
Setelah pesta pertemuan selesai, Keluarga David dan Yumna berniat untuk pulang. Namun, mereka sedang mencari Arka, karena Arka sudah tidak kelihatan sejak di pertengahan acara.
Adit dan Nayla juga tengah mencari Nia karena sejak dia pamit pergi ke toilet tadi, Nia sudah tidak keliatan lagi, ponselnya pun tidak dapat dihubungi.
Ayarra yang khawatir pada Arka pun kembali menghubunginya, tapi seperti sebelum-sebelumnya, nomor Arka tidak dapat dihubungi.
"Mungkin Arka, udah pulang duluan," kata David.
"Tapi, tadi abang, bilangnya mau ke kamar mandi dulu karena tiba-tiba badannya nggak enak," jawab Alexa dengan raut wajah yang terlihat sangat khawatir, karena tidak biasanya Arka tiba-tiba pergi di acara Papahnya sendiri.
"Tapi, tadi Papah, udah cari ke toilet dan nggak ada, mungkin aja kan dia nggak enak badan terus pulang," ujar David.
"Yaudah kalau gitu kita pulang aja yuk! mungkin Arka, udah ada di rumah sekarang." Yumna menimpali. Lalu, mereka pun bergegas untuk pulang.
Begitu pula dengan Adit dan Nayla, mereka berdua pun pulang karena keduanya yakin jika Nia juga sudah pulang ke rumah. Berbeda dengan Ayarra yang bergeming seraya menelpon kembali Arka.
"Sayang, ayok kita pulang!" ajak Angel pada putri semata wayangnya itu, karena Ayarra hanya berdiam diri mematung, sambil menelpon dan megedarkan pandangannya.
Sementara orang-orang sudah pulang dan, hotel ini pun sudah mulai sepi. "Tapi Mah, aku taku kalau Arka, masih ada di sini," gumam Ayarra tapi masih terdengar oleh Angel.
"Tapi, tadi kata tante Yumna, kemungkinan Arka, udah pulang. Jadi, kita pulang aja yuk! ini udah malam, besok kamu bisa tanyakn sendiri ke Arka, ya?" jawab Angel seraya menggandeng tangan Ayarra dan membawanya keluar.
Ayarra pun hanya bisa tersenyum dan mengkuti kedua orang tuanya, meskipun sebenernya dia merasa tidak enak hati. Dia takut jika terjadi sesuatu pada Arka.
*****
Keesokan paginya, pagi-pagi sekali Ayarra sengaja sudah datang ke kediaman David, selain ingin berangkat sekolah bersama Alexa. Dia juga ingin memastikan kondisi Arka.
"Pagi Tante, Om," sapa Ayarra pada ca;on mertuanya itu.
"Pagi, sayang, tumben masih pagi banget udah datang? Alexa, aja baru bangun dan lagi mandi tuh," sahut Yumna dengan senyum yang tidak pernah luntur darinya.
"Iya nggak apa-apa Tante, aku tungguin kok. Ngomong-ngomong Tant, apa Arka, semalam beneran udah di rumah kan?" tanya Ayarra.
__ADS_1
"Arka, belum pulang sampai sekarang sayang, entah ke mana anak itu, Tante, udah coba hubungi tapi nggak bisa dihubungi." Yumna menjawab.
"Apa Tante, udah hubungi Yuda?" tanya Ayarra kembali.
"Udah, katanya---. Nah, itu dia udah pulang." Yumna menunjuk Arka yang baru saja sampai dengan baju dan wajah yang sangat kusut.
Ayarra tersenyum pada Arka tapi Arka hanya melirik sekilas dan berjalan menaiki tangga. Meninggalkan Ayarra,Yumna dan David yang tercengang karena tingkahnya yang tidak biasa.
"Arka, kamu semmalam dari mana Nak? kenapa nggak hubungi Mamah," tegur Yumna, tapi Arka tidak menjawabnya, dia malah semakin mempercepat langkahnya.
Melihat Arka mengacuhkannya membuat mata Ayrra berkaca-kaca seraya terus menatapnya. Hingga Arka memasuki kamarnya.
