Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 243


__ADS_3

jam alaram dari ponsel adinda sudah berbunyi, sehingga reno yang mendengarnya jadi kebangun.


"aduh kepala ku pusing banget yah... " ucap reno yang bangun


(hahh kenapa aku tidur di sini... kenapa aku jadi datu kamar sama adinda, sebenarnya apa yang terjadi semalam, kenapa aku berakhir di sini) suara hati reno dan dia terus memandang wajah adinda yang sedang tidur dari bawah


karena alaram adinda terus berbunyi, jadi dia juga ikut bangun dari tidurnya. adinda menggerakkan badan dia karena terasa sakit semua, mungkin karena dia tidur drngan posisi yang tidak benar.


"kak reno... dari kapan kamu bangun, kenapa tidak membangunkan aku" ucap adinda


"aku juga baru bangun, tapi aku heran kenapa aku bisa berada di sini... apa tadi malam kita.... " ucap reno


"jangan berfikiran yang tidak tidak.... kita tidak ngapa ngapain. lagian kamu mau berapa lama lagi tidur di kaki ku seperti ini, apa kakak terlalu nyaman yah... sampai tidak mau bangun" jawab adinda


reno langsung bangun dari kaki adinda... dan dia duduk di samping adinda.


"hufff kebas banget kaki ku.... sumpah .... kakak enak banget bisa tidur dengan nyenyak di kaki ku. sedangkan aku hanya bisa tidur dengan duduk" ucap adinda


"emangnya ada dengan aku semalam, kenapa aku tidak ingat semuanya, dan bangun bangun krpala aku sakit banget" tanya reni yang penasaran


"lebih baik kakak kembali ke kamar kakak, dan sholat, aku mau bangunkan mbak indah dulu yang ada di kamar bersama kak rendy" ucap adinda dan dia pergi ke kamar sebelah


reno masih berfikir tentang apa yang sebenarnya terjadi, jadi dia mengikuti adinda sampai ke kamar dia.


reno juga tidak kalah terkejut saat melihat indah harus tidur ddrngan duduk di lantai dan rendy terus memegang tangannya.


"mbak... bangun mbak, sudah subuh, kita kembali ke kamar aja sendiri sebelum semua orang sadar dengan ini semua" ucap adinda sambil menggoyangkan tubuh indah


indah langsung bangun, dan dia langsung melepaskan tangan Rendy yang memegang dia, dan mereka kembali ke kamar mereka masing masing.


indah dan adinda memang sengaja tidak mengatakan pada mereka kalau mereka semalam keluar dari rumah dan mabuk mabuk bersama warga desa.

__ADS_1


rendy dan reno sama sama bingung dengan keadaan mereka sendiri, karena seingat mereka itu, kemarin malam mereka melihat arjuna dan ariel keluar dari rumah dan mereka mengikuti sampai ke pendopo desa, dan setelah itu mereka kehilangan jejak arjuna dan Ariel, lalu sydah mereka tidak ingat apa apa lagi dan tahu tahu sudah ada di dalam kamar.


karena kepala mereka masih berat dan sakit, setelah sholat subuh mereka tidur lagi, dan itu juga di lakukan indah sama adinda, dari semalam mereka tidak bisa tidur nyeyak karena harus menjaga rendy dan reno sampai malam.


adinda dan indah bangun jam 8 pagi, sedangkan reno dan rendy masih belum bangun, arjuna dan ariel juva masih enggan bangun.


"dinda.... kakak dam saudara kamu dimana, apa mereka belum bangun? tumben sekali, biasanya mereka olahraga pagi, tapib ini kok masih tidur semua" ucap ramma


"adinda juga tidak tahu pi... nanti kalau mereka bangun aja di tanyaain, kok tumben mereka bangun telat, " jawab adinda


mereka makan pagi bersama, tapi arjuna, ariel, rendy dan reno tidak ikut karena mereka belum turun dari kamar mereka.


*******


indah dan adinda bermanin di kebun teh depan rumah, mereka menyapa para pegawai yang sedang kerja, mereka juga ikut membantu memetik daun teh, dan juga pastinya berfoto foto ria.


