Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 99


__ADS_3

setelah menghabiskan semua makanan, mereka langsung pulang ke rumah. mereka khawatir kalau besok rendy akan bangun telat gara gara kecapekan.


rendy sudah tidur di pangkuan maira, rendy juga sudah mulai akrab dengan keberadaan maira. maira juga sangat menyayangi rendy, walaupun mereka dulu tidak pernah akur, tapi berantem maira dengan rendy itu hanya berantem lucu.


(maira ternyata memiliki sisi keibuan dalam diri dia, bahkan dia bisa dengan mudah meluluhkan hati rendy begitu cepat) suara hati bram saat melihat maira yang tertidur sambil memeluk rendy


setelah beberapa menit mobil bram telah memasuku pekarangan rumah ramma, bram ingin membangunkan maira tapi dia tidak tega, akhirnya bram memanggil ramma untuk membawa rendy yang sedang tidur, dan dia akan membawa maira sampai ke kamar dia.


setelah menempatkan maira di dalam kamar, bram memutuskan untuk pamit pulang ke ratih dan willy yang ada di lantai bawah. setelah pamit bram membawa pergi mobilnya pulang kerumah dia.


*******


pagi menjelang, semua orang sudah bergegas untuk menunaikan sholat subuh berjamaah di musholla, vita kali ini juga memiliki tugas untuk membangunkan afik iparnya maira, yang memiliki jebiasaan buruk tidak mau bangun pagi kalau tidak di paksa dan di tarik dari tempat tidur nya.


"maira bangunnnnn...... " ucap vita sambil menarik selimut yang di gunakan maira


"maira..... ayoooo bangun, kalau tidak bangun, aku siram kamu nanti yah.. " ucap vita sambil terus menggoncang dan menarik tubuh maira


"ihhhh mbak vita.... masih pagi loh.. mbak, biasanya aku tidak pernah bangun jam segini. 5 menit lagi yahhh" ucap maira sambil terus menutup matanya


"Ra... tidak ada lima menit, cepetan bangun... nanti keburu malaikat izrail main berkunjung menemui kamu loh... " ucap maira sambil membuka mata maira


"ihhh mbak vita, bercandanya tidak lucu. aku aja belum mendapatkan hati kak bram masa iya harus di jemput malaikat izrail" jawab maira


"apa Ra. jadi kamu suka sama kak bram? " ucap vita untuk memastikan


"ahhhh enggak mbak... kamu pasti salah dengar pasti mbak, yah sudah aku ke kamar mandi dulu mau bersih bersih" jawab maira sambil berlari ke dalam kamar mandi


(haduhhh kenapa harus keceplosan seperti itu sih.... malu banget aku. nanti kalau mbak vita bilang sama kak ramma dan kak bram bagaimana.... ihhh maira mulut kamu ini kenapa tidak ada rem nya sihhh) suara hati maira sambil melihat kaca


"lebih baik aku segera ke musholla bawah, dari pada nanti mbak vita ngomong yang enggak enggak sama mereka senua" ucap maira pada dirinya sendiri

__ADS_1


******


setelah selesai sarapan, rendy di antar willy dan ratih untuk berangkat sekolah, sedangkan ramma mengantar vita dan maira ke kampus, karena mulai hari ini maira juga ikut kuliah di kelas dan fakultas yang sama seperti vita dan alin.


ramma sudah mengijinkan maira untuk masuk kuliah karena dia juga menghawatirkan keadaan vita saat tidak ada dia di sampingnya. ramma juga mengusahakan kalau vita, alin dan maira berada di lokasi yang sama saat kkn.


setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai di kampus, vita dan maira langsung berpamitan dengan ramma, dan setelah itu ramma langsung berangkat ke kantor karena ada meeting yang sangat penting.


maira dan vita berjalan bersama melewati lorong fakultas, dan mata semua mahasiswa kini tertuju dengan mereka. mereka semua tau kalau vita adalah istri dari ramma, tapi mereka tidak ada yabg tau kalau maira adalah adik dari pemilik kampus.


