
Malam harinya jam 8 malam, semua sudah pergi meninggalkan kampus, hanya tersisah Ayarra, Arka dan panitia lainnya.
Itu karena tadi saat Ayarra ingin pulang bersama Nia dan Alexa, Arka melarang, karena dia ingin pulang bersama dengan kekasihnya itu.
Padahal Ayarra dan yang lain tadinya ingin membeli baju untuk pesta besok. Pesta pertemuan antar kolega, tapi mereka disuruh ikut oleh orang tua mereka.
Ayarra hanya duduk di kursi sambil memainkan ponselnya, sedangkan Arka tengah membereskan semuanya.
"Ayok sayang!" ajak Arka.
Ayarra mendongak kemudian mengedarkan pandangannya, menelisik ke seluruh ruangan itu. "Emenagnya udah selesai?" tanya Ayarra.
"Udah, ayok kita cari baju buat besok," jawab Arka sambil mengulurkan tangannya.
Ayarra tersenyum dan menerima uluran tangan dari Arka, kemudian mereka pun berlalu meninggalkan kampus.
***
Arka dan Ayarra masuk ke sebuah mall hendak membeli pakaian untuk acara besok, mereka meamsuki mall tersebut sambil bergandengan tangan.
__ADS_1
Sesampainya di salah satu toko pakaian, Arka dan Ayarra masuk dan memilih pakaian yang ingin mereka beli.
Mata Ayarra terlihat berbinar saat melihat gaun berwarna hitam dengan belahan da*da yang cukup panjang.
Tangan Ayarra terulur menyentuh gun itu, dia pun hendak mengambilnya. Namun, Arka lagsung menepis tangannya.
"Jangan gaun yang ini, karena itu terlalu seksi, aku nggak suka. Cari yang lain aja ya," kata Arka.
"Tapi aku suka, gaun itu bagus dan elegan tau Ka," ucap Ayarra dengan bibir yang dimanyunkan.
"Iya, aku tau, tapi aku nggak suka. Udah cari gaun yang lain aja," ketus Arka, dan langsung menarik Ayarra menjauh dari gaun tersebut.
Ayarra mau tidak mau hanya bisa mengikuti kemauan Arka, karena jika dia sudah bilang tidak maka tidak, merekapun kembali memilih gaun yang lain.
Ayarra tersenyum melihat gaun yang dipilihkan oleh Arka untuknya itu, gaun itu memang terlihat sangat indah. Tak kalah indah dengan gaun sebelumnya.
Ayarra pun menerima gaun itu, dan mencobanya ke ruang ganti, lama tak kunjung kembali, Arka pun masuk ke dalam ruang ganti tersebut.
Mata Arka membulat sempurna saat melihat punggung mulus Ayarra, sedangkan Ayarra yang melihat Arka masuk ikut terkejut dan menjerit.
__ADS_1
Akan tetapi Arka langsung membekapnya. "Sayang, jangan berisik, nanti aku digebukin," kata Arka.
"Habisnya kamu ngapain masuk ke sini, untung kan aku udah pakai baju, kalau belum gimana coba," ketus Ayarra.
"Ya, berarti itu rejeki aku," jawab Arka spontan membuat Ayarra melotot padanya.
"Hehehe maaf sayang, aku cuma bercanda," ucap Arka.
"Ngomong-ngomong kamu cantik, baju ini sangat pas dipakai sama kamu," puji Arka.
Ayarra hanya tersenyum menanggapi, kemudian dia kembali hendak memasang resleting itu. Namun, dia kesusahan.
Arka yang melihat itu langsung memutar tubuh Ayarra dan membantunya memasangkan resleting itu.
Akan tetapi Arka yang tergoda dengan punggung Ayarra yang putih, malah mencium punggung itu lembut.
Ayarra terkejut dan reflek menjauhkan dirinya dari Arka, tapi Arka kembali mendekati Ayarra dan men*cium bibir Ayarra lembut.
BERSAMBUNG..
__ADS_1
HAI kalau kalian udah baca jangan lupa tinggalkan like and komen nya ya.
kalau mau kasih bunga atau love juga Monggo dengan senang hati aku menerimanya.