Bukan Menantu Pilihan

Bukan Menantu Pilihan
Ulang tahun Dahlia


__ADS_3

Dahlia sudah mulai di sibukkan dengan mengurus butiknya dia juga memajangkan produk skincare yang di jualnya di dalam butiknya itu.


Untuk menarik minat pembeli Dahlia sengaja memasang harga diskon secara besar besaran untuk model tertentu saja.


Benar saja butiknya ramai di kunjungi oleh kaum hawa yang gemar mencari harga diskon,


Dahlia merasa puas hasil perjuangannya,sementara uang pemberian suaminya dia tabung untuk keperluan anaknya kelak.


Dahlia juga sering mengirimkan uang untuk mertua dan juga kedua orang tuanya di kampung.


Karna butiknya masih ramai pengunjung Dahlia menelpon asisten rumah tangganya jika dirinya pulang agak malam.


Semenjak Dahlia banyak kesibukan Dahlia sengaja mencari tetangga terdekat yang bisa bekerja di rumahnya,sekaligus antar jemput anaknya yang sekolah.


Ada dua orang pekerja di rumahnya yang satu adalah tetangganya yang bertugas mengurus anaknya datang ke rumahnya pagi hari jam enam pagi pulang jam enam sore.


Sedangkan yang satunya menginap di rumah Dahlia karena dia berasal dari kampung yang sama dengan Dahlia.


****


Adam melihat kalender di jam tangannya Hari ini adalah ulang tahun istrinya Adam ingin memberi kejutan dengan istrinya.


Adam pergi ke dealer mobil di sana dia memilih sebuah mobil terbaru untuk istrinya.


Sebuah mobil mewah berwarna biru kesukaan Dahlia di pilihnya.


Adam menyuruh mereka mengirim mobil itu ke alamat rumahnya tidak lupa juga Adam menyuruh mereka menghias mobil tersebut.


Setelah semuanya beres Adam menelpon Dahlia

__ADS_1


("Lia...kamu jam berapa pulang hari ini ?")


Dahlia:


("mungkin jam tujuh malam mas,ada apa mas?")


Adam:


("bisa jemput mas gak lia,? mobil mas lagi masuk bengkel besok siang baru bisa di ambil")


Adam sengaja membohongi istrinya


Dahlia:


("baiklah mas,di mana lia bisa jemput mas adam?")


Adam mengirimkan di mana alamat dirinya menunggu Dahlia.


Dahlia meluncur menuju alamat yang di kirim oleh suaminya,sampai di tempat tujuan Dahlia melihat suaminya sudah menunggu.


Terlihat begitu banyak barang belanjaan suaminya itu,Dahlia pun heran tidak pernah dia melihat suaminya belanja sebanyak ini.


"Barang barang siapa ini mas,banyak benar?"


tanya Dahlia


"Mas hari ini kepengen belanja saja apa maya tidak memberi tahu mu kalau hari ini mereka ke rumah kita?"


Adam tidak memberi tahu kalau dirinya belanja untuk ulang tahun istrinya

__ADS_1


Tanpa rasa curiga dahlia hanya mengatakan jika maya ada rencana ke rumah.


"ada sih mas tapi lia gak tahu kalau maya datangnya hari ini "


ucap Dahlia.


Setibanya di rumah Dahlia melihat sebuah mobil mewah bewarna biru,mobil impiannya selama ini.


Dahlia segera turun dari mobilnya tiba tiba lampu depan mati Dahlia mencari handphonenya di dalam tas.


klik!


Lampu menyala kembali lagi lagi Dahlia terpana di sana sudah ada Maya,bagas,mertuanya dan juga kedua orang tuanya


Maya membawa kue berhiaskan lilin lilin kecil di pinggir kue,di tengahnya terdapat lilin angka 30 Dahlia sendiri tidak pernah mengingat bila saat ini dirinya genap berusia tiga puluh tahun.


Setelah Dahlia meniup lilin Adam membuka pintu mobil yang di hadiahkan untuk Dahlia,di nyalakan kontak mobil tersebut lalu terlihat hiasan lampu bertuliskan


" Selamat ulang tahun istriku tercinta Dahlia"


Betapa terharunya Dahlia ternyata suaminya telah memberinya sebuah kejutan yang luar biasa.


Dahlia pun menghampiri suaminya


"terima kasih mas untuk semua ini... maafkan aku yang tidak bisa menjadi istri yang terbaik untukmu"


Ucapnya haru.


Adam mengecup kening istrinya

__ADS_1


"mas yang harusnya minta maaf padamu lia... karna mas sering membuatmu menangis "


ucap Adam penuh sesal


__ADS_2