Bukan Menantu Pilihan

Bukan Menantu Pilihan
chapter 169


__ADS_3

Keesokan paginya, Fathan yang baru saja datang beberapa menit lalu, karena berniat menjemput Bayu.


Diminta untuk menjaga Ayarra sebentar, karena Angel dan Bayu ingin keluar, dan saat ini Fathan sedang menjaga Ayarra.


Sebenarnya semalam Fathan ingin di sini untuk menemani Bayu dan Angel, tapi Bayu memintanya untuk pulang agar beristirahat dan kembali esok pagi.


Fathan memperhatikan Ayarra dengan saksama, sambil bertanya dalam hati, 'kalau yang aku liat tempo hari bukan Ayarra, terus siapa? apa mungkin saudara atau teman Ayarra? tapi di mana gadis itu sekarang?'


Fathan masih penasaran dengan wanita yang dia lihat tempo hari di rumah Bayu, Fathan sangat yakin jika yang dia lihat adalah wanita yang pernah menghabiskan malam bersamanya.


Saat Fathan tengah asik berperang dengan pikirannya, Ayarra pun tersadar dari pingsannya.


Ayarra mengedarkan pandangannya dan mengerutkan kening saat melihat Fathan ada di sana. "Kamu kok bisa ada di sini?" tanya Ayarra bingung.


"Aku disuruh jaga kamu sama pak Bayu, karena beliau sedang keluar sebentar bersama Bu Angel, gimana keadaan kamu? mau minum nggak?" jawab Fathan dan dia menawari Ayarra minum.


Ayarra menolak dengan senyum yang dipaksakan, kemudian memalingkan wajahnya menghadap jendela.


Dia kembali teringat dengan kejadian beberapa jam lalu, hatinya kembali merasakan hancur, dan da*danya terasa sesak.


"Maaf, apa ada yang lagi kamu pikirin?" Fathan memberanikan diri untuk bertanya, karena keadaan Ayarra semalam seperti orang yang sedang frustrasi kemudian hujan-hujanan.


"Aku nggak apa-apa, aku cuma pusing dikit," jawab Ayarra.


"Udah bangun sayang?" tanya Angel dia sudah kembali sambil membawa beberapa makanan untuk mereka sarapan.


"Udah Mah," jawab Ayarra dia menampilkan senyum manisnya di depan kedua orang tua karena dia tidak ingin membuat Angel dan Bayu sedih.


"Ini tadi Mamah, beliin makanan buat kamu, Mamah tau kalau kamu nggak suka makanan rumah sakit. Jadi, Mamah belikan di luar, kita sarapan bareng-bareng ya! ini sayang, dan ini buat kamu Fathan, silakan dimakan!" Angel memberikan kotak nasi pada Fathan dan Ayarra kemudian kepada Bayu.


"Tapi aku nggak lapar Mah," tolak Ayarra membuat Angel menoleh padanya.


"Kenapa? ada yang sakit?" tanya Angel dan Ayarra menggeleng.


"Aku cuma nggak naf*su makan aja, nanti aja ya aku makannya," ucap Ayarra sambil menyodorkan kembali nasi yang tadi diberikan Angel padanya.

__ADS_1


Saat Ayarra tengah memberikan kotak nasi tersebut pada Angel, Bayu melihat jari manis Ayarra yang tidak memakai cincin pertunangan dia dan Arka.


"Sayang, ke mana cincin tunangan kamu?" tanya Bayu membuat ayarra langsung menoleh ke jari jemarinya.


"Ah, itu aku---, aku simpan Pah," jawab Ayarra dengan sedikit terbata-bata, karena bingung mencari jawaban yang pas.


Bayu tidak percaya, karena dia melihat kalau Ayarra berbohong. "Jangan bohong sayang, kamu berantem sama Arka?" kata Bayu.


Bayu sangat hapal sekali saat putrinya jujur atau berbohong, karena Ayarra adalah orang yang gampang ditebak hanya dengan melihat wajahnya.


"Sayang, kamu berantem sama Arka kan? Makannya semalam kamu sampai hujan-hujanan dan berakhir sakit seperti ini," desak Bayu membuat Ayarra kebingungan mencari alasan.


