
kini hari adalah hari yang paling bahagia untuk maira dan bram, pasalnya hari ini bram akan mengucapkan janji sehidup semati untuk bersama maira, semua orang sudah berkumpul di rumah ramma tempat maira dan bram melaksanakan akad nikah. semua orang yang hadir bersuka gembira, bahkan maira sendiri sampai tidak bisa membendung air matanya karena hari yang dia nanti nanti dari dulu kini sudah tiba.
maira merasakan deg degan karena para tamu sudah mulai berdatangan, bahkan bram sendiri sudah siap di kamar lantai bawah. sebelum maira turun, dia ingin sekali bertemu ramma, untuk meminta maaf dan juga berterima kasih .
tokkk.... tokk... tok... pintu kamar ramma di ketuk
"masuk" ucap ramma dari dalam kamar
Ceklekkkk.... maira membuka pintu
"abang..... " ucap maira sambil memeluk ramma dari belakang
"lohhh dek.... kamu kenapa kok nangis, seharusnya kamu itu tersenyum, kenapa ini malah nangis" jawab ramma sambil berbalik dan mengusap air mata maira
"abang.... maafin maira yah.... mungkin selama maira jadi adik abang, maira pernah berbuat salah atau bahkan membuat abang marah dan kesel sama maira" ucap maira sambil memeluk tubuh ramma
"hey.... sayang.... sudah sudah ... ini nanti make up nya luntur loh kalau nangis terus kaya gini, maira itu tidak ada salah sama abang, maira adik abang yang terbaik, jadi maira tidak perlu minta maaf seperti ini" jawab ramma sambil memeluk erat tubuh maira yang masih menangis
vita yang melihat itu, dia hanya diam dan ikut menangis karena haru. dia tahu sebenarnya suaminya itu sangat sedih karena maira harus pergi dan ikut dengan suaminya kemanapun suaminya membawa.
"maora sayang banget sama abang, maira bahagia banget punya kakak laki laki seperti bang ramma, yang selalu bisa menjaga dan melindungi maira, bahkan abang juga mau merawat maira saat maira sakit. nanti setelah maira menikah, abang jangan berubah yah sama maira, maira tetap mau jadi adik kecil abang, maira tidak mau kalau abang, berubah sikap sama maira" ucap maira sambil terus menangis
__ADS_1
"iya sayang, kalau itu tidak akan pernah berubah, abang akan tetap menjadi abang yang selalu melindungi kamu, menjaga kamu. dan kamu akan selalu menjadi adik kecil abang untuk selama lamanya" jawab ramma sambil mencium pipi dan kening maira
"makasih abang, abang adalah kakak yang terbaik. maira juga tidak bisa membayangkan kalau dulu abang, tidak menjaga dan memperhatikan maira, mungkin maira tidak akan menjadi seperti ini" jawab maira
"iya sudah.... jangan nangis terus, nanti bram kaget loh saat lihat make up kamu yang berantakan " ucap ramma sambil mencubit pipi maira
"abang... jangan gitu, maira tetap cantik kok.... walaupun habis nangis, abang juga nangis.... he he he he... maira sayang abang" jawab maira dengan memeluk ramma
"hanya kamu, vita, dan rendy yang berhasil membuat abang nangis. abang juga sayang sama kamu" jawab ramma
"kalian lupa ada aku di sini, aku tidak di ajak pelukan" saut vita yang berdiri di depan pintu
vita akhirnya mendekat ke tempat kakak dan adik itu sedang berbicara,
"aku jadi ikut nangis tahu... saat lihat kalian seperti tadi. maira sebenarnya tanpa kamu bilang seperti itu, abang mu ini pasti mau melakukan hal itu, karena kamu adalah adik satu satunya yang dia miliki, dan kamu juga harus ingat, sekarang ada aku juga yang sayang sama kamu, walaupun aku baru beberapa bulan mengenal kamu, tapi rasa sayang ini bisa tumbuh dengan sangat cepat seiring berjalannya waktu. " ucap vita sambil memegang tangan maira
"iya mbak, aku juga sayang banget sama mbak vita. aku bersyukur banget karena mbak vita yang menjadi istri dan juga ibu sambung untuk bang ramma dan juga rendy. karena mbak vita itu baik banget, walaupun hanya jadi ibu sambung tapi mbak vita bisa sayang dengan tulus ke rendy" ucap maira
"sering sering main ke sini yah... bantuin aku ngerjakan skripsi, trus bujukin kak bram yah, agar dia mau meluluskan skripsi ku biar tidak banyak banyak revisi he he he he he" ucap vita yang tidak ingin membuat mereka menangis lagi
"hemmm kalau itu, siap... aku akan bujuk kak bram biar tidak ngasih revisi yang banyak banyak buat skripsi kamu mbak" jawab maira
__ADS_1
"sudah ayo.... kita keluar, acaranya akan segera di mulai, tapi kamu harus tambahin make up kamu, biar makin woww " ucap vita sambil menarik tangan maira menuju kamarnya untuk menambah make up di wajahnya
"sayang.... kamu langsung ke bawah yah... biar maira nanti aku yang bawa, tunggu 10 menit lagi yahh" teriak vita ke ramma
sementara maira masih make up bersama vita, ramma turun ke lantai bawah untuk menemui penghulu dan juga pembawa acara, kalau pengantin perempuan akan turun 10 menit lagi.
bram juga sudah berada di lantai bawah bersama mamanya. semuanya sudah duduk di kursi baik para tamu undangan maupun para saksi pernikahan.
setelah 10 menit, vita menuntun maira untuk menuruni anak tangga dengan menggunakan gaun putih yang sangat indah dan elegan. semua mata kini terpanah dengan kecantikan pengantin perempuan, bahkan bram sendiri tidak bisa mengendalikan matanya sendiri.
setelah maira duduk di samping bram, kini acara akad nikah akan segera di mulai, ramma bertindak menggantikan penghulu untuk menikahkan adiknya sendiri, willy dan satria sebagai saksi dalam pernikahan tersebut, sedangkan vita, alin dan rendy duduk di kursih belakang untuk menyaksikan acara ijab qabul tersebut.
"saudara Bramantio Putra Kusuma bin Damar Ilham Kusuma saya nikahkan kamu dengan adik kandung saya Maira Shaina Dirgantara binti Agung Fahmi Dirgantara dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar 500 juta rupiah di bayar tunai" ucap ramma dengan tegas dan sungguh sungguh
"saya terima nikah dan kawinnya Maira Shaina Dirgantara binti Agung Fahmi Dirgantara dengan maskawin seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar 500 juta rupiah di bayar tunai" ucap bram dengan lantang dan tegas
"Sah" Sah" Sah" Jawab semua para saksi dan para tamu
etelah beberapa menit, bram berhasil mengucapkan ijab qabul dengan lantang dan dengan satu tarikan nafas, setelah itu acara foto foto bersama semua keluarga besar, baik dari maira ataupun dari bram sendiri.
setelah itu acara di lanjutkan nanti malam yaitu resepsi pernikahan yang akan di lakukan setelah sholat isya' sampai selesai. maira menggundang seluruh teman temannya baik yang di indonesia maupun di luar negeri, bahkan maira juga memberikan akomodasi untuk teman temannya itu dan mereka di biarkan menginap di hotel milik ramma.
__ADS_1