
Dahlia sedang mengemas paket skincare yang akan di kirim ke para membernya,sebulan sekali Dahlia melakukan meeting zoom dengan para member yang berada di berbagai daerah.
Bisnisnya saat ini juga sedang naik daun pasalnya jenis skincare yang dia jual adalah yang paling di minati oleh wanita muda dan juga ibu rumah tangga.
Sudah banyak anggota baru yang tergabung untuk menjual produk skincare yang di jualnya saat ini.
Bisnis Daster kekinian juga mulai banyak di minati,Dahlia juga sedang merencanakan membuat sebuah butik untuk mengembangkan bisnisnya.
Di sela sela kesibukannya Dahlia juga selalu meluangkan waktu untuk anak semata wayangnya.
Setelah pulang berlibur di kampung anaknya lebih suka bermain dengan tupai tupai peliharaannya yang di bawa dari kampung.
Dahlia juga mengajarkan anaknya untuk membersihkan kandang dan juga bagaimana cara memandikan binatang kesayangan anaknya itu.
"Ma.... kalau libur sekolah lagi Al ke tempat kakek lagi ya.."
Al yang sedang memberi makan pasukan tupai meminta persetujuan dari mamanya.
"iya boleh.... tapi gak bisa lama lama di sana seperti libur kemarin..."
Dahlia memberi bayangan untuk anaknya sebenarnya ada rasa takut jika anaknya berlibur ke tempat kakeknya.
Kecintaan putranya dengan binatang tupai sudah pasti membuatnya ingin berburu bersama kakeknya lagi.
Mengingat kejadian ketika anak hampir menemui celaka di pinggir sungai itulah yang Dahlia takutkan.
"Al kan sudah besar ma... di sana nanti Al mai belajar menembak supaya Al aman jika Al memasang perangkap tupai..."
Bocah kecil kelas tiga Sekolah Dasar itu menganggap dirinya sudah besar,jiwa kakek yatno menurun pada Al.
"eh ...gayanya bilang udah besar ... di rumah dengar suara gelugur berteriak minta tolong ...."
__ADS_1
Dahlia menggoda anaknya yang memang sangat takut mendengar gelugur yang di kuat,
anaknya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Dahlia selalu membawa anaknya kemana dia pergi dan sudah pasti Al selalu membawa binatang kesayangannya ke dalam mobil mamanya.
Sebelum pulang ke rumah Dahlia membawa anaknya belanja di sebuah supermarket.
Ibu dan anak itu terlihat sangat ceria Dahlia memasukan barang belanjaannya ke keranjang.
Al juga memilih sendiri cemilan kesukaannya yang tidak pernah ketinggalan adalah makanan khusus tupai.
Seorang pria dari tadi mengamati kebersamaan ibu dan anak itu pria itu menghampiri meja kasir dan memberikan sebuah kartu kredit.
"Mbak jika wanita yang berbaju hijau itu sudah selesai belanja tolong daftar belanjanya di bayar dengan kartu saya ini..."
Pria berkacamata hitam itu menyodorkan kartu kreditnya.
jawab kasir itu dengan hormat.
"Oh iya ..satu lagi tolong jangan kasi tahu wanita itu,bila perlu tawarkan lagi produk produk terbaru di sini "
Pria itu berkata lagi dengan kasir lalu dia berpura pura belanja.
"Hai lia ..ketemu lagi kita di sini...."
Dahlia menoleh senyum indahnya menghiasi bibirnya yang hanya di poles sedikit lipstik.
"eh .. Bang Rudi.... lia lagi belanja keperluan di rumah bang sekalian cari makanan khusus tupai "
Dahlia bicara to the poin saja dengan Rudi,
__ADS_1
Dahi Rudi berkerut mendengar Dahlia mencari makanan tupai.
"makanan khusus tupai ?"
Ucap Rudi heran
"iya Om... Al di rumah ada lima ekor tupai "
Bocah kecil itu mewakili mamanya
"oh... anak ganteng suka dengan tupai ya.... pasti seru punya peliharaan tupai "
Rudi memasang wajah semanis mungkin mendengar nama tupai saja Rudi sudah geli apalagi kalau harus berinteraksi langsung dengan binatang tersebut.
"Al sangat suka dengan binatang tupai Om... "
anak itu menjelaskan jika dirinya pecinta tupai
("Kenapa harus tupai nak.... kenapa tidak kelinci, anjing ,burung dan masih banyak binatang lucu ")
Rudi berkata dalam hati dia menganggap hobi bocah tersebut sangat aneh.
Setelah merasa semua keperluan sudah lengkap Dahlia membawa barang belanjaannya ke meja kasir.
Betapa terkejutnya Dahlia ketika kasir mengatakan sudah ada yang membayar semua daftar belanjanya.
Dahlia menanyakan siapa orangnya kasir tersebut mengatakan tidak tahu,melihat Dahlia yang masih berusaha mencari informasi dengan kasir Rudi segera menuju meja kasir dan mengeluarkan kartu kredit yang lain supaya Dahlia tidak curiga.
Setelah Dahlia keluar dari supermarket Rudi memberi uang dua dua lembar uang seratus ribu pada kasir yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
("I LOVE YOU LIA ")
__ADS_1
Rudi berkata dalam hatinya