"Maira!!" ucap laki laki yang dulu pernah menyapa maira di mini konser band kampus


"hai... " jawab maira dengan senyum


"kamu kukiah di sini Ra, sejak kapan kenapa aku baru lihat kamu" ucap laki laki itu


"iya aku sekarang kuliah di sini, kenapa memang. ohh iya aku belum kenal sama kamu, siapa nama kamu" jawab maira


"ohhh iya, nama aku Reno. aku harap kita bisa jadi teman yah ra" ucap reno


maira dan vita langsung berjalan menuju kelas mata kukiah mereka, dan di dalan kelas sudah ada alin yang menunggu kedatangan mereka berdua. alin sengaja menyiapkan bangku kosong di sampingnya agar bisa di tempati sama maira dan vita.


"kalian dari maba saja sih... lama banget, aku sudah lumutan tauu nungguin kalian datang" ucap alin


"ini nieee sih maira, dapat kenalan baru, vokalis band yang ada di kampus kita. " jawab vita sambil melirik ke maira


"ihhh apaan sih mbak vuta, gosip aja... kita cuma tidak sengaja kenal aja kok, waktu aku nyumbang lagu di mini konser dia" ucap maira


"kak maira.... beneran kenal sama vokalis band itu, kalau tidak salah nama dia reno kan, iya reno" ucap alin


"enggak lin, ohh iya jangan panggil aku kak dong, panggil aja aku maira, biar lebih akrap kita" jawab maira

__ADS_1


"he he he he he iya maira" jawab alin


"cieee cieee baru masuk kampus sudah dapat cowok aja ni... sih maira" ucap vita yang mencoba menggoda maira


"mbak vita stop... jangan kaya gitu, aku beneran tidak ada apa apa sama dia" jawab maira


"Ra... kalau kamu mau dekat dengan dia juga tidak apa apa kok... dia kan tampan, jadi kalian pasti cocok banget" jawab alin


"sudah sudah... tuhhh dosen sudah masuk, jadi jangan bersisik ehhh salah berisik" ucap maira


"bersisik.... dikira kita ikan paling yahh lin," jawab vita sambil tersenyum


"tau tuhh... kalau orang sedang kasmaran mah suka gitu, suka salah tingkah" jawab alin


"ihhh kalian masih aja yah... tuh dosen sudah masuk, jadi kalian harus bisa diam dan tenang, kalau enggak aku laporin nie ke dosennya" ucap maira sambil melihat ke arah depan


"iya iya... kamu juga diam, sudah dengarkan saja dosennya bicara" jawab vita


"ihhh siapa yang mulai berisik sih,... " jawab maira sambil senyum kecil


dosen itu mulai mengabsen mahasiswa yang ada di ruang kelas itu satu persatu, namun saat nama maira tidak di panggil, dosen itu bertanya sama maira, kenapa nama dia tidak ada di dalam absen.


"kamu anak baru atau anak kelas lain yang masuk ke sini" tanya dosen tersebut


"saya anak baru pak. mungkin pihak akademik lupa memasukan nama saya ke dalam buku absen tersebut " jawab maira


"yah sudah sekarang kamu perkenalkan diri kamu di kelas ini" ucap dosen tersebut


"iya pak.... baik, perkenalkan nama saya Maira Shaina D saya mahasiswa baru di kelas ini, jadi saya mohon kalian bisa menerima saya sebagai teman baru kalian" ucap maira sambil berdiri


"D itu apa maira" tanya dosen itu lagi

__ADS_1


"D itu nama marga keluarga saya pak, dan itu terlalu panjang jadi biasanya di singkat dengan D saja" jawab maira


kelas berjalan dengan baik, semua mahasiswa memperhatikan mata kuliah dengan seksama, bahkan dosen sangat memuji maira karena dia selalu bisa memberikan argumen yang tepat saat di tanya.


__ADS_2