
kehamilan vita semakin besar yang membuat dia susah untuk berjalan, tapi vuta masih terus memaksakan sesekali dia harus olah raga agar saat proses persalinan dapat berjalan dengan lancar.
maira yang sudah pinda ke rumah bram, kini di minta ramma untuk sementara tinggal lagi di rumahnya, karena ramma takut sewaktu waktu vita ada kontraksi, walaupun di rumah ada mama ratih, tapi ramma takut mama ratih akan kewalahan untuk menjaga vita, mangkanya maira dan bram sementara tinggal lagi di rumah ramma.
"mbak vita.... mumpung masih pagi, kita jalan jalan di taman depan yuk.... tapi tidak usah pakai sendal, sendalnya kita tenteng aja. bagaimana" ucap maira pada vita
"ide bagus... yah sudah ayo.... " jawab vita
mereka pamitan sama bi sumi kalau mereka jalan jalan di taman komplek, biar mama ratih dan papa willy saat pulang nanti tidak bingung mencari mereka kemana.
maira dan vita berjalan jalan bersama dari rumah menuju taman komplek rumah... di perjalanan tiba tiba maira melihat ada pohon kedongdong dengan buah yang sangat banyak namun masih kecil kecil.
"mbak itu pohon kedondong yah.... " ucap maira sambil menunjuk pohon itu
"kayaknya sih iya Ra.... kenapa emang" jawab vita
"mbak kayaknya enak deh, kita ambil yuk buahnya, kita makan sambil jalan" ucap maira
"hahhh Ra... buahnya masih kecil kecil, pasti rasahnya aneh banget, lagian kita tidak tahu siapa pemiliknya, sudah deh Ra... kamu jangan macam macam, kita lanjut jalan aja" jawab vita sambil menarik tangan maira
"hahhh mbak.... aku pingin banget itu, kayaknya enak... kita ketuk saja yah rumahnya, kita minta ijin buat minta buahnya " ucap maira sambil merengek
"hahh kamu takin Ra, nanti kalau yang punya marah marah bagaimana.... tidak enak Ra" ucap vita
"kita coba dulu mbak.... sadah ayo... kita samperin aja yah rumahnya" jawab maira sambil menarik tangan vita menuju rumah yang ada pohon kedongdong nya
mereka berdua berjalan menuju rumah itu, dan melihat lihat ternyata rumahnya kosong, karena tidak ada satu orang pun yang mendengar teriakan mereka berdua.
__ADS_1
"kayaknya kosong Ra, kapan kapan aja yah" ucap vita
"kita coba dulu mbak.... kita panggil panggil saja terus, siapa tahu ada yang buka pintunya" jawab maira yang semakin tidak sabar untuk mengambil kedongdong itu
"assalamualaikum.... permisi..... apa ada orang..... pak.... buk.... mas.... mbak.... dek..... apa ada orang, Assalamualaikum" teriak maira pada rumah itu
"kayanya tidak ada orang deh mbak" ucap maira
"sudah aku bilanh dari tadi, kamu tidak percaya... yah sudah ayo pergi" jawab vita
"ehhhttt walaupun tidak ada orang, aku tetap mau ambil kedongdong itu... nie mbak kita ambil batu batu itu, trus kita lempar ke buahnya, siapa tahu buahnya ada yang jatuh, lagiankan pohonnya ada di luar pagar, jadi tidak apa apa kalau kita ambil" ucap maira sambil mencari batu
"hahhh maksud kamu nyuri gitu.... enggak ahhh, nanti kalau kita di tangkap sama satpam komplek bagaiman" ucap vita yang terkejut
"ihhh biarkan maira yang ambil, mbak vita tunggu di situ saja, biar maira yang lempar batunya" ucap maira sambil melemparkan batu ke buah kedongdong itu
"Ra... sudah banyak itu.... buruan cepat sini, nanti ketahuan sama satpam bagaimana.... buruan sini" teriak vita yang menunggu agak jauh dari maira
"iya mbak bentar...." jawab maira sambil teriak
maira tetap ingin melempar batu itu lagi, karena dia terlalu semangat untuk mendapatkan buah kedongdong muda itu.
