Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 163


__ADS_3

adinda menunggu cukup lama di depan fakultas IT, dia yakin kalau arjuna dan ariel belum pulang karena dia melihat mobil milik rendy masih terparkir di halaman fakultas itu.


"haduhhh lama banget sih tes mereka, aku kira tes ku tadi sudah sangat lama, tapi ternyata anak anak IT masih lebih lama" ucap adinda yang sudah bosen


setelah sekian lama menunggu akhirnya dia melihat Ariel yang berjalan keluar dari dalam fakultas. tapi tak lama ariel menemui senior dia dan mereka ngobrol bersama, entah apa yang mereka obrolkan.


"Ariel" teriak adinda yang memanggil ariel karena dia sudah lama menunggu di luar, dan ariel langsung menoleh ke arah suara adinda



"Adinda... iya tunggu sebentar " ucap Ariel pada adinda


"terima kasih yah kak... saya akan ingat itu, saudara saya sudah menunggu, saya pergi dulu" ucap Ariel dan berpamitan sama senior nya


Ariel langsung berlari menemui Adinda yang sudah bete menunggu terlalu lama. ditambah lagi kini mereka masih harus menunggu arjuna yang belum keluar dari ruang tes.


"maaf yah... lama yah nunggunya" ucap Ariel pada Adinda


"bukan lama lagi, tapi sudah jamuran aku nungguin kamu dari tadi. lalu berapa lama lagi kita nungguin arjuna" ucap Adinda


"bentar lagi pasti sudah keluar dia... tunggu bentar lagi yah" ucap Ariel


"itu Arjuna.... Juna.... " teriak Adinda yang sudah tidak sabar ingin pulang



Arjuna langsung menoleh ke arah suara Adinda yang berteriak memanggil dia, tapi sama seperti Ariel tadi, Arjuna masih harus menemui salah seorang seniornya untuk menerima tes selanjutnya besok.


"pacar kamu itu?" tanya salah seorang senior pada arjuna


"bukan... dia saudara saya kak, kenapa memangnya" jawab arjuna


"hemm baguslah, kalau begitu kamu adalah calon saudara ipar saya" ucap senior itu


"hahh maksud kakak apa? " ucap arjuna


"ohh tidak, saya hanya bercanda. yah sudah ini tes untuk besok" jawab senior itu

__ADS_1


"iya terima kasih kak" ucap arjuna dan langsung pergi


"jangan harap loe jadi saudara gue, lagian adinda juga tidak akan mau kenal sama loe" gerutu arjuna


"kenapa jun... kok ngomong sendiri, susah yah tes nya tadi" ucap adinda pada arjuna


"enggak, nanti aja aku cerita sama kalian. ayo pulang buruan naik mobil" jawab arjuna


mereka bertiga langsung naik mobil, adinda duduk di jok belakang, sedangkan arjuna menyetir dan ariel duduk di samping arjuna.


"cerita dong jun, kenapa kamu tadi" tanya adinda yang sudah penasaran


"kamu lihat senior yang ngomong sama aku tadi tidak din? " tanya arjuna


"iya kenapa, memangnya" jawab adinda


"dia suka sama kamu, dan dia bilang ke aku tadi kalau aku akan jadi saudara ipar dia, kan minta di hajar mulut dia, pakai curi curi pandang lagi" jawab arjuna


"hahhh.... mangkanya saat senior itu ngomong sama aku, dia juga selalu curi pandang ke arah adinda, jadi dia suka sama adinda" ucap Ariel


"ihhh apaan sih... males banget sama dia, tadi itu aku risih banget waktu masuk ke dalam fakultas kalian, soalnya laki laki itu dan semua mahasiswa di situ langsung melihat ke arah ku, dan itu membuat aku tidak nyaman. padahal di sana juga ada perempuan lain, tapi kenapa lihatnya ke arah aku semua. jadi aku lebih pilih nunggu kalian di luar aja" jawab adinda


"iya aku, arjuna dan kak rendy akan siap pasang badan saat ada orang yang akan dekati kamu. jadi mereka harus hadapi kita bertiga, karena kita akan jagain kamu selalu" ucap Ariel


"terima kasih yah.... kalian memang saudara terhebat yang pernah aku miliki. dan tahu tidak aku berasa jadi seorang putri yang memiliki 3 orang pangeran yang siap menjaga dan melindungi aku" ucap adinda sambil memegang pundak arjuna dan Ariel


kini mereka sudah sampai di rumah, dan setelah memarkirkan mobil, mereka langsung masuk ke dalam rumah mereka.


"Assalamualaikum " ucap mereka bertiga


"waalaikum salam" jawab vita dan ratih yang sedang menyiapkan makan malam


mereka bertiga langsung mencium tangan dan juga pipi vita dan ratih.


"bagaimana tes nya berhasil" tanya vita pada mereka


"tidak tahu mi.... mami jangan lupa doain kita yah, agar kita bisa lulus tes itu" ucap adinda

__ADS_1


"tidak perlu kalian minta, doa mami selalu ada buat kalian, putra putri mami... sini sini peluk mami" ucap vita sambil memeluk adinda, arjuna dan ariel


"memang pengumuman nya itu kapan sih?" tanya ratih pada mereka


"kalau adinda besok nek.... tidak tahu deh arjuna dan ariel " jawab adinda


"kita juga besok kok, mangkanya kita tadi di kasih tes untuk besok, tapi ngerjainnya di rumah, dan jawaban dari tes itu adalah sandi buat mengetahui kita lulus atau tidak" ucap arjuna


"mangkanya nanti malam kayaknya aku dan juna tidak bisa tidur dengan nyenyak karena harus mencari jawaban buat tes itu" jawab ariel


"tenang aja riel, jun, nanti aku dan kak rendy pasti bakalan bantuin kalian sebisah kita, tapi kalian juga harus bantuin aku kalau aku sedang ngerjakan tugas buat kuliah" jawab adinda


"beneran din.... kalau begitu tenang aja, kita akan saling bantu, terima kasih yahh" ucap Ariel


"yah sudah kalian istirahat dulu sana, mandi dan setelah itu tidur sebentar. nanti mami akan bangunkan kalian untuk sholat berjamaah " ucap vita


"iya mi... kita naik dulu yah.. " jawab adinda


mereka langsung menuju kamar masing masing, untuk mandi dan bersih bersih dan setelah itu mereka akan istirahat sebelum malam tiba.


*******


"Assalamualaikum " ucap rendy yang baru saja pulang dari kantor


"waalaikum salam " jawab vita


"Bagaimna di kantor nak... apa baik baik saja" tanya vita pada rendy


"alhamdulillah mi.. semuanya baik baik saja, rendy tadi juga berhasil menjalin kerja sama dengan perusahaan besar yang ada di malaysia" ucap rendy


"alhamdulillah kalau begitu mami ikut senang" jawab vita


"adinda dan yang lainnya apa sudah pulang mi.... " tanya rendy


"sudah... adik adikmu sudah pulang semua, mereka ada di kamar mereka masing masing. kamu sekarang juga dana masuk kamar, mandi dan juga bersih bersih lalu istirahat " ucap vita


"iya... mi, rendy ke atas dulu yah" ucap rendy

__ADS_1


rendy langsung masuk ke dalan kamarnya untuk bersih bersih dan juga istirahat sebentar, karena hari ini dia sangat lelah sekali .


setelah bersih bersih rendy langdung merebahkan tubuhnya di atas kasur kesayangan dia, walaupun dia tidak bisa tidur, tapi dia lebih suka merebahkan badannya sambil membaca buku.


__ADS_2