Ditikung Kakak Kandung

Ditikung Kakak Kandung
Bab 124


__ADS_3

"aaaakkhh! kenapa semua Malah menjadi seperti ini?!"teriak seorang wanita, dengan nada suara yang melengking. Bahkan, wanita itu mengobrak-abrik isi rumah kedua orang tuanya. karena merasa gerakannya kali ini, benar-benar terbatas.


"awas saja kau Tiara. aku tidak akan pernah membiarkanmu untuk merebut Zidane dariku."ucapnya mengeram Seraya sesekali melempar benda-benda yang tersisa di rumah itu.


Rumah milik Naomi itu sekarang sudah tidak bisa dikatakan sebagai rumah atau tempat tinggal. karena tempat itu, sudah seperti sebuah tempat yang baru saja terkena badai. benda-benda berhamburan di mana-mana.


Naomi baru saja mendapatkan kabar, jika Tiara dan juga Zidane telah menikah. dan yang lebih parahnya lagi, sang adik, Asmirandah juga telah berpisah dengan keluarga Prakoso itu. dan saat ini, wanita itu tengah bersama dengan Jordan adik sepupu dari Zidane.


Memang, Naomi tidak pernah mempermasalahkan kebersamaan antara Asmirandah dan juga Jordan. karena itu, memang merupakan keinginannya juga. namun, wanita itu tidak menyangka jika Tiara akan mengambil langkah lebih cepat darinya.


Apalagi, wanita yang memiliki rambut panjang sampai pinggang itu, juga didukung penuh oleh keluarga besar dari Prakoso. tentunya, wanita itu akan semakin leluasa dalam menjalankan aksinya.


"aku harus menghubungi Jordan dan memberitahu tentang masalah ini padanya."setelah mengatakan hal itu, Naomi segera mengambil ponsel yang tergeletak di atas tempat tidur.


("halo Naomi, ada apa? kalau tidak ada yang lebih penting, tolong jangan ganggu aku. karena saat ini, aku tengah menikmati momen bulan maduku.")


Baru saja wanita itu menekan icon bergambar telepon, suara Jordan di seberang sana sudah menyahut. hal itu sukses membuat Naomi yang mendengarnya, merasa semakin geram.


"apakah kau sudah tahu jika Tiara menikah dengan Zidane?"tanya Naomi.


("jujur saja aku tidak tahu. tapi pada saat terakhir kali aku di kediaman Prakoso, Oma dan juga Opa memang tengah membahas perjodohan antara Tiara dan juga Bang Zidane. tapi waktu itu, seingatku mereka berdua sangat menolak dan menentang pernikahan itu. aku juga merasa terkejut saat Tiara tiba-tiba menerima perjodohan itu.")


"Shiitt." umpatan itu seketika lolos dari bibir milik Naomi saat mendengar penuturan dari laki-laki yang memiliki jambang di sisi kiri dan kanan wajahnya itu.


Tanpa pikir panjang lagi, wanita itu segera menutup panggilan teleponnya. karena Naomi merasa, semua juga berakhir sia-sia.


"apa yang harus aku lakukan?!"tanya wanita itu dengan menarik rambut di kedua sisi kepalanya karena benar-benar merasa sangat frustasi dengan masalah yang saat ini, tengah dirinya hadapi.

__ADS_1


"tidak ada jalan lain! aku harus menyingkirkan wanita itu!"ujar Naomi tersenyum miring.


****


Sementara itu di tempat lain, terlihat seorang wanita yang tengah m*r*m*s kedua sisi ujung bajunya. saat dirinya, tidak sengaja mendengar penuturan dari seorang laki-laki yang berada di dalam kamar.


"apa benar yang aku dengar ini?"tanya Asmirandah dengan tubuh bergetar hebat. wanita itu baru saja sah menjadi istri dari Jordan. dan secara tidak sengaja, Asmirandah mendengar fakta yang sangat mengejutkan baginya.


Asmirandah terperanjat. saat mendapati, bahwa Jordan telah berdiri di hadapannya saat ini dengan senyuman manis yang tercetak jelas di wajah tampannya.


Refleks, wanita itu mengayunkan kakinya untuk melangkah mundur. hingga beberapa saat kemudian, wanita itu hanya mematung di tempatnya.


"apakah kamu ingin membersihkan dirimu terlebih dahulu?"tanya Jordan Seraya mengusap lembut pipi dari wanita yang telah resmi menjadi istrinya itu.


