
hari pernikahan alin dan bram sudah tinggal menunggu hari saja, semua persiapan sudah selesai di lakukan bahkan untuk dekor aula pernikahan juga sudah mencapai 50 persen.
semua keluarga juga sepakat untuk menggunakan baju yang samaan untuk pesta resepsi nya, bahkan mama ratih sangat menggebu gebu untuk membuat acara pernikahan ini sukses dan semeria mungkin, karena satria sudah di anggap anak untuk ratih dan tinggal satria yang belum menikah.
bahkan adinda sendiri juga mendapatkan baju yang sama untuk di gunakan di acara pesta tersebut, walaupun adinda belum bisa apa apa dan tidak tahu apa apa, mungkin yang adinda tahu hanya tidur dan nangis saja.
tapi adinda termasuk anak yang baik dan pintar, karena dia selalu tahu situasi dan kondisi, dia akan nangis di saat waktu yang tepat untuk menangis.
"mami.... baju rendy sama kan kaya baju adinda" ucap rendy saat mencoba baju yang akan dia gunakan nanti
"iya sayang sama, baju kita semua samaan termasuk adinda, bahkan nanti di acara nikahannya om satria adinda akan menggunakan bando yang sama seperti warna dasi rendy" jawab vita
"coba saja adinda gedenya cepat yah mi, pasti nanti rendy akan jalan sambil gandeng tangan adinda, dan ajak adinda bermain" ucap rendy sambil memainkan pipi adinda yang merah
"ehhh itu lihat, adinda tersenyum. itu berarti adinda juga sama, ingin cepat besar biar bisa bermain dengan kakak rendy, iya kan adinda... adinda cepat besar yah nak, biar bisa bermain sama kakak" jawab vita sambil menggoda dan ngajak ngomong adinda
"adinda.... cepat besar yah... biar kita bisa jalan jalan bareng, nanti kakak akan belikan semua yang kamu mau" ucap rendy ke adinda
"bener yah kakak rendy, awas nanti kalau adinda besar, kakak tidak tepati janjinya" jawab vita yang seakan akan adinda yang menjawab
******
5 hari kemudian, acara pernikahan alin akan di laksanakan, semua keluarga sudah berkumpul di hotel tempat diadakan acara itu.
hotel itu hari ini khusus di peruntukan untuk acara pernikahan satria dan alin, sehingga untuk sementara hotel itu di tutup dulu untuk umum, karena semua kamar khusus di isi sama anggota keluarga dan juga para tamu undangan.
alin dan semua anggota keluarga yang perempuan, sudah mulai di rias untuk acara ijab qabul, sedangkan satria dan semua anggota keluarga yang laki laki sudah bersiap siap dengan tuxedo mereka.
__ADS_1
semua tamu undangan sudah memasuki aula pernikahan, mereka menunggu mempelai memasuki aula tersebut. tak lama satria yang di dampingi bram dan ramma telah memasuki aula, dan mereka duduk di tempat mereka masing masing.
acara ijab qabul akan di mulai, dengan willy , ramma dan bram sebagai saksi pernikahan mereka, penggulu juga sudah mempersiapkan semua dan sudah suap untuk memulai akad pernikahan satria dan alin.
"saudara Satria Arka Rahardian bin Malik Rahardian saya nikahkan kamu dengan seorang perempuan yang bernama Alina Salsa Kinanti binti Ilham Alamsyah dengan maskawin seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar 500 juta di bayar tunai" ucap penggulu
"saya terima nikahnya Alina Salsa Kinanti binti Ilham Alamsyah dengan maskawin tersebut di bayar tunai" jawab satria dengan tegas dan lantang
"sah"sah"sah"sah" jawab semua saksi dan semua tamu undangan
"Alhamdulillah " ucap satria dengan suara yang lirih
dan tak lama alin datang dengan di dampingi mama ratih dan juga mama kandungnya yang di dorong maira. satria memandang takjub dengan kecantikan dan keanggunan alin yang srdang berjalan di depan dia.
bahkan satria juga sudah tidak bisa menahan kebahagiaan yang ada di wajahnya lagi, karena sedari tadi satria selalu melempar senyum pada alin yang setatusnya kini sudah menjadi istrinya
"sembarangan kalau ngomong" jawab satria
"silahkan mas, mbak, buku nikahnya di tanda tangani" ucap penggulu, dan mereka berdua langsung mentanda tangani buku nikah mereka
"sekarang silahkan mbak, cium tangan suaminya, dan setelah itu masnya silahkan cium kening istrinya " ucap penggulu
satria dan alin langsung menuruti ucapan penggulu, alin mencium tangan satria dan satria mencium kening alin. lalu mereka saling bertukar cincin, dan melakukan foto foto bersama keluarga dan juga para tamu
******
acara di di teruskan pada malam hari, yaitu acara resepsi pernikahan. semuanya sudah berganti gaun dan juga tuxedo yang sama.
__ADS_1
alin dan satria sudah berdiri di atas pelaminan yang megah dengan di temani ratih, willy dan juga mama alin. para tamu sudah mengantri untuk bersalaman dan juga berfoto bersama pengantin.
rendy tidak pernah lepas dari vita dan juga adinda, dia selalu bersama mami dan juga adik tercinta nya. sementara ramma sedang menemui para rekan bisnis nya untuk bertegur sapa.
bram dan maira juga selalu bersama, bram selalu menjaga maira, dia tidak mau kalau maira sampai kecapekan, karena usia kandungan maira masih sangat rawan.
acara selesai pada jam 11 malam, semua tamu sudah mulai pergi meninggalkan aula, sedangkan vita sudah berada di kamar duluan karena rendy dan adinda sudah mengantuk.
maira juga memilih untuk pergi duluan karena dia sudah lelah, dia juga tidak mau kalau kandungannya sampai kenapa napa kalau dia terlalu memaksakan diri bertahan sampai malam.
jadi yang madih tertinggal di aula itu hanya tinggal pengantin dan juga ramma dan bram saja, karena mereka harus memastikan semua tamu sudah pulang dan keluar dari dalam aula, setelah itu baru mereka bisa meninggalkan tempat.
******
acara sudah benar benar selesai, alin dan aatria juga sudah memasuki kamr pengantin mereka yang ada di hotel itu juga, semua keluarga juga sudah masuk ke dalam kamar mereka masing masing.
"sayang... apa kamu sudah tidur" ucap ramma saat memasuki kamarnya
"sutttts, jangan berisik sayang, rendy baru saja tidur, jangan buat dia kebangun" ucap vita dengan pelan pelan
"ooohhh iya maaf maaf, bukannya kalian sudah masuk kamar dari tadi yah, kenapa rendy baru tidur" tanya ramma
"iya... dia dari tadi ngajak bermain adinda, dan adinda sendiri juga tidak mau tidur karena bermain sama rendy. ini mereka baru saja tidur, jadi jangan berisik, nanti mereka bangun lagi" jawab vita
"iya sudah, aku mau mandi dulu yah... " ucap ramma sambil mencium kening vita
"iya... aku akan siapkan baju buat kamu sayang, yah sudah mandi sana, jangan lama lama yah nanti masuk angin" ucap vita
__ADS_1
ramma langsung masuk kedalam kamar mandi, untuk berendam dan menghilangkan penat di tubuhnya, karena dari pagi dia tidak bisa beristirahat.