Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 164


__ADS_3

malam hari telah tiba, mereka semua langsung berkumpul untuk makan malam bersama, vita dan ratih yabg di bantu bik sumi telah menyiapkan makan malam ini bersama sama.


setelah acara makan malam selesai, mereka langsung kumpul untuk ngobrol bersama, dan setelah itu kembali ke aktivitas mereka masing masing.


"kak rendy mau kemana" ucap adinda


"kakak mau ke kamar, mau ngecek ngecek kerjaan besok" jawab rendy


"kak... bantuin kita dong, arjuna dan ariel dapat tugas dari kampusnya, mereka di suruh untuk ngerjakan soal buat ngebuka pasword untuk melihat pengumuman apa mereka lolos atau tidak" ucap adinda


"iya nanti yah... setelah kakak selesai sama kerjaan kakak" jawab rendy dan saat dia akan kembali ke kamar nya


"rendy tunggu.... bantuin adik adiknya dulu, adinda saja mau ngebantuin masa kamu sebagai kakak tertua tidak mau bantuin mereka" ucap ramma sambil membaca buku


"tapi pi.... kerjaan rendy... " ucap rendy


"bantuin adiknya dulu, untuk ngecek berkas buat besok, bisa di lakukan besok pagi, kan cuma tinggal ngecek, kamu jangan bohong yah.... papi lebih dulu terjun di dunia bisnis dari pada kamu" ucap ramma dengan santai namun tegas


"iya pi... rendy kalah sama papi" jawab rendy


adinda, arjuna dan ariel, hanya diam namun mereka menahan tawanya karena melihat rendy tidak bisa ngeles lagi kalau sudah berhadapan dengan ramma.


"yah sudah kita kerjakan di perpus saja yah... agar kita tidak susah untuk mencari buku yang di butuhkan nanti, gue tunggu kalian di perpustakaan " ucap rendy


"ehhh kakak tunggu.... bareng... " ucap adinda sambil ngejar rendy


arjuna dan ariel langsung ke kamar mereka untuk mengambil laptop dan lembar soal yang harus di pecahkan sama mereka.


"kak... senyum dong.... ngebantuin orang itu harus ikhlas jangan cemberut gitu, nanti ganteng nya hilang loh he he he he" goda adinda pada rendy


"huuufft yah sudah deh... kalau tidak mau senyum, pokoknya yang penting kakak mau ngebantuin kita, itu sudah syukur " ucap adinda dengan senyuman kecut di wajahnya


__ADS_1


rendy paling tidak bisa melihat adinda seperti itu, jadi dia akan melakukan berbagai macam cara agar adinda bisa tersenyum kembali.


sampai... rendy melihat ada boneka kesayangan adinda yang sengaja di taruh di perpustakaan untuk menemani adinda belajar, agar adinda tidak takut saat sendirian di dalam perpus.


"hay... domba... lihat tuh, adinda senyumnya tidak ikhlas, padahal tadi dia yang menyuruh aku tersenyum, tapi kini malah dia yang tidak mau tersenyum " ucap rendy ke bobeka domba kesayangan adinda





"ihhh apaan sih kak rendy gak jelas banget, tadi tidak mau senyum, sekaramg malah senyum senyum sendiri. domba.... jangan mau kamu di peluk peluk kak rendy" ucap adinda sambil menahan senyum di bibirnya



dan tak lama arjuna dan ariel datang ke perpus itu, sambil membawa peralatan mereka masing masing.


"kak... ini soalnya, ternyata ini soalnya beda" ucap arjuna sambil ngasih soal ke rendy


"ini sih... kakak rasa hanya angkanya yang beda, namun cara mengerjakan nya sama saja, dengan satu cara. sekarang coba kalian kerjakan soal milik ariel dan kakak akan kerjakan soal milik arjuna, kalian ikuti langkah langkahnya, dan kalau sudah ketemu kalian bilang" ucap rendy


"oke kak... kita akan ikutin dengan seksama" jawab arjuna


mereka mengerjakan itu bersama sama, rendy menjelaskan cara caranya dan tahapan apa yang harus mereka lakukan twrlebih dahulu. setelah beberapa jam, akhirnya mereka sudah menemukan jawaban pasword untuk membuka pengumuman itu besok.


arjuna dan Ariel juga sudah faham dan ngerti cara untuk menyelesaikan soal tersebut berkat bantuan dari rendy, sedangkan adinda malah ketiduran di soffa perpus.


