Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 177


__ADS_3

adinda masih terus berusaha meyakinkan kalau dia itu pacar rendy, dan dia sudah kenal rendy sejak lama, cuma baru kali ini aja ada waktu buat main ke perusahaan dia sekalian mau ngasih kejutan.


"mbak... kenapa sih kamu tidak percaya kalau aku pacarnya rendy, memang tidak pantas yah kalau aku jadi pacar bos kalian" ucap adinda yang sudah sedikit kesal


"he he he he mbak... maaf yah, di sini banyak sekali yang halu menjadi pacar pak rendy, bahkan banyak sekali klien yang mengaku sebagai pacarlah, tunangan lah... jadi mbak itu adalah orang ke 1000 yang mengaku seperti itu di kantor ini" jawab resepsionis


(ihh kurang ajar banget omongannya, awas saja kamu, aku akan buat kamu dan juga teman teman kamu di sini mangap sampai lepas bibir bawah kalian) suara hati adinda


"ohhh baik kalau kalian tidak percaya, saya akan buktikan sama kalian, saya akan telpon rendy sendiri dan meminta dia untuk datang menjemput saya di lantai bawah " jawab adinda


"iya mbak silahkan, paling nanti mbak sendiri yang malu dengan sikap mbak yang halu tingkat dewa" ucap resepsionis


adinda langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi rendy, dan meminta rendy untuk menjemput dia di lantai bawah.


tuttt... tutt... tut... suara sambungan telpon


rendy : iya sayang kenapa


(adinda langsung senyum devik ke arah orang orang yang ada di hadapan dia, karena tidak di duga duga, rendy langsung memanggilnya sayang)


adinda : kakak sayang... aku ada di lantai bawah, aku tadi mau masuk tapi sama resepsionis tidak di ijinkan masuk, padahal aku sudah bilang kalau aku itu pacar kamu, tapi mereka bilang aku halu, bisa tidak kamu jemput aku sayang


rendy : Pa.....


adinda : buruan sayang aku ada di lantai bawah, aku capek banget berdiri terus di sini....


rendy : kamu....


adinda : iya sayang ini aku Sherra, kalau tidak di jemput sekarang, aku pulang sekarang aja deh


rendy : iya iya... aku jemput kamu sekarang


panggilan telpon berakhir


"ini adinda kenapa sih... dia bemeran ada di sini, jangan jangan dia lagi nyamar jadi pacar aku, dan dia mengganti namanya jadi Sherra " ucap rendy

__ADS_1


"dinda... dinda..., ada ada aja kamu"


rendy langsung turun ke lantai bawah untuk mencari adinda, karena dia sangat bahagia kalau adinda sampai mau main ke perusahaan nya.


"hah.... dia adinda? kenapa dia berdandan seperti itu, dan kenapa bajunya kaya begitu. apa dia ingin tebar pesona sama semua orang di sini" ucap rendy saat melihat adinda dari samping




"Sherra.... " ucap rendy, yang ikut dalam permainan adinda


"hahhh sayang... aku kangen banget sama kamu, kenapa lama banget sih datangnya, capek tahu aku tungguon kamu di sini" ucap adinda saat melihat rendy datang


adinda langsung memeluk rendy, selayaknya pacar yang sudah lama tidak bertemu dengan kekasihnya.


"sayang... ini resepsionis kamu ini, masa tidak mengijinkan aku masuk ke ruangan kamu," ucap adinda sambil memandang sinis ke resepsionis itu


"maaf pak, saya tidak mengenal nona ini, saya kira dia sama seperti perempuan lain yang mengaku jadi pacar pak rendy" pembelaan dari resepsionis


"dia adalah perempuan yang spesial buat saya, dan dia juag adalah orang yang saya sayangi, jadi kalau dia mau ke sini kapan pun iti, biarkan saja. biar dia langsung masuk ke ruangan saya, kalau sampai dia melapor kalau kalian berbuat tidak baik pada dia, saya tidak segan segan buat pecat kalian" jawab rendy


"banar kan sayang " ucap vita sambil menahan tawanya, jika ingin ketawa dia langsung pergi menggindar




"sayang.... kaki mu" ucap rendy


"iya... sudah sembuh, mangkanya aku datang ke kantor, mau ngasih kejutan sama kamu" jawab adinda


setelah itu rendy kangsung ngajak adinda untuk masuk ke dalam ruangannya, agar adinda bisa bercerita panjang lebar.


semua karyawan jadi diam dan tidak berani membuka suara, mereka sangat terkejut, karena boss yang selama ini mwreka kenal jomblo tapi ternyata dia memiliki pacar yang memang bisa di bilang cantik

__ADS_1


"perempuan itu juga cantik banget sih... jadi cocok jika mereka bersanding" ucap salah seorang karyawan


"iya jika di sandingkan sama kita... yah sudah sangat di pastikan siapa yang akan di pilih sama pak rendy"


"yah... hancur sudah hatiku ini, padahal dari dulu aku sangat mencintai pak rendy. tapi ternyata pak rendy sudah punya pacar"


"jika di lihat lihat tadi, wajah mereka mirip yahhh... jangan jangan mereka jodoh, kata orang kalau wajah kita mirip sama pacar itu kemungkinan besar kalau mereka adalah jodoh "


******


adinda akhirnya sampai di ruangan rendy, adinda langsung mengunci ruangan tersebut agar yidak mudah di buka sama orang lain.


"din... ini kamu kenapa, tiba tiba ingin pergi ke kantor kakak, apa tadi malam kamu tidak salah minum obat kan" tanya rendy yang kebingungan


"ihhh apaan sih kakak, aku mau kesini di bilang kenpa, saat aku tidak pernah pergi ke sini kalian semua memakasa aku buat datang" jawab adinda


"iya iya maaf.... apa kamu kesini cuma main sama kita kita saja" ucap rendy


"jadi begina kak. besok kan kita libur sabtu dan minggu, kita berangkat ke pantai, dan rencananya kita nanti akan berangkat bersama sama " jawab adinda yang mencoba menjelaskan


"trus kerjaan kakak bagaiman, " ucap rendy


"yah tidak usah kerja, kapan lagi kita berangkat liburan bersama seperti ini, pokoknya kalian harus ada waktu buat keluarga besok


"apa papi dan mami setuju, dan mereka mau berangkat liburan besok" tanya rendy


"ihhh ini malah usulan mami, kalau kita berangkat nanti malam, dan menggunakan dua mobil biar bisa bergantian saat nyetir" jawab adinda


"yah sudah bentar kakak panggil Arjuna dan Ariel terlebih dahulu, apa mereka setuju atau tidak" ucap rendy sambil memanggil mereka dengan menggunakan telpon kantor


tak lama Arjuna dan Ariel akhirnya datang, adinda langsung mwnjelaskan sama mereka tentang rencan aliburan, dan ternyata mereka langsung setuju dan mau ikut besok.


melihat semua saudaranya bersemangat dengan liburan itu, rendy tidak bisa apa apa dia hanya bisa menuruti saja kemauan adik adiknya itu.


"yah sudah nanti malam kita akan berangkat, jun, riel kalian harus siap buat gantian nyetir," ucap rendy

__ADS_1


"iya siap kak.... " jawab mereka secara bersamaan


setelah itu mereka kembali ke kerjaan mereka masing masing agar cepat terselesaikan, sementara adinda sedang asik duduk sambil bermain dengan ponselnya.


__ADS_2