Bukan Menantu Pilihan

Bukan Menantu Pilihan
Chapter 132


__ADS_3

Yumna sedang duduk seorang diri di taman yang tidak begitu jauh dari rumahnya, dia menunggu seseorang yang katanya akan menjemput dia di sini.


Yumna mengedarkan pandangannya mencari anak buah si penelpon yang menculik Arka itu. Hingga saat dia tengah fokus mencari, tiba-tiba saja ada dua pria bertubuh kekar berdiri didepannya.


Yumna mengkerutkan kening bingung, tapi salah satu pria bertubuh kekar itu memberikan dia kode untuk Yumna diam saja dan mengikuti mereka.


Lalu, Yumna pun mengikuti dua pria bertubuh kekar tersebut. "Masuk!" Salah satu pria bertubuh kekar itu memerintahkan Yumna untuk masuk ke dalam mobil sedan berwarna hitam yang terparkir tidak jauh dari tempat dia duduk tadi.


Yumna hanya mengangguk dan masuk ke dalam mobil tersebut, tanpa mereka ketahui David dan Adit, sudah memantau mereka dari awal.


"Mereka itu siapa sih, kasar banget sama Yumna. Pingin rasanya gua tonjok tuh orang," geram david.


"Sabar Dav, lu harus sabar demi Arka, kalau lu langsung pukuli mereka sekarang kita nggak tau, kapan lagi bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti mereka," tutur Adit dan David pun mengangguk.


Lalu, mereka pun jalan mengikuti sedan hitam yang membawa Yumna.


Dia puluh menit lamanya mereka mengikuti mobil itu, hingga akhirnya mobil yang membawa Yumna itu berhenti di sebuah rumah yang cukup besar.


Adit dan David, memperhatikan sekeliling rumah besar itu, berjaga-jaga jika saja ada orang lain dan saat dipastikan tidak ada orang.


Mereka berdua pun langsung turun dari mobil, dan berjalan masuk ke rumah besar itu dengan mengendap-endap sambil mengedarkan pandangan mereka.


Adit dan David sempat bersembunyi di salah satu tembok saat melihat ada orang yang lewat, dan saat orang itu telah pergi mereka pun kembali melangkah.


Di ruangan lain.


"Di mana anakku?" tanya Yumna pada pria bertubuh kekar itu.


Salah satu pria bertubuh kekar itu membukakan pintu dan mempersilakan Yumna untuk masuk ke dalam.


Yumna pun masuk ke dalam ruangan itu. "Mamah," teriak Arka seraya berlari dan langsung memeluk kaki Yumna.


"Mamah, alka, takut. Di sini gelap," ujar Arka.


Yumna pun langsung memeluk dan menciumi pipi gembul Arka. "Arka, nggak kenapa-kenapa kan sayang? ada yang sakit nggak? ada yang luka nggak? Arka, udah makan belum?" Yumna memeriksa semua tubuh Arka dengan saksama.

__ADS_1


Saat di rasa tidak ada luka atau apapun disekujur tubuh Arka, Yumna kembali memeluk tubuh mungil Arka.


"Hahaha, tenang saja! anakmu baik-baik saja." Tiba-tiba saja pintu ruangan itu terbuka dan wanita bertubuh molek berdiri di pintu.


"Mbak Angel?" Yumna tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


"Ya, kenapa kamu terkejut begitu?" jawab Angel sambil berjalan mendekat.


"Hallo Yumna, senang bisa bertemu sama kamu lagi," ucap Angel sambil duduk di kursi samping mereka.


"Jadi, Mbak, yang menculik Arka?" tanya Yumna.


"Memangnya kamu pikir siapa? asal kamu tau, aku kembali untuk merebut apa yang harusnya jadi milikku." Angel menjawab sambil senyum menyeringai.


"Maksud Mbak Angel, apa?"


"Jangan pura-pura nggak tau Yumna. David, dan keluarganya. Kamu merebut mereka semua dari aku, karena kamu mereka mengusir aku dan memutuskan tali persaudaraan," jawab Angel dengan amarah yang terpancar dimatanya.


