
Terdengar tangis bayi dari ruangan persalinan Dahlia orang tua yang berada di ruang tunggu tersenyum lega.Adam yang berada di dekat Dahlia saat bersalin mengecup kening istrinya,terharu,bahagia dan rasa yang bercampur aduk.
Tersiksa melihat istrinya yang berjuang demi menyelamatkan nyawa manusia baru.
Bahagia melihat seorang bayi laki laki yang telah lahir dari rahim istrinya.
"pak ini obat untuk si ibu ya... di minum setelah makan," perawat memberikan obat pada Adam untuk di minum istrinya.
Adam segera memberikan kepada istrinya.
"mas....lia mau istirahat bentar, mas adam jagain si dede ya ..." titah Dahlia pada adam
"iya.. tidur saja dulu,biar tenagamu cepat pulih" jawab Adam.
Adam mendekati box tempat bayinya di baringkan... dan adam tersenyum melihat anaknya yang menggeliat.
Adam menepuk bayinya perlahan karna takut bayinya menangis.Tak berselang lama bayinya juga tertidur.Adam keluar menemui mertuanya
"bagaimana Dam...apa dua duanya sehat ....?" ayahnya dahlia bertanya pada adam.
__ADS_1
"sehat yah... bayinya laki laki beratnya 2,7 kg,lia sekarang sedang tidur yah..."jawab adam sambil tersenyum
Ayahnya dahlia pun tersenyum kini dia sudah punya cucu,ibunya dahlia nyelonong masuk ke ruangan dahlia dan bayinya.Adam pun melihat mertuanya dan dia memberitahu mertuanya mencuci tangan terlebih dahulu.
"tangan bersih koq di suruh cuci,orang tua lebih paham Dam...!?" Ibunya dahlia merasa jengkel karna menantunya memberinya peringatan.
Di saat itu juga perawat pun datang,menegur mertua adam yang tidak mengindahkan kata kata adam.
"maaf buk,kalau ibu mau masuk harap cuci tangan dahulu ya buk,maskernya juga di pake buk... ruangan ibu dan bayi harus bersih dan steril buk.." perawat menjelaskan panjang lebar.Dengan wajah kesal mertua adam menurut,adam dan ayahnya dahlia senyam senyum saja.
Di rumah ibunya Adam
ponsel ibunya adam terus berderit dia melihat panggilan masuk dari adam
"hallo bu..."adam dari telepon
"ya dam..."sahut ibu adam dari seberang telepon
"bu...lia sudah melahirkan bayi laki laki bu..." adam bercerita kepada ibunya melalui telepon.
__ADS_1
Deg!... ada rasa yang tidak bisa ibunya adam jabarkan,dia masih terdiam ada sebulir bening jatuh dari pelupuk matanya.
"Bu...."adam membuyarkan lamunannya
"iy..iya dam...apa... gimana tadi...suaramu kurang jelas..." ibunya adam bersusta.
"ibu...istriku lia sudah melahirkan bayi berjenis kelamin laki laki... cucu ibu laki laki bu ..." adam mengulang pembicaraannya di via telepon.Telepon pun si matikan sepihak oleh ibunya Adam,hati kecilnya ingin melihat sang cucu,tetapi ibunya adam mengingat kembali perkataannya yang membuat menantunya pulang ke rumah orang tuanya.
Di polindes
Jam dinding menunjukkan pukul 19:00
aeorang perawat datang membawa nampan berisikan makanan untuk dahlia.
Sebelum menyodorkan nampan kepada Dahlia perawat itu kembali memeriksa keadaan Dahlia,sambil menanyakan keadaan Dahlia.
"bagaimana bu lia.... ada rasa pusing?"
"tidak ada bu bidan.....hanya badan yang masih terasa lemas,dan rasa mengantuk " jawab Dahlia pada perawat.
__ADS_1
"tensi darahnya bagus ya bu lia...setelah makan vitamin yang ini di minum ya bu... supaya ibu lia tidak merasa lemas lagi...kalau ada apa apa pencet tombol ini saja ya bu.." perawat memberikan sebuah benda kepada dahlia dan dia berlalu pergi.