Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 255


__ADS_3

mereka akan akan berangkat ke hotel bersama sama. karena di sana sudah ada reno dan keluarga terdekat dia yang sudah berada lebih dulu di hotel tempat acara pernikahan di langsungkan.


adinda dan reno berada di lantai yang berbeda agar mereka tidak tahu dan tidak bertemu sebelum reno mengucapkan janji suci untuk adinda.


mereka semua bermalam di hotel itu, karena acara ijab qabul akan di adakan jam 8 pagi, dan resepsi pernikahan akan di adakan jam 10 siang dan akan selesai pada pukul 3 sore.


mereka tidak membuat pesta hingga malam karena mereka khawatir akan menimbulkan kecurigaan pada banyak orang dan mereka juga takut kalau ada wartawan yang mengetahui tentang pesta tersebut.


*********


pagi sudah menjelang, dan mereka sudah bersiap siap dengan gaun dan baju terbaik mereka untuk menghadiri acara pernikahan itu, kini jantung adinda semakin berdegup kencang karena memang ini kali pertama dia, dan tinggal hitungam jam, status dia sudah berubah menjadi seorang istri dari dokter reno, dan tanggung jawab dia juga semakin bertambah besar.


"kamu kenapa sayang... " tanya vita yang melihat putrinya gelisa


"adinda tidak bisa tenang mi... adinda takut.... " ucap adinda


"sayang... kamu tenang aja, tarik nafas yang panjang lalu hembuskan... jangan khawatir seperti ini, lihat deh... kamu itu perempuan yang paling cantik sekarang... jadi tidak usah khawatir " jawab vita sambil mencoba agar adinda tidak tegang


"emang adinda cantik yah mi..." ucap adinda sambil memegang pupinya


"adinda itu cantik sekali, bahkan nanti reno melihat adinda akan langsung terpesona dan pasti dia akan langsung jatuh cinta berkali kali saat melihat kamu" jawab vita


"ha ha ha ha mami... bisa aja... terima kasih yahh mi... sudah membuat hati dinda lebih rileks sekarang" ucap adinda


"yah sudah... sebentar lagi adinda keluar yah... karena acara sudah di mulai dan setelah reno selesai membaca ijab qabul, mami akan antar adinda ke luar" jawab vita


setelah menunggu beberapa saat akhirnya MC memanggil agar pengantin perempuan di bawa masuk ke dalam aula pernikahan.


vita dan indah menuntun adinda untuk melewati karpet merah yang mengarah ke tempat ijab qabul. setelah adinda masuk ke aula, banyak sekali pasang mata yang melihat ke cantikan adinda dengan balutan gaun putih yang di hiasi mawar merah di setiap gaunnya.


reno yang dari 2 hari yang lalu tidak bertemu dengan adinda, kini dia seperti melihat adinda pertama kali, dan dia langsung jatuh cinta oada pandangan pertama. kecantikan adinda dengan make up yang tidak tebal cukup membuat dia terlihat menawan dan menjadi perempuan yang paling cantik di dalam aula tersebut.

__ADS_1


******


ramma dan rendy menyambut tangan adinda, ramma memegang tangan kiri adinda dan rendy memegang tangan kanan adinda, sebelum tangan adinda di berikan pada reno sebagai tanda sekarang adinda adalah tanggung jawab reno sepenuhnya daik lahir ataupun batin adinda.


ramma dan rendy satu persatu menaruh tangan adinda yang mereka genggam ke tangan reno, sebagai simbol bahwa sekarang tugas ramma dan rendy kini di berikan pada reno sebagai suami adinda yang sah.


setelah itu acara tukar cincin, antara reni dan adinda. dan di suasul dengan acara foto foto bersama sebagai momen kebersamaan mereka di hari pernikahan adinda.










mereka sangat bersuka cita di dalam acara itu, dan mereka merasa kalau semua kesedihan dan juga rintangan selama ini sudah mereka lewati dengan bersama sama.


acara tersebut berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan apa pun, kebahagiaan juga selalu terpancar dari wajah setiap orang.


