Ditikung Kakak Kandung

Ditikung Kakak Kandung
Bab 36


__ADS_3

Saat ini Asmirandah dan juga Tiara, tengah berada di sekitar hotel tempat mereka menginap. dan mereka berdua, tengah berjalan-jalan menikmati suasana hotel yang terlihat dan terasa sangat asri itu.


"udaranya sejuk sekali."gumam Asmirandah Seraya menatap ke sekeliling.


Tiba-tiba saja Tiara menarik tangan sahabatnya itu dan menuju ke sebuah bibir pantai yang tidak jauh dari tempat Mereka berdiri.


"kenapa kamu mengajakku ke sin"tanya Asmirandah dengan raut wajah kebingungan. sementara Tiara, wanita itu hanya tersenyum tipis Seraya menuju ke arah beberapa pria yang tengah bersantai di sana dengan dagunya.


Tentu saja hal itu membuat Asmirandah yang melihatnya, memutar bola mata malas."mulai deh sifat centilnya kambuh."cibir wanita itu Seraya menggelengkan kepala.


Membuat Tiara yang mendengar itu, seketika tertawa kecil."nggak masalah kan, lagian aku kan juga jomblo."dengan santainya, wanita yang memiliki rambut sampai pinggang itu berjalan menghampiri para laki-laki itu.


Tentu saja hal itu membuat Asmirandah yang melihatnya, merasa sedikit panik. wanita cantik itu segera menarik tangan dari sahabatnya agar tidak meneruskan langkah untuk mendekati para lelaki itu.


"Tiara, kamu apa-apaan sih?!"tanya Asmirandah berbisik di telinga sahabatnya dengan nada suara yang ditekankan.


"sudahlah Asmirandah lebih baik kita senang-senang saja."jawab wanita itu dengan entengnya.


Asmirandah seketika menggelengkan kepalanya. saat mendengar penuturan dari Tiara itu.


"nggak, aku nggak mau!"tolaknya Seraya mencoba untuk menarik sahabatnya kembali ke posisi awal.


"sebentar saja. lagipula, kita tidak akan berbuat macam-macam."sahut wanita itu meyakinkan.


Namun Asmirandah sama sekali tidak menggubris ucapan dari sahabatnya itu. wanita itu tetap menarik tangan dari Tiara untuk menjauh dari sana. hingga tiba-tiba saja,...


bugh


"aaakkkhhhh!"


Asmirandah seketika jatuh tersungkur saat mendapatkan sebuah lemparan bola yang sangat keras mendarat tepat di kepalanya. tentu saja hal itu membuat semua orang yang ada di sana, seketika merasa panik.


"Mira, kamu tidak apa-apa?"tanya Tiara dengan raut wajah hampir saja menangis. karena melihat sahabatnya, terkapar tak sadarkan diri seperti itu.

__ADS_1


Tak lama berselang, beberapa laki-laki datang menghampiri seorang wanita yang tengah panik itu.


"Maaf saya tidak sengaja."ucap laki-laki itu menghampiri Tiara dan juga langsung menggendong wanita yang pingsan itu yang tak lain adalah Asmirandah.


hening...


Tidak ada sahutan dari Tiara. karena ternyata wanita itu, tengah menatap laki-laki itu dengan tatapan yang sangat kagum.


"hello nona, apakah anda baik-baik saja?"tanya laki-laki itu Seraya melambaikan tangan tepat di hadapan Tiara. hingga membuat wanita itu, seketika gelagapan dibuatnya.


"e...eh, maaf tuan maafkan saya."ucap Tiara dengan wajah merah padam seperti kepiting rebus karena menahan malu atas tingkahnya sendiri itu.


"dasar bodoh. seperti tidak pernah melihat laki-laki tampan saja."batinnya menutupi dirinya sendiri.


Kemudian dengan cepat, wanita itu berjalan mendahului laki-laki yang tengah menggendong Asmirandah itu menuju ke kamar mereka.


"oh, kalian berdua menginap di hotel ini?"tanya laki-laki itu dengan raut wajah terkejut.