"Udahlah Mas, jawabannya paling iya," timpal Angel dan Ayarra pun tersenyum.


"Yaudah sarapan dulu yuk! sayang, kamu juga makan. Naf*su atau nggak tetap harus dimakan, biar cepat sembuh ya!" ujar Angel, dan mereka pun sarapan bersama.


****


Setelah selesai sarapan, Bayu pun pamit untuk berangkat ke kantor, dan sekarang di ruang perawatan hanya ada Angel dan Ayarra saja.


"Mah," panggil Ayarra membuat Angel yang sedang menonton televisi menoleh ke arahnya.


"Kenapa sayang? Mau minum?" tanya Angel dan Ayarra menggeleng.


"Setelah keluar dari sini apa aku boleh tinggal bersama Opah Indra, di Jerman?" tanya Ayarra membuat Angel terkejut.


"Kamu kenapa sayang? kamu berantem sama Arka?" tanya Angel.


Ayarra yang tidak dapat lagi memendam kesedihan yang dia rasakan dia mengangguk dan menangis.


Angel bangkit dari duduknya kemudian memeluk putri kesayangannya itu. "Kamu sama Arka, ada masalah apa sih? kenapa sampe mau ke Jerman segala?" Angel kembali bertanya. Namun, Ayarra tidak menjawab dia masih menangis dipelukan Angel.


***


Di kantor saat rapat. Bayu merasa aneh dengan sikap Adit dan David yang tidak biasa. Mereka terlihat lebih banyak diam seperti sedang menyembunyikan atau memikirkan sesuatu.

__ADS_1


Adit dan David juga tidak fokus dalam memimpin rapat, hingga Bayu yang membantu menjelaskan pada klien hingga rapat selesai.


Setelah rapat, Adit yang tidak tau jika Bayu belum mengetahui apa pun menghampiri Bayu dan berniat untuk minta maaf soal yang terjadi semalam.


"Bay, aku minta maaf ya soal Ayarra," ucap Adit membuat Bayu bingung.


"Maksudnya? kamu minta maaf untuk apa?" tanya Bayu.


"Aku minta maaf atas kandasnya hubungan Arka dan Ayarra semalam, mau gimana lagi Bay, aku seorang Ayah, aku pasti akan meminta pertanggung jawaban pada orang yang menghamili anak aku," tutur Adit.


"Maksud kamu Ayarra dan Arka putus semalam, karena Nia hamil sama Arka begitu?" tanya Bayu menuntut penjelasan, dan Adit mengangguk.


Seketika Bayu merasa marah, dia mere*mas map yang dia pegang sampai map tersebut rusak.


"Apa benar itu Dav?" Bayu beralih bertanya pada David yang dijawab hanya dengan anggukan oleh David.


"Jadi itu sebabnya kenapa Ayarra, hujan-hujanan dan sampai masuk rumah sakit," gumam Bayu dengan gigi bergemulutuk karena marah.


Dia bangkit dari duduknya berniat untuk pergi, tapi tangan david menahannya. "Aku minta maaf Bay, aku nggak ada niat untuk menyakiti hati Ayarra, tapi mau bagaimana lagi Nia hamil Bay, dan Arka harus tanggung jawab," terang David.


Bayu hanya diam, dia menepis tangan David dan pergi begitu saja, diikuti oleh Fathan sang asisten.


'hati Ayarra, pasti sangat hancur.' batin Bayu seraya mempercepat langkahnya.


BERSAMBUNG...


Hai 👋 semoga suka ya sama ceritanya, jangan lupa kalau kalian sudah selesai membaca, tolong ya tinggalkan like and komennya 🙏


Kalau ada typo atau apalah itu yang mengganggu, harap di maklum ya 🙏 jempolku emang suka nakal 😂😂


Kalau ada yang mau ngasih bunga atau love monggo dengan senang hati aku akan menerimanya 😂


Bantulah author Somplak sedikit ini untuk menjadi lebih baik. Terima kasih 😘


~*Salam sayang Author Somplak Dikit*~

__ADS_1


__ADS_2