*******


setelah acara selesai, mereka kini kembali ke kamar masing masing dan beristirahat jarena acara tersebut walaupun hanya sebentar tapi cukup membuat lelah.

__ADS_1


adinda dan reno kini memasuki kamar pengantin mereka, dan mereka berdua juga sudah bersih bersih dan berganti baju untuk istirahat.


saat malam hari mereka menghabiskan malam mereka di lestoran yang sengaja mereka buat menjadi lestoran pribadi, hingga tidak ada yang bisa masuk ke dala. lestoran tersebut kecuali keluarga dirgantara.


mereka membuat party kecil di dalam lestoran itu, hingga mereka menari, berdansa, dan juga bermain bersama. mereka menghabiskan malam dengan bersuka cita bersama.


"rendy... kamu kapan akan berangkat" tanya ramma pada rendy.


"secepatnya pi... kami akan pergi. ink kami sedang mengatur berkas berkas kantor dulu, dan setelah itu, rendy akan serahkan sementara sama arjuna dan ariel untuk menggantikan rendy di kantor" jawab rendy


"kak rendy tenang aja, urusan kantor biar arjuna dan ariel yang urus, kalian urusin aja acara besar kalian itu " icap arjuna


"papi... hanya bisa memberikan doa terbaik buat kalian berdua, dan pergilah segera agar tidak menundah waktu terlalu lama" ucap ramma sambil menepuk pundak rendy


ramma pergi menemui vita yang terlihat senyum senyum sendiri melihat kebersamaan ini, dan dia ingin menanyakan pada vita kenapa dia tidak ikut bergabung dengan yang lainnya.


"ayo kita berdansa bersama. kita ingat ingat waktu kita muda dulu" ucap ramma sambil menggandeng tangan vita


vita hanya visa menuruti kemauan ramma, karena memang mereka sudah tidak pernah berdansa bersama di suasana seperti ini.


"aku bahagia banget dengan ini semua, aku merasa kini sudah tidak ada beban lagi... kebahagian adinda dan kebahagiaan rendy tidak dapat di tutupin lagi, kebahagiaan itu terpancar cerah di wajah mereka dan itu mampu membuat aku ikut bahagia sekarang " ucap vita sambil berdansa dengan ramma


"kamu benar sayang... walaupun aku pernah merasa sedih karena adinda dan rendy akan menikah, tapi kenyataannya kini aku sangat bahagia karena melihat putra putri kita bahagia dengan pasangan mereka masing masing" jawab ramma


"kayaknya sebentar lagi, kita akan hidup dengan membesarkan cucu cucu kita dari mereka.... aku benar benar sangat menunggu waktu itu, semoga saja kita akan terus seperti ini yah... kita akan menua bersama, dan kita akan melihat cucu cucu kita tumbuh dewasa dan menemani mereka tumbuh" ucao vita


"insya Allah... itu akan terjadi, kita akan menua bersama, bahkan nanti kalau kita meninggal, aku ingin makam kita berdekatan dan kita akan terus bersama walaupun kita sudah tidak bernyawa " ucap ramma


"aku akan terus berada di samping kamu, sampai kita sama sama menjadi debu... " jawab vita


lalu mereka semua berpelukan dengan pasangan masing masing. kecuali arjuna dan ariel, berhubung mereka tidak ada pasangan jadi mereka menyiapkan kembang api untuk meramaikan malam mereka.

__ADS_1


semua orang berkumpul di rooftop untuk menyaksikan kembang api yang sudah di pesan sama arjuna dan ariel.


beberapa kembang api itu bertuliskan selamat menempuh hidup baru, arjuna ganteng, ariel ganteng, dan beberapa kata yang lucu lucu sehingga membuat tawa mereka semua semakin pecah.


__ADS_2