Tiara yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepala. setelah sampai di dalam kamar, wanita yang memiliki rambut panjang sampai pinggang itu, segera memerintahkan laki-laki itu untuk merebahkan sahabatnya di tempat tidur.


"Nona, apakah anda baik-baik saja?"tanya laki-laki itu Seraya menggoyang-goyangkan pundak dari wanita itu. hingga membuatnya seketika tersadar.


"e...eh iya tuan, nanti akan saya panggilkan dokter untuk merawat atau memeriksa teman saya ini."ucap Tiara dengan tubuh sedikit bergetar. entah apa Sebabnya, hingga membuat wanita yang memiliki rambut panjang sampai ke pinggang itu gemetar seperti itu.


"sekali lagi saya minta maaf karena tidak sengaja membuat temanmu ini celaka."ucap laki-laki itu Seraya tersenyum simpul.


degh


Jantung Tiara seakan ingin lepas dari tempatnya. saat melihat senyuman manis dari laki-laki yang begitu indah itu.


"Ada apa denganku kenapa dengan jantungku? kenapa seperti ada kupu-kupu yang mengitari area perutku?"batin Tiara bertanya-tanya.


Maklum saja, sampai sebesar ini pun Tiara masih belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta akibat masa lalu yang cukup kelam yang dialami oleh wanita itu.

__ADS_1


"aku rasa aku mulai menyukainya."batin Tiara dengan raut wajah berbunga-bunga menatap ke arah laki-laki itu.


"Ya sudah. kalau begitu, saya permisi dulu. nanti kalau dia sudah sadar, kau bisa menghubungiku."ucapnya Seraya melangkah pergi dari sana.


"tunggu!"


"kenapa?"


"bagaimana caranya aku bisa memberitahukanmu? sementara aku tidak memiliki akses untuk itu?"tanya Tiara dengan raut wajah malu-malu.


Membuat laki-laki itu, seketika menepuk keningnya sendiri. karena merasa konyol dengan tingkah lakunya itu.


"oh iya aku sampai lupa."ucapnya Seraya mengambil ponsel dari saku celananya dan memperlihatkan sesuatu pada Tiara.


"jadi namamu Jordan?"tanya Tiara dengan ekspresi wajah yang sulit diartikan. dan pertanyaan itu, hanya dijawab anggukan kepala oleh si empunya.


Setelah selesai, laki-laki yang bernama Jordan itu segera keluar dari dalam kamar Tiara dan juga Asmirandah dengan senyuman yang terpatri dalam wajah tampan laki-laki itu. entah apa yang di pikirkan oleh laki-laki itu.


Sementara Tiara, wanita itu seketika merasa sangat girang berhasil mendapatkan apa yang ia inginkan.


"Ya Tuhan kenapa rasanya bahagia sekali"batin wanita itu meronta-ronta. kemudian mulai membayangkan sesuatu yang sangat indah bersama dengan laki-laki yang mulai mengungsi hati dan pikirannya itu.


"astaga sampai lupa!"pakai wanita itu tertahan. saat mendapati, sahabatnya masih tak sadarkan diri. dengan Segera, wanita itu menghubungi seseorang untuk memeriksa keadaan sahabatnya itu.


Namun, Tiara baru menyadari tentang kebutuhannya. bahwa wanita itu saat ini berada di negara orang. tentu saja akan sulit mendapatkan tenaga medis di tempat asing Seperti ini.


"astaga! kenapa kau jadi bodoh seperti ini sih Tiara?!"tanya wanita itu merutuki kebodohannya sendiri.


Kemudian dirinya teringat akan sesuatu. perasaan malu dan campur aduk, Tiara mulai mendali nomor seseorang dan menelponnya.


"halo ini siapa?"tanya seseorang itu dari seberang sana.


hening,...

__ADS_1


Tidak ada jawaban dari Tiara karena wanita itu, tiba-tiba saja merasa kaku saat mendengar suara dari orang itu yang terdengar sangat lembut di telinganya.


"halo apakah kau masih ada di sana?"tanya orang itu sekali lagi. membuat Tiara seketika gelagapan dibuatnya.


__ADS_2