Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 145


__ADS_3

ramma, vita dan rendy berangkat ke rumah sakit untuk ngecek kondisi vita dan juga bayi yang ada di perutnya. setelah beberapa menit mobil ramma sudah sampai di parkiran rumah sakit.


mereka semua turun dan menuju ke ruang dokter spesialis kandungan, setelah mendaftar, vita hatus masih menunggu di panggil.


"mi... kok lama sih, katanya mau ketemu doktel" ucap rendy yang sudah tidak sabar ingin pergi ke mall


"sabar dong sayang, sebentar lagi pasti suster akan panggil nama mami" jawab vita


dan benar saja, tak lama nama vita di panggil. dan mereka bertiga masuk ke dalam ruangan dokter.


"selamat siang dok" ucap vita pada dokter


"selamat siang juga, bu vita, pak ramma" jawab dokter


"dok, ini kenapa kaki istri saya mengalami pembengkakan yah, apa ini tidak apa apa" tanya ramma pada dokter


"iya pak, sebaiknya kita periksa dulu yah. bapak jangan khawatir dulu" jawab dokter


dan vita langsung berbaring untuk di periksa, dan sekaligus di lakukan USG untuk melihat perkembangan janinnya, setelah selesai semua, mereka kembali duduk untuk mendengar penjelasan dari dokter.


"baik pak, ini bapak tidak usah khawatir, bengkak di kaki bu vita itu wajar dan umum terjadi pada ibu hamil, ini di karenakan perubahan hormon pada saat hamil"


"Pembengkakan tersebut terjadi karena cairan di dalam tubuh Ibu meningkat. Mungkin bukan hanya kaki Ibu yang akan membengkak , tapi bisa juga bengkak pada tangan dan juga jari jari nya. pak ramma jadi harus benar benar bisa sabar untuk merawat bu vita, karena pembengkakan ini bisa membuat bu vita merasa tidak nyaman, dan juga bisa menganggu tidur,  karena bu vita mungkin akan mengalami susah bergerak ataupun kegerahan."


"agar bengkaknya tidak semakin parah, ada beberapa hal yang harus di lakukan seperti


- pola hidup sehat dapat membantu mengurangi pembengkakan


- hindari makanan asin yang dapat membuat Ibu mengalami dehidrasi. 

__ADS_1


- latihan fisik ringan secara teratur, terutama berjalan kaki. 


- Minum air mineral dalam jumlah yang cukup, setidaknya enam sampai delapan gelas per hari.  


- Beristirahatlah di siang hari dan angkat kaki hingga di atas pinggang Ibu. 


- Hindari berdiri terlalu lama. 


- pak ramma harus sesekali memberikan pijatan lembut. 


- Tidurlah dengan berbaring miring ke kiri untuk menghindari tekanan pada vena besar Ibu.


trus keadaan janin bayi ibu vita juga berkembang dengan baik sesuai dengan usia kandungannya, walaupun sudah tidak rawan tapi masih harus terus di jaga yah bu, pak, sampai pada waktu persalinan" penjelasan dokter


setelah mendengar itu semua, vita dan ramma berpamitan untuk pulang. sebelum kembali ke parkiran, ramma menyempatkan untuk membeli kursi roda di apotik yang ada di rumah sakit


setelah sampai di mall, mereka semua turun dan masuk ke dalam mall tersebut.


"pi... bialkan lendy aja yah yang dolong kulsi loda mami" ucap rendy dengan semangat


"hemm emang rendy kuat dorong kursi roda mami" ucap ramma


"kuat dong pi... lendy kan anak hebat. " jawab rendy


dan rendy berjuang dengan sekuat tenaga untuk bisa mendorong kursi roda vita, sampai vita sendiri tidak tega melihat rendy yang audah berkeringat karena mendorong kursi roda vita.


"sudah sudah.... biar papi saja yah yang mendorong kursi rodanya, sini rendy mami pangku biar papi yang mendorong kursi rodanya" ucap vita


"iya mami... lendy di pangku mami saja, papi dolong kita beldua yah... " dan rendy naik ke pangkuan vita, dan ramma mendorong kursi roda tersebut

__ADS_1


semua orang di mall, menganggap vita sedang lumpu, jadi dia harus duduk di kursi roda, dan kemana mana harus di bantu sama suaminya.


banyak orang yang merasa bangga dengan ramma, karena ramma tidak merasa malu untuk membawa istrinya yang sedang lumpu ke mall.


"lihat deh laki laki itu... sudah ganteng , dan sayang sama anak dan istrinya. ya ampun... gue mau jadi istri nya" ucap salah seorang pengunjung mall


"iya Ya Ampun, kok dia mau yah menikah sama perempuan yang kaya begitu, walaupun dia cantik, tapi kalau lumpu yah buat apa, malah nyusahin"


rendy, vita dan ramma mendengar omongan tersebut. sebenarnya ramma ingin sekali menyumpal mulut orang iti, tapi vita menahan ramma agar dia tidak marah marah di mall.


karena vita sibuk menenangkan ramma, dia lupa dengan rendy yang dia pangku. sehingga rendy bisa turun dari pangkuan nya dan berlari mendekati perempuan perempuan itu.


"ehhh tante tante jelek, jangan hina mami ku yah... mami aku itu tidak lumpu, cuma kaki nya lagi sakit kalena lagi hamil, tante jangan sembalangan lagi kalau ngomong" ucap rendy yang marah marah


vita dan ramma terkejut melihat rendy yang marah marah, dan mereka langsung mendekat ke arah rendy.


"rendy sayang, sudah dong, tante tante itu tidak tahu apa apa, jadi jangan marah marah sama mereka yah... yah sudah ayo kita belanja saja sayang" ucap vita


"mbak.... maafkan anak saya yah... dia terlalu sayang sama maminya, ohh iya mbak boleh kok mengagumi suami saya, saya tidak melarang dan saya tidak marah, tapi kalau kalian berani lebih dari itu saya tidak akan biarkan kalian selamat, gunakan kecantikan mbak mbak ini pada hal hal yang bermanfaat yah... jangan saampai mubazir " ucap vita sambil berdiri dan menggandeng tangan rendy untuk pergi dari tempat itu


kedua perempuan itu hanya bisa diam tanpa bisa membalas semua omongan vita, sedangkan ramma juga memberikan tatapan sinis pada mereka. bahkan semua orang yang melihat kejadian itu ikut tidak senang dengan apa yang di lakukan perempuan perempuan itu.


"mami duduk lagi saja, kata bu doktel mami tidak boleh jalan tellau lama, nanti kaki mami sakit lagi" ucap rendy pada vita


dan ramma juga setuju dengan rendy, ramma juga menyuruh vita untuk duduk kembali di kursi roda. setelah itu mereka berhenti di salah satu toko baju, yang khusus menjual perlengkapan bayi dan juga ibu hamil.


vita memveli banyak sekali baju baju hamil agar dia bisa menggunakan itu saat di rumah atau keluar rumah, bahkan vita juga membeli beberapa daster dengan ukuran over size untuk di kenakan sehari hari, biar lebih nyaman saja.


setelah itu mereka membeli perlengkapan sekolah rendy, mulai dari tas, sepatu dan juga buku buku baru, walaupun masih lumayan lama rendy masuk sekolahnya, tapi dari pada bolak balik lagi mending sekalian saja membeli semua itu.

__ADS_1


__ADS_2