"ini anak katanya mau ngebantuin ngerjakan, tapi malah dia sudah lelap terlebih dahulu " ucap arjuna


"he he he he lagian kalian percaya aja, kalau adinda bakalan bantuin kalian. dia itu paling tidak bisa begadang malam, setalah di atas jam 10 dia pasti sudah ngantuk dan akan langsung tidur" jawab rendy


"yahh tidak apa apa lah, itung itung dia sudah bantuin nemenin kita untuk ngerjakan ini, yahh walaupun nemenin sambil tidur he he he he" ucap Ariel

__ADS_1


"ohh iya bagaimana di kampus tadi, apa baik baik saja" tanya rendy pada arjuna dan ariel


"baik baik aja kok kak, tapi yah gitu. adinda kan terlalu cantik, jadi laki laki yang melihat dia pasti langsung jatuh hati, termasuk senior Kita, dia baru lihat adinda sekali saja sudah berani bilang kalau kita calon saudara ipar dia" ucap arjuna


"hahhh... terlalu mimpi dia, kalian harus jagain adinda dari laki laki yang seperti itu. kalau ada yang dekat dengan dia kalian langsung cari tahu siapa itu, kalau dia anak yang baik yah tidak apa apa, tapi kalau dia bad... kalian pasti tahu dengan apa yang harus kalian lakuka " ucap rendy


"iya kak siap... adinda adalah saudara perempuan kita satu satunya, jadi kita akan siap menjaga dia dengan sepenuh hati" jawab arjuna


"iya... kakak percayakan saja sama kami kalau di kampus" jawab ariel


"yah sudah kalian masuk saja ke kamar, sukses buat kalian berdua besok. biar kakak akan gendong adinda ke kamarnya" ucap rendy dan langsung mengangkat tubuh adinda yang sedang tidur ke dalam kamarnya


setelah menaruh adinda, rendy langsung menyelimuti tubuh adinda, dan dia mencium kening adinda sebelum pergi meninggalkan adinda, rendy juga selalu ngecek jendela adinda sudah di tutup rapat atau belum.


setelah itu dia langsung kembali ke kamarnya, untuk istirahat karena sudah lewat tengah malam juga, dia besok juga harus ke kantor untuk melakukan interview dengan calon seketaris dia.


*******


matahari pagi sudah bersinar. karena sinar nya yang begitu kuat sehingga mampu membangunkan semua keluarga ramma.


semua orang bangun dan langsung melakukan tugas mereka masing masing, rendy dan adinda biasanya berolah raga bersama sebentar, setelah itu mereka mandi dan setelah itu ikut sarapan bersama keluarga.


arjuna dan ariel juga melakukan rutinitas yang di lakukan adinda dan juga rendy, selama mereka tinggal di rumah itu. setelah sarapan rendy ngajak adik adiknya untuk ke kantor miliknya


"jun... riel... kalian tidak ke kampusa kan, hari ini cuma menunggu hasil dari pengumuman itu saja kan" ucap rendy pada mereka


"iya kak... kenapa yah emang" ucap arjuna


"kalian berdua ikut gue ke kantor yah... bantuin gue ngurusin kantor itu, tenang aja gie tidak akan mengganggu waktu kuliah kalian juga, jadi sebisa kalian saja" ucap rendy


"hahhh beneran kak, kita boleh kerja di kantor kakak" ucap arjuna


" bukan kerja, tapi kalian bantuin gue aja, kalau kerja itu berarti kalian harus nyerahin CV dan berbagai macanya, tapi ini kalian akan gue kenalin sama semua karyawan kalau kalian adalah adik adik gue yang akan ikut ngurusin kantor. gue juga sudah nyiapin ruangan untuk kalian" jawab rendy

__ADS_1


arjuna dan ariel sangat bahagia karena mereka bisa ikut belajar tangguh jawab di dalam perusahaan. karena cita cita mereka juga memiliki perusahaan yang besar seperti yang di miliki rendy.


__ADS_2