Bukan Menantu Pilihan

Bukan Menantu Pilihan
Pulang ke rumah orang tua


__ADS_3

Adam menyusul istrinya di lihatnya istrinya berkemas dan menyimpan pakaian dirinya dan pakaian si calon bayi.


"lia... kamu mau kemana... " tanya suaminya


Sambil menangis Dahlia berkata pada suaminya


"Mas....lia mau pulang ke rumah orang tua lia,kalau mas adam mau ikut lia silakan... tapi kalau mas adam gak mau,lia juga tidak memaksa,.." Dahlia sesenggukan di antara isak tangisnya.


"maafkan ibu lia,diakan sudah tua... jadi maklumi saja lia...." Adam memegang tangan istrinya.Dahlia menepis tangan suaminya,dia terus saja menyimpan pakaiannya ke dalam tas yang berukuran besar.


"mas...ibumu caci maki lia... lia gak marah mas,ibumu bentak bentak lia... lia juga gak masalah mas... tapi ibumu mengatakan bahwa anak yang lia kandung bukan anak mas adam... sakit mas.... sakit hati lia mas...." Dahlia berkata kepada suaminya sambil menangis dan meremas dadanya.


"jika itu maumu... mas akan antar kamu pulang, tapi setelah kita cek kandunganmu ke puskesmas dulu ya..." Adam kembali menenangkan istrinya,


Tok! tok! tok!


Tok!tok!tok!...


"yah...ayah...!"Dahlia mengetuk pintu dan memanggil ayahnya.


Di saat pintu terbuka Dahlia hanya mematung memandang ayahnya,

__ADS_1


"Lia...."ayahnya terkejut melihat Dahlia dengan tas tas besar yang di bawanya.


Dan ibunya Dahlia muncul dari dalam dia juga terkejut dengan kedatangan putrinya.


"ada apa ini lia....kenapa dengan barang barang ini...?" tanya ibunya Dahlia


Walaupun dia kecewa dengan putrinya,tapi dirinya juga sering memikirkan Keadaan putrinya itu.Dahlia masih diam dan mematung,


"ayo masuk dulu... Adam mana..."tanya ayahnya Dahlia


Dahlia pun masuk, dan tiba tiba dia menangis tidak mampu lagi Dahlia menahan buliran bening di matanya.Kedua orang tuanya saling menatap,bingung dengan keadaan anaknya yang sedang hamil besar.


"Adam mana..." kini ibunya yang bertanya


"mas adam masih mengambil barang barang Lia yang masih tertinggal bu,...yah...."kata Dahlia perlahan.


"memangnya apa yang terjadi lia..." ayahnya bertanya tapi penuh penekanan.


Dahlia masih bingung bagaimana caranya berbicara dengan kedua orang tuanya.


Jika dia ceritakan yang sesungguhnya sudah pasti masalah akan bertambah besar.Karna yang jadi sasaran emosi ibunya adalah Adam.

__ADS_1


Dahlia pun tersenyum sendiri,ibu dan ayahnya semakin bingung.Di sentuhnya kening Dahlia


"gak panas..." sambil dia berkata.


"lia gak saki bu..." kata dahlia geli dan masih senyum senyum.


"sebenarnya apa yang terjadi lia.... sampai kamu membawa barang sebanyak ini,kamu bertengkar dengan suamimu,atau dengan mertuamu...? "tanya ayahnya pada dahlia.


" gak yah.... lia pengen melahirkan di rumah ayah dan ibu...."Dahlia sengaja menyembunyikan masalahnya dari kedua orang tuanya.


Ayah dan ibunya hanya mengangguk saja,tentu saja ayahnya tidak percaya dengan semua perkataan Dahlia.


Diam diam ibunya Dahlia mengirim pesan pada Adam


"apa yang sudah kamu lakukan pada lia," pesan terkirim


"keinginan lia sendiri bu ingin melahirkan di rumah ibu dan ayah " balasan pesan dari adam


"kamu memang suami yang tidak becus,istri sedang hamil kamu biarkan pulang sendiri,suami macam apa kamu !'' ibunya Dahlia kembali mengirimi Adam sebuah pesan


Sementara di tempat lain Adam merasa malas membalas pesan dari mertuanya,dia masih berbaring menatap langit kamar yang di tempat dirinya dan Dahlia.

__ADS_1


Adam masih bingung dengan keadaan saat ini,jika dia menyusul istrinya,ibunya pasti melarang.Jika dia terus bersama ibunya itu tidaklah mungkin,lama Adam larut dengan pikirannya hingga tidak sadar dirinya terlelap tidur.


__ADS_2