Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 141


__ADS_3

para tamu sudah memasuki tempat acara, kini hanya tinggal kedatangan maira dan juga bram. vita, ramma dan yang lainnya sudah berkumpul di tempat resepsi untuk menyapa rekan bisnis dan juga sahabat mereka.


"selamat malam tuan ramma " ucap salah seorang tamu


ramma yang mendengar itu langsung menoleh ke arah sumber suara itu, dan dia mengajak vita untuk mendampingi bertemu dengan para sahabat dan rekan bisnisnya


"pak nugroho... apa kabar, lama kita tidak jumpa" jawab ramma sambil menjabat tangan pak nugroho


"iya pak ramma, kita sudah sangat lama tidak bertemu. ohh iya siapa gadis cabtik di samping tuan ini" ucap pak nugroho


"ohh iya kenalkan. ini vita istri ku, dan sekarang istriku ini sedang mengandung buah cinta kita" jawab ramma sambil memeluk vita


"ohhhh ternyata gadis cantik ini istri tuan, saya kira dia ini adik tuan he he he he " ucap pak nugroho


"iya pak kenalkan saya vita istri sah nya tuan ramma " jawab vita sambil melempar senyum


"sayang, aku ke sana dulu yah... kasian alin sendirian" ucap vita yang berpamitan ke ramma, karena dia kurang nyaman untuk berdiri bersama rekan bisnis suaminya


setelah berpamitan, vita langsung pergi menemui alin yang sedang mencicipi makanan.


"woyyy makan aja kamu itu lin.... temanin aku duduk di sana yah, punggung ku sakit banget, semenjak hamil aku jadi mudah lelah" ucap vita


"iya iya... dari pada kamu kenapa napa, kita duduk saja di sana. mungkin ini karena kehamilan kamu sudah makin besar vit, jadi makin berat untuk di ajak jalan jalan lama" jawab alin sambil menuntun vita ke kursi yang sudah di sediakan


tak lama pembawa acara memberikan info kalau pengantin akan memasuki tempat acara, dan para tamu di minta untuk berdiri di samping karpet merah agar pengantin bisa berjalan tanpa ada halangan.


beberapa menit kemudian, maira dan bram berjalan bersama dengan di iringi anak anak kecil di belakangnya sambil melemparkan kelopak bunga mawar. para tamu yang melihat sepasang pengantin tersebut, ikut merasakan kebahagiaan dan mereka semua memuji kecantikan maira dan ketampanan bram.

__ADS_1


setelah mereka berdiri di pelaminan, kini ratih, willy, mama bram dan juga perwakilan saudara bram, ikut berjalan menuju pelaminan untuk mendampingi pengantin.


setelah itu pembawa acara menyuruh semua tamu untuk berbaris rapi, untuk memberikan ucapan selamat dan juga doa kepada kedua mempelai yang sedang berbahagia.


acara berjalan begitu meriah, tepat pukul 11 malam acara telah selesai dan para tamu sudah pulang semua. kini tinggal orang orang WO dan di bantu asisten rumah tangga ramma yang bersih bersih dan menyisihkan makanan yang masih tersisa.


semua anggota keluarga sudah pulang, dan juga mama bram sendiri juga memilih pulang setelah acara selesai. alin di suruh nginap di rumah ramma karena mamanya sedang ada di luar kota, jadi dari pada alin sendirian ramma menyuruh nya untuk tinggal di salah satu kamar yang ada di rumah nya.


