Ditikung Kakak Kandung

Ditikung Kakak Kandung
Bab 254


__ADS_3

Setelah puas menangisi nasibnya, Asmirandah memutuskan untuk segera menjual bangunan peninggalan keluarganya itu untuk pindah ke suatu negara untuk memulai hidup baru. karena jujur saja, di negara ini Asmirandah benar-benar merasakan kesakitan yang luar biasa. mulai dari skandal perselingkuhan antara kekasih dan juga kakak kandungnya, pernikahan terpaksa dengan Zidane, penculikan yang dilakukan oleh Jordan, kehilangan kedua orang tuanya secara tragis, dan juga penyiksaan yang dilakukan oleh keluarga Prakoso. itu semua, dilakukan tepat di negara ini.


Dan sekarang Asmirandah ingin sekali mengubur hal itu dalam-dalam dan tidak ingin mengungkitnya lagi. bahkan memasukkan ke dalam mimpi pun, Asmirandah sudah merasa tidak sanggup. Untuk itulah, wanita itu memutuskan untuk menjual semua peninggalan kedua orang tuanya dan memulai hidup baru di negara yang jauh.


"Kenapa kau ada di sini?"tanya Zidan saat mereka bertemu di sebuah restoran karena sedang menunggu seseorang.


"Aku ingin menjual semua peninggalan kedua orang tuaku dan meninggalkan negara ini untuk memulai hidup yang baru."jawab Asmirandah. namun sesaat, tatapannya menatap ke arah Zidane. membuat laki-laki yang memiliki wajah manis itu, seketika merasa kebingungan.


"kenapa?"tanya laki-laki itu menatap ke arah Asmirandah.


Sejenak Asmirandah terdiam mencoba untuk menimbang Apakah permintaannya ini dapat dikabulkan atau tidak. setelah berdiam cukup lama, pada akhirnya Asmirandah memutuskan untuk mengutarakan isi hatinya.

__ADS_1


"emm Bang, Apakah boleh aku membawa Haidar bersamaku? Aku ingin sekali bisa memeluk Haidar setiap hari."mohon Asmirandah menatap iba ke arah laki-laki itu.


Membuatnya seketika terdiam. "Kenapa Harus terpisah jika kita bisa melewati ini bersama-sama?"tanya laki-laki itu pada akhirnya.


"eh, maksudnya bagaimana?"tanya Asmirandah yang sangat terkejut dengan ucapan laki-laki itu.


Zidan yang mendengar itu, seketika tersenyum kecil. "bukankah kau masih sangat mencintaiku begitu pula dengan aku. untuk itu, mari kita menikah lagi agar mereka mendapatkan kasih sayang yang lengkap dari kedua orang tuanya. kita tidak usah memberitahu apa yang terjadi sebenarnya pada ketiga anak itu. agar mentalnya terjaga."tanpa diduga-duga, laki-laki berwajah manis itu mengungkapkan isi perasaannya.


Beberapa bulan kemudian....


Sudah hampir dua bulan setelah lamaran mendadak yang dilakukan oleh Zidan itu. akan tetapi Asmirandah masih belum memberikan jawaban yang pasti pada laki-laki yang memang masih ada di dalam hatinya saat ini.

__ADS_1


Sebenarnya Asmirandah masih sangat kebingungan apakah yang dilakukan oleh Zidan itu memang benar-benar sebuah kejujuran, ataukah hanya ingin membuat keluarganya untuk kembali.


"Asmirandah Apakah kau baik-baik saja?"tiba-tiba saja, Ajeng datang menghampiri mantan dari menantunya itu.


"Kenapa kamu tidak membalas perasaan dari Zidane. bukankah kalian masih saling mencintai?"tanya Ajeng dengan raut wajah kebingungan.


Asmirandah yang mendengar itu, seketika menundukkan kepala."aku hanya merasa takut untuk memulai semuanya kembali. Apakah aku akan bahagia jika masih bersama dengan bang Zidane?"tanya wanita itu dengan ada suara yang begitu lirih.


"aku berjanji, akan selalu membuatmu bahagia dan kita akan merawat ketiga anak itu, tanpa membedakan satu sama lain. Karena bagiku mereka adalah sama-sama anugerah terindah dari Tuhan."Asmirandah dan juga Ajeng seketika menoleh saat mendengar penuturan dari laki-laki itu.


Dan setelah berdiam diri cukup lama, pada akhirnya wanita cantik itu memutuskan untuk menerima pinangan dari Zidane.

__ADS_1


__ADS_2