"Sayang, maafin Arka, ya, mungkin di lagi kecapean," kata Yumna pada Ayarra.
Ayarra tersenyum dan mengangguk sambil menatap kamar Arka yang terlihat dari lantai bawah, bersamaan dengan itu Alexa keluar dari kamarnya dan berjalan menuruni tangga.
"Pagi semunya, kamu udah sampe dari tadi Ay? kok nggak hubungi aku?" kata Alexa sambil menciumi pipi kedua orang tuanya.
"Kenapa gimana?" Yumna malah kembali bertanya pada Alexa, karena dia tidak mengerti.
"Tadi nutup pintu kenceng banget," jawab Alexa membuat Ayarra mengkerutkan kening.
"Mungkin abang, pingin cepet-cepet istirahat kali sayang," timpal David yang diangguki oleh Yumna.
"Yaudah, kita sarapan dulu yuk! Ayarra, sarapan bareng di sini ya! Kamu pasti belum sarapan tadi di rumah." Yumna hendak membawa Alexa dan Ayarra ke meja maka. Namun, Alexa menolak.
"Mah, aku sama Ayarra, sarapan di sekolah aja deh, iya kan Ay?" kata Alexa.
"Iya Tante, aku sarapan di sekolah aja, lagi pula aku belum laper," jawab Ayarra.
"Yaudah deh, kalau gitu kalian hati-hati ya berangkatnya, dan jangan lupa sarapan, jangan terlalu capek juga," pesan Yumna.
"Iya Mamah, yang paling bawel, yaudah aku pamit dulu ya Mah." Alexa menyalami tangan Yumna dan David.
__ADS_1
Ayarra pun menyalami tangan David dan Yumna, kemudian mereka berdua pun berangkat sekolah membawa motor yang dibawa oleh Ayarra.
Ayarra yang tidak fokus karena Arka mengacuhkannya menabrak motor yang ada di hadapannya. "Hati-hati dong Ay, kamu mikirin apa sih sampe motor segede gitu nggak keliatan," cetus Alexa.
Ayarra hanya terkekeh mendengar celotehan Alexa. "Udah sini, biar aku aja yang bawa." Alexa langsung mengambil kunci motor yang ada ditangan Ayarra.
Lalu, dia menstater motor tersebut dan meminta Ayarra untuk naik, kemudian mereka pun pergi meninggalkan rumah David.
Arka yang mendengar suara celotehan Alexa yang memarahi Ayarra, langsung berjalan ke arah balkon dan memperhatikan mereka dari atas, Arka terkekeh melihat kecerobohan Ayarra yang menabrak motornya itu.
Akan tetapi sedetik kemudian dia kembali memasang wajah sendu, dan matanya berkaca-kaca saat melihat Ayarra. Dia pun kembali masuk ke dalam kamarnya.
******
Sesampainya di sekolah Ayarra dan Alexa langsung berjalan dan masuk k dalam kelasnya. "Oh, iya apa kamu nggak bareng sama Nia, Ay?" tanya Alexa.
"Enggak, tadi sebelum ke rumah kamu. Aku hubungi dia dulu, tapi katanya dia nggak ke sekolah hari ini, karena nggak enak badan. Dia juga bilang kalau jangan bilang ke om dan tante kalau dia nggak sekolah," jawab Ayarra.
"Hah? kenapa?"
"Aku nggak tau, tapi kayaknya dia emang lagi nggak di rumah deh, terus suaranya serak gitu," terang Ayarra.
Lalu, dia pun kembali merenung karena teringat dengan tingkah Arka tadi pagi, tidak biasanya Arka seperti itu padanya.
BERSAMBUNG
hai, kalau kalian udah baca cerita ini jangan lupa tinggalkan jejak ya!
seperti like and komen, kalau ada yang mau kasih bunga atau love juga Monggo dengan senang hati aku menerimanya 😂.
selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang melaksanakannya.
mohon maaf lahir dan batin ya
__ADS_1