"dinda.... " suara reno yang memanggil adinda


"kamu masih hutang penjelasan sama aku, kita semalam ngapain aj, ayo kita jalan sambil kamu cerita" ucap reno sambil menarik tangan adinda


"kamu juga ndah... kamu masih hutang penjelasan, karena kata reno kamu semalam tidur di kamar ku, dan aku menggandeng tangan kamu terus, emangnya tadi malam kita ngapain sih " ucap rendy yang penasaran


"kamu beneran lupa atau pura pura lupa hahhh" tanya indah sambil bermain daun teh


"aki beneran lupa, yang aku ingat hanya saat itu aku pergi buat ngejar arjuna dan ariel yang pergi keluar rumah dan setelah itu aku kehilangan jejak mereka, lalu ada yang menawarkan aku dan reno minuman yahh kita minum, karena tidak rnak menolaknya" jawab rendy


"jadi kemarin kalian menyusul arjuna dan ariel? " tanya indah


"iya.... dan setelah minum aku tidak ingat apa apa lagi beneran" jawab rendy


"kamu kemarin mabuk berat, trus untung saja aku dan adinda ngeh kalau kalian tidak ada di dalam kamar, jadi kami mencari kalian, ehhh ternyata kamu sudah asik joget sambil membawa minuman"

__ADS_1


"adinda membawa kalian untuk keluar dari pendopo dan aku membawa kamu balik ke rumah, trus adinda membawa reno balik, kamu tahu.... apa yang kamu lakukan saat mabuk? " ucap indah


"enggak.... emang aku melakukan apa? " rendy yang semakin penasaran


"ha ha ha ha kamu itu hampir berubah kaya anak kecil.... main lompat lompatan di kasur, nangis, teriak terik, dan saat aku mau kasih kamu susu putih... kamu benar benar kaya anak kecil yang di paksa untuk makan, baru kali ini aku melihat sisi lain dari seorang rendy dirgantara " ucap indah sambil senyum senyum


"hahhh... kamu bohong kamu. mana mungkin aku seperti itu.... trus kenapa aku ada di dalam kamar berdua sama kamu? " tanya rendy sambil memasang wajah seriusnya


"yahh kamu sama reno benar benar buat ulah... aku sama adinda sangat bingung, karena kalian terus nyanyi dan teriak teriak kalau di satukan, jadi kami terpaksa memisah kalian, reno bersama adinda di kamar kami, dan kamu sama aku di kamar kalian"


"tapi kamu jangan berfikiran yang aneh aneh, kita tidak ngapa ngapain kok, yang ada itu aku harus tidur sambil duduk di lantai gara gara kamu terus memegang tangan ku dan memeluknya, jadi aku tidak bisa ngapa bgapin dampai pagi, trus adinda ngajak aku sholat subuh, dan reno sudah kembali ke kamar dia buat membangunkan kamu tadi" penjelasan indah


"jadi semalam.... aku benar benar di bawah kontrol minuman keras. kenapa garus aku minum sih itu, dan lagian kenapa arjuna dan ariel pakai keluar rumah, kalau mereka tidak keluar kan ini semua tidak akan terjadi " ucap rendy


"aku sama adinda juga melihat mereka saat keluar rumah, jadi kami juga mengikuti mereka, tapi kami tidak melihat kalian waktu ke luar rumah" ucap indah


"trus bagaimana... keadaan mereka" tanya rendy


"mereka juga sempat mabuk, tapi tidak parah, jadi aku sama adinda madih bisa mengontrol mereka dan saat kami kasih susu, mereka langsung tidur, beda dengan kalian.... yang terus buat olah he he he he" jawab indah


"ndah... aku minta maaf yah sama kamu... kamu semalam pasti repot banget yah... buat nyadarin aku" ucap rendy yang menyesal


"apaan sih... biasa aja... lagian aku juga senang, bisa tahu saat seorang rendy yang sedang mabuk itu seperti apa, ternyata lucu banget yah... he he he he" jawab indah


"yah sudah... jangan di ambil pusing... lagian yang tahu itu hanya aku aja kok, jadi santai aja. tapi kamu sudah tidak apa apa kan? " ucap indah


"tidak... aku sudah tidak kenapa napa kok... " jawab rendy


"kita jalan jalan yuk... besok kan kita harus pulang jadi cuma hari ini buat jalan jalan" ucap indah


"yah sudah ayo.... aku akan ajak kamu keliling perkebunan dan desa sini" jawab rendy

__ADS_1


mereka berdua jalan jalan keliling perkebunan, dan mereka juga berfoto foto bersama. karena memang besok pagi mereka harus pulang, buat kembali ke aktivitas mereka masing masing.


__ADS_2