Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 134


__ADS_3

ramma yang melihat anak anak sudah berkumpul dan sedang menatap penuh tanya ke arah dia, membuat ramma akhirnya angkat bicara dan menjelaskan semuanya.


"saya tahu kalian paati bingung, kenapa saya, satria dan bram bisa tiba tiba ada di sini. saya akan jelaskan semuanya kepada kalian, mungkin kalian sudah mengenal kita bertiga sebagai pemilik kampus, tapi yang kalian tidak tahu, vita adalah istri saya, maira adalah adik kandung saya, dan alin sudah saya anggap sebagai adik saya sendiri, maka dari itu saya ada di sini untuk terus memantau keadaan istri saya yang sedang hamil 2 bulan dan juga menjaga adik adik saya" ucap ramma yang menjelaskan semuanya sama semua anak yang ada di ruangan tersebut


sontak semua anak menjadi terkejut karena ternyata selama ini teman mereka adalah orang orang penting di kampus. mereka tidak pernah menyangka kalau 3 perempuan yang selalu berpenampilan sederhana, bahkan mereka tidak pilih pilih dalam berteman, dan juga rela masak di dapur adalah seorang istri dan adik dari pemilik kampus.


"dan juga, yang perlu kalian ketahui kalau maira adalah tunangan saya, dia adalah calon istri saya jadi kalian yang laki laki jangan pernah goda godain dia kalau tidak mau nilai kalian jadi jelek" ucap bram pada semua anak laki laki


"kak bramm... ihhh apaan sih" saut maira sambil memukul lengan kiri bram yang membuat vita dan alin menahan tawanya


"jadi lebih tepatnya 3 perempuan cantik ini tidak sedang jomblo, karena mereka sudah memiliki pasangan masing masing termasuk alin juga tunangan saya" ucap satria sambil merangkul pundak alin


"haduhhh kak satria, kak bram. bisa tidak sih, sampingkan dulu masalah pribadi dan perkenalannya, ini ada yang jauh lebih penting. reno dan teman temannya belum kembali juga dan ponsel nya tidak bisa di hubungi " ucap vita yang agak sedikit jengkel dengan sikap kakak kakak nya itu


"iya tau nie kak satria dan kak bram, tadi katanya mau membantu mencari mereka yang hilang. ini malah membanggakan diri nya sendiri" ucap maira


"oke oke sekarang kita pergi ke rumah pak kepala desa, tapi jangan ikut semuanya, sebagian ada yang tinggal do sini, karena nanti kalau mereka pulang kalian bisa ngasih tahu ke kita " jawab ramma

__ADS_1


"oke bang bagaimana kalau kita ber 6 saja yang kesana, ehh tunggu tambah indra juga deh, diakan yang tahu kejadiannya jadi nanti indra kamu cerita semuanya yang kamu ketahui ke pak kepala desa yah" ucap maira


dan mereka semuanya setuju, sebagian anak anak menunggu di basecamp. sambil menunggu vita dan yang lainnya kembali, mereka membuat PPT untuk bahan presentasi mereka di kantor desa.


*******


mereka bertuju menuju rumah pak kepala desaa, dan pak aji sendiri sedikit terkejut karena tiba tiba anak anak kkn datang bertamu di rumah dia.


pak aji mempersilakan mereka untuk duduk dan pak aji mulai bertanya tentang prihal kedatangan mereka di malam hari. mereka sendiri awalnya minta maaf karena mengganggu malam malam, tapi karena ini sangat penting jadi mereka terpaksa.


mereka menceritakan semuanya sama pak aji, dan benar saja pak aji sangat terkejut dengan cerita itu. karena kejadian ini selalu terulang kembali dan preman preman itu yang selalu menjadi pelakunya, bahkan pak aji juga cerita kalau awal bulan kemarin mereka baru bebas dari hukuman penjara, kini mereka berulah kembali.


"kalau boleh tahu, mereka karena apa yah pak kok sampai di penjara " tanya maira yang terkejut


"iya mbak ini kira kira kejadian nya sudah 3 tahun yang lalu, awalnya mereka sering main ke basecamp anak anak kkn, dan ternyata mereka diam diam mencuri barang barang berharga dari anak anak, dan mereka menyekap beberapa anak dan juga menyiksanya, dan setelah itu mereka meminta tebusan yang sangat banyak dari orang tua anak kkn tersebut, orang tua anak anak datang dengan membawa polisi, sehingga mereka menggerebek tempat persembunyian dari brandal brandal itu. "


"karena merela tahu ada polisi yang datang, membuat mereka kalang kabut, sehingga mereka menyelakai salah seorang anak kkn yang membuat anak tersebut kehilangan 4 jari mereka, dan orang tuanya tidak terima jadi mereka di penjara selama selama kurang lebih 2 setengah tahun" penjelasan dari pak aji

__ADS_1


"lalu kalau begitu nasib ke tiga teman kita bagaimana pak, kita harus selamatkan mereka segera" ucap vita yang semakin khawatir


"iya, kita kerumah orang tua pelaku dulu, kita tanya anak anak mereka sedang ada di mana. semoga saja orang tua mereka tahu di mana keberadaan berandal berandal itu. mari pak mbak ikut saya segera" jawab pak aji


mereka semua berjalan mengikuti pak aji, menuju rumah yang berada tidak terlalu jauh dari tempat mereka tinggal. setelah sampai pak aji mengetuk pintu rumah tersebut dan tak lama yang punya rumah keluar dan mempersilahkan mereka semua untuk masuk.


pak aji menceritakan semuanya, pada orang tua yang bersangkutan, setelah oak aji selesai bercerita . orang tua dari pelaku tersebut menangis karena audah tidak tahu lagi bagaimana menyikapi tingkah laku anak nya yang tidak bisa berubah. bahkan hukuman penjara juga tidak bisa membuat mereka jera.


orang tua dari kelima pelaku sudah menyerah kan semuanya sama pak aji selaku kepala desa, karena mereka susah angkat tangan tidak mau lagi membela putra mereka yang sudah seperti berandal.


salah seorang orang tua pelaku, memberi tahu kalau anak mereka bilang mau pergi ke basecamp mereka yang ada di dalam kebun ujung desa. mendengar itu pak aji ingin segera bergegas untuk menuju ke sana dan menyelamatkan anak anak kkn yang mereka sekap.


saat pak aji mau menelpon polisi, pak aji melarang itu semua, karena memang belum pasti anak anak itu ada sama mereka, kalau anak anak itu tidak ada, ramma takut kalau nanti di bilang ngasih laporan palsu.


"jangan laporkan polisi, kita selidiki dulu. saya punya cara lain untuk membuat mereka jera. jadi ikutin saja permainan saya" ucap ramma


ramma mengambil ponselnya untuk menghubungi anak buah dia untuk datang ke lokasi ini, untuk membantu dia.

__ADS_1


"Hallo pak udin, saya minta bapak untuk datang ke kota x desa x sekarang juga. dan jangan lupa ajak pak seno juga dan beberapa anak buah kalian. kalian gunakan saja helikopter untuk datang ke sini agar saya tidak menunggu lama kalian, nanti kalian akan turun di tengah sawah yang sudah saya kasih tanda bendera mereh" ramma yang menghubungi pak udin, setelah menghubungi pak udin mereka langsung bergerak untuk menyelamatkan reno dan teman temannya


__ADS_2