliki cara dan kekuatan finansial tersendiri di dalam dunia bisnis.


Bahkan Daniel orang yang sangat besar saja, bersikap lebih sungkan kepada keluarga besar Viktor Dan Garcia dari pada orang lain.


Oleh karena itu, omongan Viktor bukanlah candaan. Jika saat itu ia ada di sana, Tania tidak akan melalui jalan buntu itu.


Dulu James lebih menyukai Viktor dibandingkan Stanley. Hanya saja, ia menghormati pilihan Tania.

__ADS_1


Kemudian Viktor emosi dan meninggalkan Kota Bunaken. Ia langsung memutuskan hubungan dengan semua orang. Tidak ada yang bisa menemukannya.


Karena itulah, keluarga Tania melewatkan penyelamat terakhir mereka....


__ADS_2