Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 197


__ADS_3

Sekarang, Tania seperti ditelanjangi, dilempar ke publik dan tak ada tempat untuk bersembunyi.


Semua orang di dunia menyaksikan perilaku buruk nya. Menunjuk-nunjuk dirinya dan menghinanya, bahkan mengutuk orang tuanya. Mereka bilang tidak seharusnya orang tuanya membawa tumor jahat ke dunia ini...


Sedangkan orang yang mengenalnya juga merasa malu bergaul dengannya, bahkan mereka merasa malu telah mengenalnya.


Disaat ini, Tania dimaki dan dihina oleh puluhan ribu orang dan disingkirkan dari dunia.


Ia menjadi target! Setiap orang melempar panah kearahnya, mereka ingin sekali mencabik-cabik dirinya....


Tangannya yang memegang ponsel tak berhenti gemetar. Detak jantungnya berdetak kencang.


Ia benar-benar kacau, kalang kabut dan juga kewalahan...


Bagaimana ini?


Bagaimana ini?


"Tania, Tania... " Ely memanggilnya dengan panik di dalam telepon.


"Halo!" Tania benar-benar kacau, suaranya tersendat, "Ely, aku di fitnah. Aku harus bagaimana? Aku harus bagaimana?"


"Tania! Maaf ya. Tadi saat aku melihat videomu itu, aku kira kamu sengaja berbuat demikian agar dapat menikahinya. Sekarang tampaknya masalah telah menjadi besar, tidak ada sedikit keuntungan untukmu.


Kalau begini terus, kamu akan mati dihakimi masyarakat. Kamu cepat cari Presdir Stanley, jangan tunda lagi. Kalau tidak, para netizen akan membantaimu. Mereka akan mengekspos hal privasi dan masa lalumu, nanti hidupmu bisa berakhir.


Sudahlah, aku harus kerja. Cepat telepon Presdir Stanley, biar dia yang menangani masalah ini... " Ely menutupi telepon setelah memberinya instruksi.


Tania memegang ponsel, hatinya mati rasa. Tentu saja ia tidak boleh menelepon Stanley dan juga Daniel. Telepon gigolo nya juga tidak akan berguna.

__ADS_1


Jadi, sekarang satu-satunya yang bisa menolongnya adalah.... Viktor!


Tania hendak menelpon nomor Viktor, ternyata nomor Viktor empat tahun yang lalu sudah tidak dipakai....


Ia baru ingat kemarin Viktor menggunakan ponsel Garcia untuk menghubunginya. Ia bahkan tidak punya nomor baru Viktor.


Kecuali, harus menghubungi Garcia...


Tetapi, apakah Garcia akan membantunya mencari Viktor?


Asal tahu saja, penyebab utamanya adalah Garcia...


Tapi, apa pun itu, harus dicoba dulu...


Tania menelepon nomor Garcia...


Telepon berdering begitu lama dan belum diangkat. Ia berkecil hati. Benar juga, disaat seperti ini, Garcia mana mungkin mau mengangkat teleponnya?


"Tania!" Terdengar suara Garcia.


"Ini aku.... "


Disaat ini, hati Tania ruwet saat mendengar suara Garcia...


Dalam benaknya terbesit insiden yang terjadi semalam dan terlintas beberapa keraguan...


Tania benar-benar ingin bertanya, apakah Garcia terlibat dibalik berita heboh ini?


Tetapi, Tania juga tidak berani bertanya, ia takut akan kehilangan penyelamat satu-satunya.

__ADS_1


"Ada apa?" suara Garcia terdengar tenang, ramah dan sungkan.


Tania tidak bisa mendengar keanehan apa pun darinya. Dalam hatinya, ia mengagumi kualitas mental Garcia.


Pada saat bersamaan, ia menertawakan dirinya yang tidak tahu apa-apa. Sebelumnya ia benar-benar mengira Garcia adalah wanita yang berpikiran sederhana, ia adalah anak yang tulus memperlakukan orang lain...


Sebenarnya dibandingkan Alisia, Garcia hanya lebih pintar menyembunyikannya.


"Aku ingin mencari Viktor."


Tania berusaha agar suaranya lebih tenang, ia tidak ingin terdengar kacau dihadapan Garcia.


"Kak Viktor sakit." Garcia terdengar pilu, "Semalam ketika ia pulang, tubuhnya tidak enak badan. Pagi tadi ayahku memanggilnya sarapan, ternyata ia demam tinggi dan sekarang sedang tidur. Kami membawanya ke rumah sakit. Sekarang orang tuaku sedang menjaganya di rumah sakit."


"Bagaimana bisa?" Tania tercengang, "Semalam saat kami berpisah, ia baik-baik saja... "


"Aku justru ingin tanya kamu." Garcia bertanya balik, "Seharusnya kamu tahu, jantung kak Viktor tidak baik sejak kecil, ia alergi dengan beberapa makanan. Apa kamu membawanya ke tempat yang tidak bersih? Sehingga ia jatuh sakit?"



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh🙏



Tidak ada kata terlambat dalam berbuat kebaikan, minal aidin wal'paizin mohon maaf lahir dan batin🙏


Mohon maaf, othor baru bisa update lagi sekarang, dikarenakan sibuk mau lebaran dan sebagainya. Mohon dimaklumi! Buat yang udah pada nggak sabar pingin tahu kelanjutannya..... terus aja du pantau dan jangan lupa follow author ya!


Komen👉👉MALAS BACA KARENA KELAMAAN, GAK ADA UJUNGNYA LAMA2 BOSAN👈👈komen seperti itu bisa mematahkan semangat para penulis pemula. Nggak ada angin nggak ada ujan, like nggak pernah, tapi baca iya, tiba2 komennya pedas! Lebih baik baca novel di lapak lain aja, kalau gak suka jangan baca disini lebih baik minggir aja. othor nggak maksa kalian ko!!

__ADS_1


Semangati author dengan cara Like, komen yang memotivasi dan tambah favorite juga, kasih bintang ⭐⭐⭐⭐⭐dan vote juga jika kalian ikhlas😁


Sok mangga,,, lanjut kan baca part selanjutnya🤗🤗 jika kalian suka!!!


__ADS_2