
setelah mereka bersenang senang bersama di kedai itu, dan setelah adinda membayar semuanya kini mereka kembali ke rumah mereka, untuk pulang karena hari sudah sore dan waktunya untuk pulang.
setelah beberapa menit di perjalanan, akhirnya mibil mereka sudah sampai di rumah, dan mereka langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah.
"assalamualaikum " ucap mereka semua
"waalaikum salam " jawab vita
mereka langsung mencium tangan vita dan juga mencium pipi vita.
"lohhh dinda, kok pulang bareng mereka. bukannya tadi kamu minta mami yang jemput" tanya vita pada adinda
"iya mi maaf, tadi kebetulan kakak telpon adinda, jadi sekalian adinda minta di jemput sama kakak, lagian arahnya juga sama, biar mami tidak capek" jawab adinda sambil memeluk vita
"yah sudah, yang penting kamu pulang dengan keadaan selamat dan tidak kurang satu apapun sayang, kamu tadi tidak telat makan kan" tanya vita
"sudah mi... adinda tadi sudah makan, dan saat di jemput kakak, adinda di ajak makan lagi... perut adinda kenyang mi" ucap adinda sambil melirik rendy, arjuna dan ariel
"yah sudah... sana kalian mandi dulu, bau acem tahu... dan setelah itu istirahat " ucap vita
"iya mami... uuummmaaahh" jawab adinda sambil mencium pipi vita
"ayo sini dinda kakak gendong" ucap rendy
"tidak mau... adinda mau jalan saja, karena adinda harus sudah bisa berjalan sebelum ospek di adakan, dan juga gif ini harus sudah di lepas, karena sudah capek kaki ku lurus terus tidak bisa di tekuk" ucap adinda, sambil berjalan untuk naik tangga
"hati hati din" reriak ariel
__ADS_1
"siap riel... " jawab adinda sambil berusaha naik ke lantai atas
kaki adinda memang sudah tidak terlalu sakit, hanya saja adinda susah berjalan karena kakinya masih kaku karena terhalang gif yang di pasang di kakinya
"tuh... adinda bisa naik tangg... kaki adinda itu sudah tidak sakit, cuma susah aja di buat gerak karena ada gif nya," ucap adinda dari lantai atas
"adik ku itu memang perempuan yang tahan banting, kalau hanya sakit sedikit, pasti dia akan bilang tidak apa apa. walaupun badannya demam dan wajahnya sangat pucat, dia akan selalu bilang kalau dirinya sehat" ucap rendy
"adinda memang berbeda dari perempuan lain, justru dengan itu, adinda memiliki daya tarik tersendiri untuk bisa memikat semua lelaki yang melihatnya " ucap Arjuna
"benar juga... karena setiap adinda jalan di manapun itu. pasti selalu mencuri perhatian dari semua laki laki, tapi entah kenapa pesona adinda tidak bisa menggoda kita bertiga yah ha ha ha ha ha" ucap Ariel
"yah itu karena kalian sudah kenal dan dekat dari kecil. perasaan kalian pada adinda itu lebih ke perasaan sayang untuk melindungi bukan memiliki, bahkan perasaan adinda juga sama ke kalian" ucap vita pada arjuna dan Ariel
"kita semua di sini itu saudara, jadi jangan pernah ada baper baper di antara kita. aku lebih suka kaya gini, tidak ada canggung untuk bersama dan juga kehidupan kita selalu gembira saat bersama" ucap rendy
"ohh iya... ngomong ngomong masalah dekat, seperti nya kak rendy lagi dekat sama seketaris barunya tan" ucap Ariel sambil melirik vita dan rendy
"ohhh yah... siapa rend... kenapa tidak di kenalkan sama mami, kamu mau main rahasia rahasiaan sama mami" ucap vita sambil memicingkan matanya ke rendy
"ahhh, rendy mau mandi dulu mi, sudah gerah sekali" jawab rendy sambil berlari ke kamarnya
"ihhh kabur dia, ha ha ha ha yah sudah tan, arjuna juga mau mandi yah, arjuna pamit" ucap Arjuna
"iya tan, ariel juga pamit yah... sudah lengket sekali badan ariel" ucap Ariel sambil langsung berjalan menuju kamarnya
*****
__ADS_1
malam telah tiba, semua anggota keluarga setelah makan malam bersama dan juga sholat berjamaah, mereka langsung kembali ke aktivitas mereka masing masing, ada yang kembali ke kerjaan, ada juga yang sedang santai di ruang TV atau taman belakang.
rendy lebih pilih diam di kamarnya, karena dia ingin ngecek semua berkas yang sudah di kirimkan ada indah ke akun Email rendy.
rendy juga sudah tidak ingin menduga duga lagi, karena memang indah tidak menunjukan sikap yang membuat rendy curiga kalau dia itu sebenarnya cindy teman kecilnya dulu.
sikap indah dan cindy kecil sangat berbeda, bahkan indah tidak memiliki mainan yang pernah rendy kasih ke cindy, bahkan saat rendy ngasih tahu gantungan kucing yang pernah di kasih cindy, indah terlihat biasa saja dia tidak merespon apapun
rendy masih mengerahkan beberapa anak buahnya untuk terus mencari keberadaan cindy yang entah ada di mana, karena cindy sudah berpindah rumah dan juga kota.
Dinda juga berada di dalam kamarnya, dia lebih suka membaca novel hingga dia tertidur sendiri, karena itu adalah cara adinda untuk bisa ngantuk dan tidur cepat di malam hari.
"tunggu tunggu.... aku tadi pingsan bagaimana yah... " ucap adinda yang tiba tiba teringat saat dia pingsan dan berakhir di UKS
"tadi kalau tidak salah ingat, aku masih berada di kelas, dan setelah itu ada kak reno yang masuk kedalam kelas itu. "
"setelah itu kita ngobrol dan kak reno mau ngajak aku buat makan bersama, tapi... tiba tiba kepala ku pusing banget dan setelah itu aku sudah tidak ingat lagi"
"tapi kenapa aku bangun sudah ada di UKS yah... jangan jangan kak reno yang sudah gendong aku sampai ke UKS"
"haduh.... pasti anak anak memandang aku aneh saat mereka melihat aku di gendong sama kak reno, secara kak reno adalah idola kampus yang sangat di sukai banyak sekali perempuan di fakultas, bahkan fans dia ada di mana mana, di setiap fakultas pasti ada fans kak reno"
"haduhhh.... apa yang mereka fikirkan yah... saat melihat aku di gendong seperti itu, haduh... habis sudah muka ku ini, bisa bisa semua anak perempuan jadi benci sama aku, karena mereka berfikiran kalau aku akan merebut kak reno dari mereka"
"oke oke... mulai dari sekarang, aku akan jauh jauh dari dia, aku tidak mau berhubungan lagi sama dia. kalau ada apa apa aku kan tanya sama kakak penanggung jawab dari kelompok ku saja, aku tidak mau lagi dekat dekat sama kak reno" ucap adinda pada dirinya sendiri
setelah itu adinda lebih pilih tidur saja, karena besok dia ingin minta di antar sama papi dan juga mami nya untuk ke rumah sakit buat melepas gif yang ada di kakinya, agar adinda bisa lebih leluasa untuk bergerak.
__ADS_1