"apakah benar yang aku dengar itu bahwa Tiara telah menikah dengan Bang Zidane?"bukannya menjawab, Asmirandah justru malah balik bertanya.


Dan tanpa pikir panjang lagi, Jordan segera menganggukkan kepala."yang kamu dengar itu benar! Tiara memang telah menikah dengan Zidane. Mereka berdua adalah orang-orang terpilih yang dipilih langsung oleh Oma Keisha untuk dijadikan sepasang suami istri. jadi lebih baik, kau menyerah saja!"setelah mengatakan hal itu, Jordan segera menarik kedua sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman.


"untuk apa aku berbohong? Bahkan, Mereka adalah pasangan yang dinobatkan sebagai pasangan fenomenal tahun ini."setelah mengatakan hal itu, Jordan segera mengambil ponsel dan memperlihatkan sebuah video pada wanita itu.


Tentunya Hal itu membuat Asmirandah yang melihatnya, semakin histeris."hiks hiks hiks. kenapa dia melakukan hal ini?"tanya wanita itu dengan tangisan yang sangat teramat pilu.


Sementara Jordan, laki-laki itu menatap lekat ke arah istrinya yang saat ini tengah menangis tersedu-sedu.


"asal kau tahu Asmirandah, di dunia ini tidak ada seorang manusia punya bisa dipercaya! karena semuanya, merupakan makhluk Tuhan yang dapat berubah-ubah sifat dan juga hatinya sesuai dengan kehendakNya."ucap Jordan mencoba untuk memberikan teguran pada wanita itu.


Asmirandah yang mendengar itu, seketika mendongakkan kepalanya."termasuk juga dirimu?!"tanya Asmirandah sarkasme.

__ADS_1


Jordan seketika menggelengkan kepalanya."kecuali aku. karena di dunia ini, hanya aku yang mencintaimu dengan sangat tulus dan juga sangat besar."ucapnya sombong.


"cih," Asmirandah berdecih mendengar penuturan dari laki-laki yang baru saja, resmi menjadi suaminya itu.


"mana mungkin ada seseorang yang benar-benar hebat mengakui dirinya sendiri?"tanya wanita itu melirik sadis ke arah Jordan.


Setelah mengatakan hal itu, Asmirandah segera berlalu dari sana untuk menuju ke kamar. meninggalkan Jordan yang juga masuk ke dalam ruang kerjanya.


Mulai saat ini, laki-laki yang memiliki jambang tipis di wajahnya itu akan mencoba peruntungannya sendiri dengan membuka bisnis tanpa bantuan dan juga nama besar dari Prakoso. karena Jordan juga yakin, lambat laun keluarganya pasti akan mengetahui jika dirinya menikah dengan seseorang yang telah dijauhi dan di blacklist dari daftar wanita yang boleh dinikahi.


"aku akan buktikan, jika aku bisa tanpa bantuan dari kalian."setelah mengatakan hal itu, Jordan kembali mengerjakan apa yang harus ia kerjakan.


***


"apakah kau sudah menandatangani surat itu?"tanya Tiara dengan nada suara sedikit kencang.


Tentunya Hal itu membuat Zidane yang mendengarnya, melebarkan kedua matanya. dan dengan segera, laki-laki itu menghampiri dan langsung membekap mulut dari wanita itu.


"apa yang kau lakukan? Kau ingin membuatku mati?"tanya laki-laki itu dengan tatapan yang sangat mematikan.


"jika kau tidak ingin semuanya terbongkar, segera tanda tangani surat itu! atau kau ingin aku yang membongkarnya?!"tanya wanita itu dengan nada suara mengancam.


"dasar sialan kau!"hardiknya Seraya menunjuk ke arah wanita itu.


"hahaha aku sama sekali tidak peduli! yang jelas sekarang, tanda tangani surat itu dan serahkan pada Jordan!"setelah mengatakan hal itu, Tiara segera pergi dari sana.


tring!

__ADS_1


Sesaat setelah dirinya sampai di kamar pribadinya, wanita itu mendengar suara notifikasi di aplikasi hijaunya. menandakan ada sebuah story yang masuk dan diperbarui di sana.


Dengan tanpa pikir panjang lagi, wanita yang memiliki rambut panjang sampai pinggang itu segera membukanya.


__ADS_2