
Seperti janji semalam pagi ini Al ikut kakeknya ke kebun untuk membuat perangkap tupai.
Segala perlengkapan sudah di persiapkan mulai dari jaring kawat perangkap tupai beserta umpan tidak lupa juga si kakek membawa speaker ukuran mini berisikan suara pemikat tupai.
Al yang penuh semangat membawa teropong untuk melihat tupai yang datang dari jarak kejauhan.
Dahlia juga membantu menyiapkan putranya bekal makanan dan minuman.
"ayo kakek... Al sudah siap !...."
"ayo... kita lets go..... "
Kakek melenggang dengan semangat juga.
"Kek.... kenapa kakek bawa pancing,kitakan mencari tupai kek ?"
Al heran melihat kakeknya membawa dua buah joran pancing.
"sambil nunggu tupai datang kita mancing dulu biar tambah seru "
Si kakek menjelaskan dengan Al.
Akhirnya mereka cucu dan kakek itu pergi menggunakan motor yang biasa di bawa sang kakek ke kebun.
Mereka telah sampai di kebun milik kakeknya Al,mereka menaruh tas ransel berisikan bekal makanan dan minuman di pondok.
Si kakek mulai memasang perangkap tupai di berbagai tempat pohon kayu samping perangkap di pasang speaker untuk memikat tupai datang.
Seperti rencana dari rumah kakek mengajak Al mancing di sungai yang tidak jauh dari pondok,tentu saja ini petualangan seru buat Al yang tidak pernah pergi ke menjelajah alam bebas.
"Hore...... Al dapat ikan kek..! "
Al melompat kegirangan ketika pancingnya di tarik oleh ikan.
"pintarnya cucu kakek dapat ikan,...."
Puji si kakek Al bertambah semangat memancing setiap kali pancingnya di ulur selalu di sambar ikan.
Hari sudah siang kakek membawa cucunya pulang ke pondok kebun untuk bersantap siang.
__ADS_1
"Duduklah dulu.. sambil makan roti kakek mau bakar ikan dulu untuk kita makan "
"tadi mama sudah siapkan lauk kek dari rumah "
Al membuka tas yang berisi bekalnya
"ini kek sudah ada ayam goreng "
Al berkata lagi dengan kakeknya.
"ikan bakar buatan kakek jauh lebih lezat dari ayam goreng "
Kakek promosi dengan cucunya.
Setelah ikan bakarnya matang kakek memberikan pada cucunya
" wah....ikannya benar benar enak kek... "
Al menyantap ikan bakar dengan lahap si kakek tersenyum melihat tingkah cucunya yang seperti orang tidak pernah makan ikan.
"Setelah selesai makan kita istirahat dulu ya...pasti kamu sangat lelah kalau sudah tidak lelah baru kita lihat perangkap tupai "
Tidak ada sahutan dari cucunya lagi di lihat wajah cucunya ternyata cucu semata wayangnya sudah tertidur pulas.
Melihat cucunya yang tertidur pulas si kakek melihat perangkap tupai yang di pasang tidak berapa jauh dari pondok,dia sengaja mengingkari janjinya dengan si cucu untuk melihat bersama sama.
Dia tidak mau cucunya kelelahan Kakek mau membuat kejutan dengan cucunya ketika dia terbangun sudah ada tupai yang berlompatan di dalam jaring kawat.
Sementara di pondok Al terbangun dari tidurnya dia melihat ke sekitarnya tidak ada kakeknya.
Dia memanggil kakeknya tapi tidak ada sahutan.
"Kakek..... kakek di mana kek...!"
Al masih kebingungan tidak tahu di mana kakeknya di lihat ke kiri dan ke kanan juga tidak terlihat kakeknya.
"Kemana kakek ya...?"
Al bertanya dengan dirinya sendiri.
__ADS_1
"apa aku cari kakek saja ya..."
katanya lagi
Al pun berjalan mencari kakeknya sambil terus memanggil kakeknya
"kakek..... kakek ...kakek di mana kek....!"
Kakek yang sedang mengambil perangkap tupai mematikan speaker pemikat suara tupai sayup sayup dia mendengar suara cucunya memanggil.
"apa anak itu sudah terbangun ya "
"kakek...."
Terdengar lagi suara anak kecil dari kejauhan kakek jadi khawatir cucunya mencarinya ke arah jalan menuju sungai.
Segera dia membawa tupai tupai dalam perangkap dan mencari arah suara cucunya.
Al....cucu kakek....!
Kakek itu memanggil cucunya tapi tidak ada sahutan,segera pria tua itu mempercepat langkahnya.
Dia mencari jalan pintas yang terdekat menuju sungai ketika tiba di sana dia melihat anak kecil yang melihat ke kiri kanan dan itu adalah cucunya.
"Al...kakek di sini....!"
Kakek melambaikan tangannya
Al yang melihat kakeknya merasa senang dia berlari kakeknya
"Al....tetap di situ saja ya...nanti kakek yang ke sana..."
Kakek berusaha mencegah cucunya yang terus berlari ke arahnya.
Tiba tiba saja terdengar sebuah letusan senapan racikan sekita itu juga Al berhenti seperti mematung lalu dia jatuh tersungkur,
Kakek yang melihat itu panik.
"Aaaaaallll......... "
__ADS_1
Kakek berteriak.