
malam telah tiba, saat semua orang sedang berkumpul untuk mengajar les anak anak kecil yang ada di desa, tiba tiba reno ngasih informasi kalau para pemuda desa ingin berkunjung ke basecamp untuk membicarakan kerja sama bersama saat ada acara di desa.
semua peserta kkn setuju setuju aja, karena kalau ada acara di desa, mereka juga ingin sekali terlibat di dalam nya. walaupun tidak bisa membantu dalam bentuk finansial setidaknya mereka bisa membantu dalam bentuk tenaga.
waktu sudah menunjukan pukul 8 malam, dan beberapa pemuda desa sudah berkumpul, di dalam ruang tamu basecamp. reno beserta anak laki laki lain sudah ada di depan untuk menyambut dan ngajak ngobrol mereka.
"emmm maaf mas reno, bagaimana kalau kita mulai saja sekarang acaranya, karena memang hanya ini saja anak anak yang ikut" kata salah seorang yang katanya pemuda desa
"ohhh baik kalau begitu, mari kita mulai saja" jawab reno
"ini mbak mbaknya di mana mas, kenapa cuma mas masnya saja yang keluar"
"oh iya sebentar saya panggilkan dulu" jawab reno sambil memanggil semua anak perempuan
setelah semua anak perempuan sudah masuk, para pemuda desa tersebut langsung melemparkan senyum pada semua anak perempuan yang cantik cantik, sedangkan untuk semua anak perempuan mereasa tidak nyaman dengan senyuman aneh yang mereka dapatkan.
"ehhmmm maaf, katanya pemuda desa atau bisa di bilang karang taruna iya kan, kenapa cuma laki laki saja, bukannya biasanya selalu ada perempuan yang selalu ikut di dalamnya" ucap maira yang agak curiga dengan kedatangan mereka yang jika di lihat umur mereka sudah tidak pantas lagi di sebut pemuda
"ehhh iya mbak. yang perempuan tadi sudah kita ajak, tapi mereka tidak ada yang mau ikut, jadi yah yang laki laki saja. mbak cantik tidak keberatan kan"
"ohh iya" jawab maira yang sudah tidak nyaman juga, dan para perempuan sudah daling lirik tanda mereka sudah tidak mau lagi berada di dalam forum tersebut.
kata demi kata sudah mereka ucapan, dan kini mereka sudah tidak sungkan lagi berbicara sambil menghisap rokok yang mereka bawa, vita yang sedang hamil. dan maira yang memiliki sakit asma mereka sudah makin kalang kabut dengan ruangan yang di penuhi asap rokok tersebut.
__ADS_1
alin yang tahu tentang kondisi kedua sahabat nya itu, mulai memberanikan diri untuk menegur mereka semua, karena memang semua perempuan yang ada di ruangan itu hampir semuanya tidak suka dengan asap rokok.
"permisi, maaf saya menyelah pembicaraan kalian. kami di sini memiliki peraturan yang sudah kami sepakati dari awal, dan yang kalian ketahui peraturan di buat bukan untuk di langgar. mungkin kalian tidak tahu peraturan itu mangkannya kami di sini ingin ngasih tahu iti, tapi yang anehnya mas reno yang terhormat selaku ketua kita, padahal dia sendiri yang membuat peraturan tersebut tapi anehnya dia sendiri yang melanggar itu semua. "
"pertama tama, apa pertemuan ini masih lama, karena waktu juga sudah malam dan hampir jam 10. dan pembahasan kalian lebih terkesan curhat masalah pribadi, kita yang perempuan sedari tadi menunggu akan ada acara apa di desa sini, tapi kalian semua tidak membahas itu, bagaimana bisa di jawab dulu apa masih lama pertemuan ini? " ucap alin yang sudah menahan emosinya
"iya mbak, mungkin masih lama karena kami masih banyak yang ingin di sampaikan"
"ohh begitu, yah sudah silahkan. kami para perempuan ijin keluar forum karena jujur kami sangat tidak nyaman dengan asap rokok yang kalian ciptakan, karena memang peraturan di sini adalah di larang merokok dalam ruangan jadi kalau mau merokok lebih baik keluar dari basecamp atau kalian cari tempat sendiri terserah yang penting jangan di dalam basecamp. terimakasih, tanpa mengurangi rasa hormat saya mohon keluar dari forum " ucap alin sambil mengajak vita dan maira pergi juga
semua anak perempuan juga mengikuti alin, karena memang mereka sangat tidak nyaman dengan asap rokok dan di tambah lagi mata para lelaki itu seperti ada maksud tertentu.
semua anak perempuan berkumpul di dapur, mereka tidak habis fikir dengan sikap reno yang tidak bisa tegas dalam ucapan dan juga prilakunya, karena bisa bisanya dia melanggar peraturan yang dia buat sendiri.
sehingga maira berinisiatif untuk menghubungi pak aji selaku bapak kepala desa untuk menanyakan apa benar mereka adalah para pemuda desa, dan apa benar kalau desa akan ada acara besar di waktu dekat ini.
tuttt..... tutt..... tut.... (suara sambungan telpon)
aji : iya Assalamualaikum mbak, ada apa yah
Maira : iya Waalaikun salam pak, maaf saya mengganggu waktu bapak malam malam
Aji : iya mbak tidak apa apa kebetulan saya juga belum tidur
__ADS_1
Maira : begini pak, emang benar yah di desa ini ada anak anak karang taruna yang bernama Rudi, Budi, ..... dan.... karena sekarang mereka lagi ada di basecamp kita katanya mau ngomongin masalah acara besar di desa tapi sedari jam 8 tadi mereka hanya curhat masalah pribadi
Aji : bukan mbak, mereka bukan anak karang taruna, maaf mbak atas ketidak nyamanannya. saya akan bereskan ini semua, mereka memang suka membuat masalah di desa, mereka juga suka mengganggu anak anak kkn dari dulu. kalau bisa mbak dan teman teman perempuan tetap di kamar saja yah jangan menemui mereka
Maira : iya pak terima kasih, saya dan teman teman juga sedang berkumpul di dapur
(panggilan telpon berakhir)
"bagaimana Ra, apa kata pak aji" tanya alin
"pak aji akan datang kesini untuk menyelesaikan masalah ini, mereka memang suka buat masalah di kampung sini, jadi pak aji menyuruh kita untuk tetap di sini saja, tidak kemana mana" jawab maira
"lebih baik tidur saja sekarang, besok kankita full dengan kegiatan, jadi lebih baik kalau kita tidur yah di kamar masing masing" ucap vita
"iya vit kamu benar, yah sudah kita ke kamar duluan yah" ucap anak anak dari kamar pertama
para perempuan sudah masuk ke dalam kamar mereka masing masing, dan mereka enggan ikut campur dengan masalah yang ada di ruang tamu, karena itu semua adalah tanggung jawab reno sebagai ketua di dalam kelompok.
"vit, Ra kalian tidak kenapa napa kan?" tanya alin
"tidak lin aku tidak apa apa, untung saja kamu dengan cepat membawa aku pergi dari sana, kalau tidak bisa anfal lagi asma ku, karena memang aku paling tidak bisaa dengan asap rokok" jawab maira
"iya aku juga tidak apa apa, terimakasih yah lin" jawab vita
__ADS_1
mereka semua tidur karena memang besok adalah hari full, karena sebagian dari mereka ada yang di tugaskan di sekolah desa dan ada juga yang di tugaskan di kantor desa.