Angel bangkit dari duduknya dan berjalan memutari Yumna.


"Kamu tau, aku dan David sudah dekat dari SMA. Kami kemana-mana selalu bersama, tapi saat kami dekat keadaan memaksaku untuk pergi jauh dari David. Lalu, di sana aku hampir berhasil melupakan dia, tapi mertuamu membawaku ke sini dan---"


"Aku mencintai David, tapi kamu ... Kamu datang ke tengah-tengah kami dan membuat hubungan kami menjadi semakin jauh," lirih Angel dengan air mata yang mulai mengalir deras.


"Kenapa kamu muncul ke tengah-tengah kami, kenapa kamu tidak mati saja hah?" Angel menjambak rambut Yumna hingga Yumna merintih kesakitan.


"Mamah," teriak Arka saat melihat mamahnya merintih kesakitan.


"Tante jangan! kasian Mamah." Arka menarik-narik baju Angel agar dia mau melepaskan tangannya dari rambut Yumna.


"Diam kamu." Angel mendorong tubuh mungil Arka menggunakan tangannya yang lain hingga terpental beberapa centi meter.


"Mbak, kalau mau marah, marah aja sama aku, tapi aku mohon jangan ke Arka, Mbak," pinta Yumna.


"Papah, hu-hu-hu ante galak." Arka menangis sambil memanggil David.

__ADS_1


"Hahaha kalian pikir David akan menemukan kalian di sini? Hahaha itu tidak mungkin," ujar Angel.


Di luar ruangan, David dan Adit sudah berhasil mengalahkan anak buah Angel, dan saat David mendengar teriakan Arka dia langsung mendobrak pintu tersebut.


"Papah," teriak Arka saat melihat David sudah berada diambang pintu, dia berlari menghampiri David.


Angel yang terkejut dengan kedatangan David pun langsung melepaskan tangannya dari rambut Yumna.


"Angel?" David menatap Angel tidak percaya, begitu juga Adit yang berdiri dibelakang David.


"Bukannya lu udah balik ke tempat asal lu? Kenapa lu masih di sini?" kata Adit tidak percaya.


"Papah, alka, jatuh sama Tante itu," adu Arka pada David sambil menunjuk Angel.


"Angel, jadi kamu yang culik anakku?" tanya David.


Angel menatap David tidak percaya, kemudian dia menangis. "Kenapa kamu senekat ini Dav? hanya karena Yumna kamu nekat datang ke sini? Bagaiman kalau anak buahku membunuhmu tadi, aku nggak akan sanggup hidup tanpamu," ujar Angel sambil duduk di kursi.


"Anak buah lu, udah kita lumpuhkan semuanya, dan udah ditangani sama anak buah David," timpal Adit membuat Angel tertawa.


"Ha-ha-ha, dan sekarang kamu mau menangkap aku, begitu? kenapa kalian bertingkah seolah aku ini penjahat?" Angel bertanya dengan nada lirih.


"Padahal aku hanya ingin kamu menepati janjimu waktu SMA dulu," sambung Angel lagi.


"Kamu udah nggak waras Ngel," ucap David.


"Ha-ha-ha, kamu yang membuat aku nggak waras Dav, diam-diam kamu menikahi wanita ini." Angel berdiri dan berjalan mendekat sambil menunjuk wajah Yumna.


Arka yang melihat Angel mendekat langsung bersembunyi dibalik tubuh David, Arka tampak begitu takut pada Angel.


David pun langsung melindungi Yumna dan Arka.


Angel melirik pada David, Arka dan Yumna bergantian sambil tersenyum penuh arti dan dia mengambil sesuatu dari belakang tubuhnya.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


lanjut gak nih?


jangan lupa tinggalkan like and komen nya ya 🙏 kalau ada yang mau ngasih bunga atau love juga Monggo dengan senang hati aku menerimanya 😂


__ADS_2