
Tania tidak punya pilihan lain selain mengagumi Daniel, dia sangat teliti dalam berpikir dan menyusun strategi, semuanya sangat terkendali...
Dia menyadari bahwa dia dulu tidak pernah memahami sisi baik dari Daniel.
Dalam kesannya, dia hanyalah seorang iblis kejam yang tidak berperasaan, sifatnya selalu berubah-ubah, tapi kali ini Tania melihat sosok lain dari dirinya!
Sungguh luar biasa, Tania kagum!!
Setelah beberapa saat, Tania akhirnya tersadar, dan berseru: "Menghabiskan banyak tenaga, uang dan material untuk mencari sebuah chip hanya untuk membiarkan pihak lawan mengendurkan kewaspadaan mereka, nampaknya nilai chip itu jauh lebih tinggi dari apa yang aku bayangkan."
"Akhirnya kamu mengerti juga." Daniel tersenyum sambil mengangkat ujung bibirnya.
"Lalu... " Tania menggigit bibir bawahnya dan mengumpulkan keberanian untuk bertanya, "Apakah bonus 2 Milyar ku, aku masih dapat menerimanya?"
"Tentu saja." Daniel merentangkan tangannya, "Kamu mendapatkan chip itu dengan cepat, seharusnya aku memberikanmu bonus 2 kali lipat."
"4 Milyar?" Tania terlihat sangat gembira dan berkata, "Terima kasih, Presdir Daniel. Terima kasih!"
Tania segera mengeluarkan sebuah catatan, diatasnya sudah tertulis informasi Bank. Dia merapikan nya dan menyerahkannya kepada Ryan, "Tolong transfer uangnya ke kartu ini, hehe."
"Uh.... " Ryan menerima catatan tersebut dan menatap Daniel hati-hati.
"4 Milyar, sepeserpun tidak boleh kurang, tapi.... " Daniel menyodorkan tablet kehadapan Tania, "Kamu harus menjelaskan ini kepadaku.... "
__ADS_1
"Apa?" Tania mengambil tablet itu dan melihatnya, dan kemudian dia gemetar.....
Sebuah berita ditampilkan di layar komputer, yang merupakan pencarian panas hari ini__ __
Nyonya muda Alisia dari keluarga Stanley ikut menghadiri Gala Selebriti Sky ke sembilan, ia memakai kalung rubi yang sudah lama hilang dari keluarga kerajaan Perancis, dan menjadi pusat perhatian semua orang!!!
Dalam foto tersebut, Alisia memiliki kecantikan luar biasa, senyumannya yang cerah dan kalung batu rubi merah yang berkilauan di dadanya...
Tania segera menutup halaman web tersebut, tanpa di duga ternyata sudah banyak berita yang membahas mengenai hal ini.
Saat ini, Alisia dan kalung rubi nya sudah menjadi pusat perhatian banyak orang!
"Ini, ini... "
Dia bahkan tidak berani menatap Daniel, dia dapat merasakan bahwa tatapannya sama seperti binatang buas yang sedang menatap mangsanya, penuh dengan aura pembunuh.
"Presdir Daniel, aku pergi dulu." Ryan segera pergi meninggalkannya.
Tania semakin panik, dia membuka mulutnya berkali-kali seolah ingin mengatakan sesuatu, tapi tidak berani mengungkapkannya.
Bagaimana mengatakannya?
Mengatakan bahwa anaknya telah menghilangkan kalung leluhur keluarga Alisia, ibu Alisia meminta ganti rugi. Tapi dia tidak punya uang untuk menggantinya, dan keluarga Alisia akan melaporkannya ke polisi dan juga media. Dia tidak punya pilihan lain selain menggunakan kalung batu rubi itu sebagai jaminan....
__ADS_1
Setelah mengungkapkan kata-kata ini, rahasia anak-anak pasti akan terungkap. Daniel akan menghukumnya, dan dia tidak akan bisa keluar hidup-hidup dari kantor ini....
"Beri aku satu menit."
Daniel bersandar di kursi kulit dengan aura dingin dan arogan, lalu menyalakan cerutu dengan santai.
"Aku.... " Tania tidak tahu cara menjelaskannya, dia hanya bisa berbohong, "Hari itu, saat di mobil kamu sendiri yang melemparkannya keluar, mungkin orang lain mengambilnya, atau mungkin.... "
"Kamu mencoba membohongiku lagi?" Daniel mengangkat alisnya, dan tampak aura ingin membunuh.
"Aku.... " Tania kaget sampai ketakutan dan tidak berani bicara sembarangan lagi.
"Dengan keserakahan mu akan uang, setelah turun dari mobil, kamu pasti pergi mengambil kalung itu.... " Daniel menatapnya dengan dingin, "Sekarang, kenapa kalung itu bisa ada ditangan wanita itu?"
"Aku tidak tahu.... " Suara Tania terdengar seperti nyamuk.
"Kamu berikan ke dia?" Daniel bertanya lagi.
Tania tidak berani bicara dan tidak berani melihatnya.
Daniel kehilangan kesabarannya, dia bangun dari kursinya, dan perlahan mendekatinya....
"Kamu, apa yang akan kamu lakukan?" Tania mundur dengan panik, dia merasa bahwa dia akan dibunuh olehnya...
__ADS_1