*****


"akhirnya yah sayang, acaranya sudah selesai, aku capek banget.... " ucap vita sambil langsung merebahkan badannya di atas kasur


"kamu tidak apa apa kan, ada yang sakit tidak? " tanya ramma sambil ngelus kepala vita


"sekarang sih tidak, tapi kaki ku kalau di buat jalan dan berdiri lama itu pasti sakit. soalnya kaki ku mulai bengkak dua duanya" jawab vita sambil ngasih tahu ke ramma kalau kakinya mulai bengkak


"iya, kalau tidak salah ingat, bengkaknya itu dari kemarin. tapi aku sengaja tidak bilang, soalnya kamu sendiri sibuk banget jadi aku tidak mau mengganggu kamu" jawab vita


"sayang.... sesibuk apapun aku, kalau ini demo kamu dan juga anak kita, aku akan kulakukan semuanya, kerjaan sebanyak apapun pasti aku tinggal" ucap ramma sambil menyentuh pipi vita


"iya sayang, besok saja yah ke rumah sakitnya, sekarang aku mau istirahat dulu... capek sekali" jawab vita


"iya besok saja, sekarang kamu mandi dulu, bersih bersih dan setelah itu aku akan oleskan minyak gosok di kaki kamu, sementara kamu mandi aku akan ngecek rendy dulu dan sekalian aku mandi di kamar rendy" jawab ramma


vita langsung masuk ke dalam kemar mandi, sedangkan ramma masuk ke dalam kamar rendy untuk ngecek apa rendy sudah tidur atau belum.


ramma yang melihat putranya tidur dengan pulas, dia langsung menyelimuti tubuh rendy, dan merubah suhu AC agar lebih dingin. setelah itu ramma langsung mandi di kamar putranya itu.

__ADS_1


setelah selesai mandi ramma kembali ke dalam kamarnya, dan dia melihat vita yang sedang memijat kakinya yang terlihat membesar.


"sayang.... masih sakit kaki nya" tanya ramma pada vita


"tidak sakit sih, tapi rasanya itu kaya lebih ke capek, jadi berat banget gitu kaki aku" jawab vita


"yah sudah bentar yah, semoga ini bisa sedikit membantu " ucap ramma sambil mengambil minyak gosok di laci meja


"ehhhh sayang.... jangan... " ucap vita saat terkejut ramma memegang kakinya


"sudah... tidak apa apa, masa kamu malu kalau kakimu aku pegang" ucap ramma sambil memberikan senyuman ke vita


"tapi sayang, tidak pantas masa kamu pegang pegang kaki aku, kamu itu suami ku bukan pelayan, jadi tidak pantas kalau kamu duduk di bawah sambil memijat kaki ku" jawab vita sambil mengangkat tangan ramma biar ramma berdiri


"yah sudah kalau begitu kamu berbaring saja, biar aku obatin kaki kamu di atas anjang, ehhttt tidak ada penolakan, kalau masih nolak juga, aku bawa kamu ke rumah sakit sekarang " ucap ramma dengan sungguh sungguh


"iya.... kamu menang sekarang, maaf yah... gara gara aku sakit, kamu jadi repot kaya begini" jawab vita sambil terus menatap lekat ramma


(terima kasih Ya Allah, engkau telah sudih memberikan aku suami yang begitu baik dan juga sangat sempurna seperti kak ramma, kalau mengingat dari mana aku berasal dulu, sepertinya sangat mustahil untuk bermimpi memiliki suami seperti kak ramma, tapi kali ini aku tidak bermimpi, dia adalah suamiku, suami yang sangat mencintai dan juga menyayangi ku. ) suara hati vita, dan tanpa sadar vita juga meneteskan air matanya


"sayang apa tambah sakit, kenapa kamu menangis" tanya ramma yang khawatir


"tidak kak.... aku hanya terharu saja, kalau aku bisa di perlakukan seperti seorang ratu seperti ini, terima kasih kak, karena kakak sudah mau mencintai aku" jawab vita sambil tersenyum


"kamu ngomong apa sih.... oke, kita tidur sekarang, jangan nangis nangis lagi. selamat tidur" ucap ramma sambil mencium kening vita


"selamat tidur" jawab vita

__ADS_1


ramma langsung memeluk vita dengan sangat erat, vita juga sangat suka dan dia merasa sangat nyaman berada di dalam pelukan ramma


__ADS_2