"oke... ini yah terakhir.... 1 2 3 " maira melempar batu itu
"Awwwuuu.... weewww siapa yang ngelempar batu ini, kena kepala gue ini" teriak seseorang di samping rumah tersebut
"ahhhh.... kena orang.... ohhh tidak... lari, bisa malu banget aku kalau sampai ketahuan aku yang melempar batu itu" ucap maira sambil ngambil buah kedondong yang berserakan di jalan
__ADS_1
"Ra.... itu kena orang.... ohh astaga maira..., Ra aku duluan" ucap vita sambil berjalan cepat meninggalkan maira yang masih memungut buah
"mbak vita tunggu, jangan di tinggal" teriak maira
"ok... pura pura tidak dengar.... jalan terus vita, anggap kamu tidak kenal sama maira.... jangan sampai kamu ikut di bawa ke kantor satpam gara gara kasus nyolong buah kedondong muda, malu banget itu" ucap vita sambil berjalan terus menuju rumah
maira yang melihat vita sudah berjalan pergi, dia akhirnya ngejar vita tanpa membawa semua buah yang dia ambil, pokoknya cukup di kedua tangannya, dia juga takut kalau orang itu sampai menangkap dia.
"ihhh tega banget mbak, kamu ninggalin aku.... tungguin aku mbak" teriak maira yang mengejar vita
"aku tidak kenal kamu ra... sudah... kamu hadapin sendiri saja.... kan kamu tadi yang memutuskan buat nyuri buah itu, kamu tidak mau mendengarkan aku tadi.... aku tidak mau di bawa ke kantor satpam Ra, " teriak vita sambil terus berlari kecil meninggalkan maira
akhirnya mereka sampai di rumah dengan keadaan selamat, dan orang itu tidak ngejar mereka, vita dan maira sangat ngos ngosan karena harus berjalan cepat untuk sampai ke rumah.
"ihh sumpah mbak vita jahat banget kamu mbak, kenapa kamu tinggalin aku sih... pakai pura pura tidak kenal aku lagi" ucap maira sambil duduk di lantai rumah ramma
"yahh habis kamu buat mau aja ra, masa ngelempar gitu aja pake acara kena kepala orang segala sih... untung kita bisa cepat kabur dari situ, kalau tidak sudah habis kita malu sendiri di kantor satpam " jawab vita
"yah mana aku tahu batunya meleset tadi, trus ngapain juga sih batunya mendarat di kepala orang itu" ucap maira
"trus kamu dapat berapa buahnya tadi, sini lihat. sia sia atau tidak kerja keras kamu tadi" ucap vita
"yah... ini, karena buru buru tadi, maira hanya bisa ambil 4 buah aja, habisnya mbak maira tidak mau membantu aku, main tinggal tinggal aja" ucap maira sambil ngaasih tunjuk buah yang berhasil dia bawa lari
"hahhh cuma ini aja Ra... ya ampun maira ha ha ha ha ha... mana kecil kecil lagi yang kamu bawa, tau gitu kita beli aja yang sudah matang di pasar, sudah nyuri tapi hasilnya tidak memuaskan" jawab vita sambil terus tertawa
"kalau kamu tadi dengarkan omongan aku, pasti kebawa semua tadi buahnya ra... kamu sih bandel, kaya orang ngidam aja kalau kepingin tidak bisa di tahan" ucap vita lagi
__ADS_1
"yah sudah sih biarin, yang penting dapat. sudah ah, aku mau masuk dulu, mau nyuci buah buah ini dan langsung aku makan sama garam dan cabe, pasti enak banget" jawab maira sambil berjalan masuk ke dalam rumah