
ramma dan vita bergabung di meja makan untuk makan bersama, kini tinggal maira dan bram yang belum keluar dari kamar, maklum pengantin baru. semua anggita keluarga juga tidak enak untuk membangunkan mereka, karena pasti capek yang mereka rasakan 2 kali lipat dari capek semua orang.
"vita itu kaki kamu bengkak sayang.... " ucap ratih yang baru tahu perubahan di kaki vita
"iya mam... kaki vita bengkak dari kemarin, mangkanya waktu acara resepsi, vita banyak duduk karena kaki vita sakit banget kalau di buat berdiri lama" jawab vita
"ram... kamu harus cek itu, setahu mama sih kalau kaki bengkak pada ibu hamil itu masih hal yang wajar, tapi apa salahnya untuk cek ke dokter, siapa tahu ada solusi buat kaki vita" ucap ratih kepada ramma
"iya mam... habis ini rencananya kita mau cek semuanya ke dokter, sekalian bulan ini waktunya sih dedek buat USG" jawab ramma
"yah sudah kalau begitu" jawab ratih
"aku kira kamu makin gendut vit, ehhh ternyata kaki kamu bengkak" ucap alin sambil tertawa
"enak aja, emang kamu tidak bisa bedain mana bengkak mana gendut hahhh" jaweab vita
"sayangg emang aku sekarang gendutan yah... " tanya vita pada ramma
"wahh gawat loe ram, loe harus kasih jawaban yang yang pas, biar dia tidak marah... walaupun bohong, itu demi kebaikan loe sendiri " bisik satria pada ramma
"ehhh emmm... tidak kok sayang, kamu tidak gendut, cuma berisi dikit. tapi walaupun gendut juga tidak apa apa, aku tetap sayang dan cinta sama kamu," jawab ramma yang mencoba jujur pada vita
"jadi beneran aku gendut yah.... pantesan baju aku yang lama sudah tidak muat di badan ku, aku kira bajunya yang mengecil tapi ternyata aku yang membesar" ucap vita sambil manyun dan menunduk
"ohh kalau begitu, sekalian saja habis kita ke dokter, kita belanja baju buat kamu. kamu bebas mau pilih baju atau belanja apa saja" jawab ramma yang mencoba menghibur vita
"beneran.... kita nanti belanja, jangan bohong yah..... " ucap vita yang sudah mulai tersenyum
"iya sayang, tapi nanti kamu duduk di kursi roda aja yah... jangan jalan, kaki kamu kan masih sakit" jawab ramma
"iya tidak apa apa, yang penting kita belanja" jawab vita sambil meneruskan makannya
"mami... papi.... lendy ikut yah, pokoknya lendy ikut, halus ikut... tidak boleh tidak, halus ikut.... telima kasih papi mami, nek... bantuin lendy untuk ganti baju yah, lendy di ajak mami papi buat belanja" ucap rendy sambil menarik tangan ratih
__ADS_1
"hahhh itu sih rendy, minta, maksa, atau apa? " ucap alin sambil mangap
"aku juga tidak tahu lin, bahkan kita aja tidak di kasih kesempatan untuk ngomong ke dia boleh atau tidak" jawab vita
"sumpah anak loe bener bener pinter banget ram... dia itu tadi maksa dengan dalih di ajak, " ucap satria
"cucu kakek memang hebat, dia bisa membuat semua orang terdiam dengan tingkah dia" ucap willy
"untung itu anak, anak gue, coba kalau bukan" ucap ramma.
*******
maira mulai bangun dari tempat tidurnya, saat dia melihat ke jam dinding, betapa terkejutnya dia saat jam menunjukan pukul 10. dia langsung membangunkan bram yang masih lelap tidur di sampingnya.
"kak.... kak bram, bangun kak sudah siang.... pasti ini tinggal kita yang belum bangun" ucap maira sambil menggoyangkan tubuh bram
"hammm... memang jam berapa sayang sekarang, kalau masih jam 6, tolong biarkan kakak tidur sebentar lagi yah... kakak capek banget gara gara semalam" jawab bram
"hahhh apa jam 10" bram langsung membuka matanya dan dia langsung melihat ke arah jam dinding
"maira juga kaget, bangub bangun sudah siang kaya gini, ini pasti semua keluarga sudah berkumpul di bawah dan nungguin kita" ucap maira
"haduh... ini gara gara semalam kita mainnya sampai subuh, jadi bangun kesiangan gini " ucap bram
"yahh abis, kakak tidak tanggung tanggung, ngajakin maira main sampai subuh, untung kita selesai langsung sholat" jaqab maira
"yah sudah kita mandi bareng aja bagaiman, biar cepet" solusi dari bram
"hahh apa... tidak... maira malu, masa iya kita mau mandi bareng" ucap maira
"ya ampun sayang.... kamu lupa, tadi malam kakak sudah lihat bentuk polos tubuh kamu, dan kamu juga sudah lihat bentuk polos dari tubuh kakak, kenapa masih malu" goda bram pada istrinya dan seketika wajah maira memerah
"hehhhh.... yah tapi kalau kita mandi bareng, apa kakak bisa janji cuma mandi saja, nanti malah kakak minta lebih, tidak sekedar mandi" ucap maira
__ADS_1
"yahh kalau itu kakak tidak bisa janji, kalau kamu menggoda kakak, yah apa boleh buat.... kakak akan makan kamu lagi di kamar mandi" jawab bram
"hahh.... kak.... yah sudah kakak mandi saja dulu, aku beres beres kamar, dan ambilkan baju buat kakak" ucap maira sambil menarik tangan bram agar bram bisa cepat bisa mandi
"iya kakak mandi dulu sama kamu sayang" ucap bram yang masih menggoda maira
"ihhh kak bram.... sudah sana, mandi dulu aja sendiri" ucap maira sambil mendorong tubuh bram ke dalam kamar mandi dan maira menutup pintu kamar mandi tersebut
sementara bram mandi, maira membereskan tempat tidurnya, dan menyiapkan baju untuk di gunakan bram setelah mandi.
setelah beberapa saat bram keluar dari dalam kamar mandi tanpa menggunakan saehelai benang di tubuhnya, dan hal itu membuat maira sangat terkejut.
"kak... bram...... " teriak maira sambil berlari mengambil handuk dan menutupi tubuh bram yang polos
"kamu ngapain teriak sih sayang" ucap bram
"yang apa apaan itu kakak tahu, apa coba maksudnya dengan keluar tanpa memakai apa apa, di dalam kamar mandi kan ada handuk, kenapa tidak di pakai. untung gorden ini belum aku buka, coba kalau sudah.... " jawab maira sambil geleng geleng melihat tingkah bram
"yah karena kakak tahu gorden nya belum kamu buka, mangkanya kakak berani menggoda kamu seperti itu, habisnya kamu kakak ajak mandi bareng tidak mau" jawab bram dengan santainya
"Ya Allah.... suami siapa sih ini, bener bener yah.... kelakuannya tidak bisa di duga duga
"suami kamu sayang.... masa baru nikah kemarin kamu sudah hilang ingatan sih" jawab bram
"sudah ah... ngomong sama kakak itu susah, yahhh sudah ini bajunya, langsung pakai. aku mau mandi dulu" jawab maira sambil ngasih baju bram
"mau di mandiin tidak.... " goda bram lagi
"ihhh kakak..... aku gigit nie" ucap maira sambil manyun
"uhhh mau dong di gigit kamu" goda bram lagi
"ahhh sudah lahh" jawab maira sambil berlari ke kamar mandi
__ADS_1