
Fathan terlihat kecewa tapi dia tidak menyerah, karena dia yakin jika wanita yang dia cari adalah anak dari salah satu bosnya.
Dia pun mencari informasi tentang anak dari Adit, dan tiba-tiba kening Fathan mengkerut saat melihat foto Nia anak dari Adit.
"Hais, kenapa lagi-lagi foto anak Bapak Adit saat kecil sih," gerutu Fathan.
Dia pun meletakan kembali ponselnya ke dalam saku, dan saat dia tengah fokus memasukan ponselnya.
Tanpa sengaja dia menabrak seseorang. "Maaf ... Maaf," kata Fathan seraya mendongak menatap orang yang dia tabrak yang ternyata itu adalah Arka.
"Tuh kan Abang, sih nggak sabaran," protes Yuda.
"Maaf ya Mas, Abang, aku lagi nggak fokus," ucap Yuda pada Fathan.
Fathan mengangguk sambil melirik pada Arka, begitu juga Arka dia menatap dengan terapan tidak sukanya pada Fathan.
"Abang, mau ngapain sih ke sini?" tanya Yuda sambil mengikuti Arka yang mulai melanjutkan langkahnya.
"Aku mau ketemu Papah, dan Om Adit, aku mau menolak pernikahan ini," jawab Arka.
Fathan yang belum jauh dari sana sempat mendengar percakapan Arka dan Yuda.
'papah? apa laki-laki itu anak dari Pak David? ah iya, bukannya aku pernah bertemu sama dia di rumah Pak Bayu, dan kemaren Pak Adit, bilang kalau hubungan Arka dan Ayarra kandas karena anaknya, astaga jadi wanita yang aku cari anak siapa?' batin Fathan.
'anak dari Pak Adit atau adiknya laki-laki itu.' Fathan kembali membatin.
__ADS_1
"Aku harus secepatnya mencari tau, kalau wanita itu adalah anak dari Pak David, mungkin tidak apa-apa, tapi kalau wanita itu adalah anak Pak Adit?" gumam Fathan.
Lalu, dia pun kembali melanjutkan langkahnya. 'akan aku cari tau lagi nanti,' batin Fathan.
***
Di tempat lain, lebih tepatnya di rumah Bayu. Ayarra tengah merapikan pakaiannya karena esok lusa dia akan ke Jerman menemui Indra.
Kepergian Ayarra bertepatan dengan pernikahan Arka dan Nia. Ayarra tidak ingin menyakiti hatinya lebih dari ini, karena melihat pernikahan orang yang dia cintai.
Baru mendengar mereka akan menikah saja hati Ayarra sudah seperti disayat sembilu, apa lagi kalau dia harus melihat mereka bersanding.
Itu tidak mungkin, maka dari itu Ayarra memutuskan untuk pergi dan akan kembali setelah hatinya siap.
Ayarra mengemasi barang-barangnya dengan sesekali mengelap air matanya yang mengalir. Ya dia menangis dalam diam, bagaimana tidak, siapa pun pasti akan menangis karena orang yang mereka cintai tidak bisa dia miliki.
Ayarra yang mendengar Angel memanggilnya langsung menghapus air matanya kasar, karena dia tidak ingin Angel taun jika dia bersedih.
"Iya Mah?" sahut Ayarra.
"Sayang, Mamah, mau bertanya sama kamu sekali lagi, apa kamu yakin Nak?" tanya Angel.
"Kamu habis nangis hm? kenapa sayang? Apa kamu kamu sih sedih karena Arka dan Nia? kalau kamu emang nggak mau pergi maka jangan pergi, tetaplah di sini sama Mamah dan Papah." Angel kembali bertanya karena melihat sisa air di pelupuk mata Ayarra.
"Mah, aku nggak kenapa-kenapa kok," ucap Ayarra tersenyum.
__ADS_1
"Sayang kamu jangan bohong sama Mamah, kamu tau kan kalau Mamah, ini adalah orang yang melahirkan kamu, tentu Mamah tau," desak Angel tapi tetap saja Ayarra menggeleng.
"Mah, aku memang sedih, tapi hanya sedikit. Itu juga karena aku nggak sabar," jawab Ayarra.
"Yaudah terserah kamu aja, tapi nanti kalau di sana kamu butuh apa pun jangan lupa telepon Mamah atau Papah ya," pesan Angel.
"Iya Mah, pasti. Makasih ya Mah, karena udah ijinin aku ke Jerman." Ayarra berterima kasih pada Angel karena sudah diinjinkan pergi.
"Iya sayang, tapi, apa nanti kamu mau dateng ke pernikahan mereka?" Angel kembali bertanya, membuat aktivitas Ayarra dalam mengemasi pakaiannya terhenti.
"Aku nggak akan datang Mah," jawab Ayarra kemudian kembali melanjutkan aktivitasnya.
"Baiklah, karena itu memang lebih baik," ucap Angel.
"Yaudah Mamah, turun dulu ya! setelah semuanya beres jangan lupa turun kita makan malam bersama ok!" Setelah mengatakan itu Angel pun pergi.
Setelah Angel pergi, Ayarra yang sejak tadi menahan kesedihannya langsung menangis tersedu-sedu saat mengingat kenangannya bersama Arka.
BERSAMBUNG...
Hai 👋 semoga suka ya sama ceritanya, jangan lupa kalau kalian sudah selesai membaca, tolong ya tinggalkan like and komennya 🙏
Kalau ada typo atau apalah itu yang mengganggu, harap di maklum ya 🙏 jempolku emang suka nakal 😂😂
Kalau ada yang mau ngasih bunga atau love monggo dengan senang hati aku akan menerimanya 😂
__ADS_1
Bantulah author Somplak sedikit ini untuk menjadi lebih baik. Terima kasih 😘
~*Salam sayang Author Somplak Dikit*~