Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 214


__ADS_3

matahari pagi sudah bersinar, kini adinda terbangun karena sinar matahari mengenai wajah dia.


"aduh silau banget sih... " ucap adinda sambil mengucek mata dia


"jihan... icha... kiki bangun... " panggil adinda sambil turun dari tempat tidurnya


"iya.... aku bangun" ucap kiki


"aku mandi dulu yah... " ucap adinda


"iya...." jawab jihan sambil mengucek matanya


adinda mandi terlebih dahulu, dan setelah itu kiki, jihan dan yang terakhir icha. mereka ada kelas jam 9 pagi, jadi mereka memutuskan untuk ke kantin terlebih dahulu buat sarapan, agar saat pelajaran mereka tidak lapar.


mereka mengambil piring dan setelah itu mereka mengantri untuk mengambil makanan, setelah dapat, mereka langsung duduk dan memakan makanan itu.


"ini adalah hari pertama kita masuk kuliah, jadi aku tidak mau kalau tidak maksimal." ucap kiki


"iya kik... aku juga ingan se maksimal mungkin, dan mempersiapkan diri untuk menerima tugas demi tugas yang akan di berikan nanti" jawab adinda


"din... tapi nanti siang kita bertiga ada pertemuan buat anak anak bahasa, jadi kamu balik ke asrama sendiri tidak apa apa kan? " tanya jihan


"tenang aja han... nanti aku juga ada pertemuan sama anak anak kimia, jadi aku tidak langsung ke asrama" jawab adinda


"okelah kalau begitu, Semangat yah... " jawab icha


mereka langsung menghabiskan makanannya, dan setelah itu langsung pergi ke kelas mereka masing masing.


"ini dosen kita yang pertama siapa yah.. " ucap icha


"yah mana aku tahu cha, aku aja belum pernah masuk ke kelas ini. " jawab kiki

__ADS_1


"yahh kita srmua juga belum pernah lagi kik, ada ada aja kamu kalau menjawab" ucap jihan


tak lama, dosen pertama mereka datang, dengan setelan kemeja dan celana hitam, di tambah jas putih yang membuat penampilannya semakin menarik.


"wah... din... dosen kita ganteng banget" bisik jihan pada adinda yang berada di sampingnya


"apaan sih... sudah sudah... jangan berisik, nanti kalau dia tahu bagaimana" jawab adinda


"selamat pagi.... perkenalkan, nama saya Pras


tia, kalian boleh panggil saya dengan sebutan dokter pras, atau pun pak pras, atau juga boleh panggil kak pras. karena memang saya masih muda dan masih belum menikah, jadi masih cocok untuk di panggil kak pras" ucap dosen yang mengajar di kelas adinda


"oke... karena saya sudah berkenalan sama kalian, sekarang giliran kalian yang memperkenalkan diri kalian kepada saya dan juga teman teman satu kelas kalian" ucap dokter pras


"oke di mulai dari yang depan dulu" ucap dosen pras sambil menunjuk arah jihan


"hai... semuanya, perkenalkan nama saya Jihan Malika, panggil saja jihan" ucap jihan


"hai semuanya, perkenalkan nama saya Adinda Sherra, kalian bisa panggil saya adinda atau dinda tidak apa apa terserah kalian saja" ucap adinda sambil melemparkan senyuman ke arah semua orang


"oke Hai... Dinda, salam kenal juga, selanjutnya " jawab dokter pras


"perkenalkan nama saya icha sandra, kalian bisa panggil saya icha"


"perkenalkan nama saya kiki silvia kalian bisa panggil saya kiki"


semua mahasiswa melakukan perkenalan satu persatu, di dalam kelas adinda hanya ada 20 mahasiswa saja. setelah semua melakukan perkenalan, kini pras ingin membagi tugas pada semua buat satu semester ke depan.


"baik... saya ingin membicarakan tentang kontrak belajar kita yah... kita sepakati sekarang, jika mahasiswa telat 10 menit, itu berarti dia di larang masuk kelas, bagaimana setuju atau tidak? " tanya pras pada semuanya


"maaf kak... saya kurang setuju, bagaimana kalau mahasiswa yang telat 10 menit itu, tetap boleh masuk kelas tapi dia di larang absen, jadi bisa di anggap tidak masuk. kalau di larang masuk ke dalam kelas itu sangat tidak adil kak, karena kasian dia juga ingin belajar dan dia juga sudah bayar uang semester. setidaknya walaupun dia di anggap tidak masuk, tapi dia tetap tidak ketinggalan pelajaran" saran dari adinda

__ADS_1


"oke... masukan saya terima, bagaimana yang lain, setuju dengan saya atau setuju dengan masukan adinda" tanya pras


"saya setuju sama adinda pak" saya juga" saya juga" saya juga adinda pak" ucap beberapa anak di dalam kelas


"oke karena setuju dengan adinda, jadi saya ikutin kalian saja. setelah itu apa kalian sudah memiliki penanggung jawab kelas? kalau belum kita lakukan pemilihan saja bagaimana" ucap pras


"iya pak kita belum ada penanggung jawab kelas, kita lakukan pemilihan saja sekarang" ucap salah seorang mahasiswa


"oke siapa yang mau mengajukan diri, yang sekiranya dapat di percaya sama teman teman kalian, lebih baik sih laki laki yah, kalau laki laki tidak ada yang mau yah perempuan juga tidak apa apa" ucap dokter pras


"hemm saya aja kak, yang jadi penanggung jawab kelas, " ucap teman kelas adinda


"oke baiklah, siapa nama kamu tadi? " tanya dokter pras.


"saya ricky kak" jawab teman kelas adinda


"oke baik ricky, kamu maju ke depan, kamu tulis nomer ponsel kamu di depan, biar teman teman kamu bisa tahu semua, dan untuk kalian semua, jika ingin ijin tidak masuk kelas, bisa lewat ricky terlebih dahulu, atau mau ke saya langsung juga tidak apa apa" ucap dokter pras


dokter pras memberikan beberapa materi yang harus di pelajarai mahasiswa sendiri sebelum masuk ke dalam kelas, karena setiap harinya akan ada kuis dadakan jadi mahasiswa harus menyiapkan dan belajar materi yang akan di pelajari di kelas hari itu.


dokter pras juga memberikan beberapa buku referensi yang bisa mahasiswa cari di toko buku atau pun perpustakaan.


"saya berharap kalian bisa memiliki buku buku itu yah, setidaknya untuk sementara kalian bisa pinjam di perpustakaan jika stok bukunya masih ada, karena setiap mata kuliah saya kalian harus membawa buku buku itu, jika tidak, akan ada tugas tambahan untuk kalian yang tidak membawa buku."


"saya tidak menyuruh kalian beli, kalian bisa pinjam di kakak kelas yang kalian kenal, atau di manapun itu terserah. jika ada uang, kalian bisa langsung membelinya di toko buku" ucap pras


"iya pak... " jawab semua anak


"oke, untuk hari ini.... sampai di sini aja yah, kalian bisa memulai mencari buku itu, buat bertemu saya minggu depan. oke terima kasih atas perhatian nya, dan selamat berjuang di fakultas kedokteran ini" ucap dokter pras sebelum meninggalkan kelas.


semua anak langsung keluar dari kelas, jihan, icha, dan kiki juga langsung menuju gedung bahasa buat mengikuti pertemuan dengan beberapa anggota UKM bahasa.

__ADS_1


adinda masih menunggu di dalam kelas, dia masih mencatat beberapa buku yang harus dia pinjam di perpustakaan sebelum dia membeli buku buku tersebut.


__ADS_2