
vita, maira, dan alin bersama bram menuju ke kelompok mereka yang sudah berkumpul.
"akhirnya para tuan putri datang juga, kita kira kalian bakalan terlambat " ucap dimas
"Maira, sini aku bawakan barang kamu, kayaknya berat banget" ucap reno sambil mencoba melepas ransel yang di pakai maira
"ehhh yidak usah, aku bisa bawa sendiri. aku tidak mau barang ku ada yang hilang atau tertinggal gara gara aku teledor main nitipin barang ke orang lain" ucap maira sambil mempertahankan tasnya
"sudah sudah, ayo semuanya kumpul di halaman depan untuk upacar pelepasan. ungat jangan sampai ada barang hilang atau tertinggal karena itu tanggung jawab masing masing, jadi saya harap kalian menjaganya sendiri jangan di titipkan atau di berikan sama orang lain atau kelompok lain" ucap bram sambil mengajak mereka semua berjalan ke halaman kampus
"Ra, kamu harus ingat status kamu siapa, ingat cincin itu ada tulisan nama aku jadi kamu jangan sampai berani berani dekat dekat dengan laki laki lain terutama Reno" bisik bram yabg berjalan di samping maira
"iya kak, kakak tidak usah khawatir. hati aku sudah milik kakak seorang" jawab maira sambil mencium cincin tunangan nya
mereka semua sudah berbaris menghadap ke tiang bendera, untuk mendengar sambutan dari para pimpinan kampus mulai dari rektorat, wakil rektorat dan setelah itu ramma, satria, dan bram juga memberikan sambutan sebagai pemilik kampus.
setelah sambutan selesai mereka langsung naik ke dalam bus mereka masibg masing untuk segera berangkat, karena perjalanan mereka kali ini lumayan panjang hingga harus menghabiskan waktu sehari semalam untuk sampai di tempat tujuan.
maira, vita dan alin duduk bertiga di kursi yang ada di depan, dan reno, adi, dan dimas berada di belakang mereka. sementara ramma, satria dan bram mereka membawa mobil mereka masing masing untuk menyusul vita, maira dan alin.
tapi sebelum itu mereka juga pulang dulu untuk mengambil koper yang akan mereka bawa buat menginap di salah satu rumah yang ada di dekat desa tersebut. dan kali ini mereka membawa mobil mobil sport mewah mereka yang hanya bisa di naiki 2 orang saja agar para tunangan dan istri mereka tidak curiga kalau mereka sedang di ikuti.
ramma, satria dan bram selalu menjaga jarak dengan bus yang di naiki vita, alin dan maira, saat bus itu berhenti di sebuah rumah makan, mereka juga berhenti di rumah makan tersebut. walaupun mereka tahu jalan untuk menuju desa itu tapi mereka ingin mengawal para kekasih mereka biar aman dalam perjalanan nya.
"mbak vita!! " panggil maira
__ADS_1
"apa Ra? " jawab vita
"mbak lihat mobil mobil itu deh, kayaknya maira kenal sama mobil mobil sport yang sedang parkir di sana " ucap maira
"Ra, yang punya mobil itu kan banyak bukan cuma satu orang, jadi bisa saja itu mobil orang lain yabg tidak sengaja mirip dengan mobil orang yang kamu kenal" jawab vita
"ehhh jangan jangan itu mobil kak ramma, kak satria dan kak bram. karenakan itu mobil mahal banget yah" ucap alin, dan kini mereka semua saling pandang dan langsung melihat lagi ke arah mobil mobil yang terparkir agak jauh dari tempat mereka berdiri
"hahhh bisa jadi, karena dari segi bentuk mobilnya itu seperti di ciptakan sendiri sesuai pesanan, dan aku tahu banget kalau itu model mobil yang ingin di miliki bang ramma, kak satria dan kak bram, atau apa kita coba dekati mobil itu dan kita cari siapa pemilik mobil mobil itu" ucap maira yang semakin yakin kalau mereka sedang di ikuti
"tidak usah, biarkan saja. kalaupun itu mereka yah biarkan, itu artinya mereka tidak bisa kalau jauh jauh dari kita. aku yakin mereka pasti lagi ngawasin kita jadi kita kerjain aja sekalian. yah sudah ayo masuk aja ke dalam sudah lapar banget aku" jawab vita sambil memberikan senyum jahat nya
"oke kita main main aja sekarang, mereka kan tidak bilang apa apa kalau mau ngikutin , yahh jadi kita cuek aja, kita nikmatin sendiri aja hari ini ayo masuk " jawab alin sambil melangkah masuk ke dalam lestoran
********
"iya yah... kenapa malah mereka ngobrol di luar, atau jangan jangan ada laki laki lain yang ngajak mereka ngobrol " ucap satria sambil mencoba ngintip dimana para perempuan itu
"atau ada Reno yah.. yang sengaja menahan maira" ucap bram yang juga khawatir dengan itu semua
"ehhh ehhh itu mereka sudah masuk, mereka bisa lihat kita tidak yah di sini. ehh mereka duduk dibsamping kita pas" ucap satria
"tenang aja, kita tidak akan terlihat dari luar, tapi kita bisa melihat luar. yahh tapi sayangnya kita tidak bisa mendengar dengan jelas apa yang sedang terjadi di luar, karena ruangan ini kedap suara. " jawab ramma
"oke berarti kita aman sekarang, mereka tidak curiga dengan keberadaan kita di sini" jawab bram
__ADS_1
******
"mbak!!! " maira yang memanggil pelayan dan tak lama pelayan pun datang
"iya mbak, mau pesan apa" jawab pelayan itu
"saya ini, ini, dan ini yah" saya ini, ini dan ini" saya ini, ini, dan ini" pesanan mereka yang sudah di catat sama pelayan tersebut
"mbak saya mau tanya yah mbak, tapi ekspresi mbak nya biasa saja dan jangan menunjuk arah, cukup bilang aja iya atau tidak, kalau arah sesuai jarum jam saja" ucap vita
"iya mbak, mbak mau tanya apa" jawab pelayan tersebut
"apa di sini ada pengunjung 3 orang laki laki yang ada di foto ini" ucap vita sambil menunjukan foto dari ponselnya tapi di tutupin dengan buku menu
"ohh iya mbak ada, mereka semua ada di sini. dan mereka duduk di ruang VIP yang ada di sebelah mbak, kaca ini hanya bisa di lihat dari dalam. tapi dari luar ini hanya kaca hitam biasa" jawab pelayan itu
"ohhh iya mbak, terimakasih yah.. " jawab vita
"ada yang bisa saya bantu lagi mbak"
"tidak untuk sekarang, terimakasih " jawab vita dan pelayan itu kembali ke dapur untuk menyiapkan pesanan
"ha ha ha ha tuh kan bener itu mereka" jawab alin
"emang dasar mereka kurang pintar dalam bermain detektif sama kita" jawab vita
__ADS_1
"yahh walaupun mereka memakai mobil yang kita tidak pernah tau, tapi aku cukup bisa mengenali selera mobil mereka, aku kenal mereka sudah dari kecil jadi apa pun yang mereka suka aku pasti tahu" jawab maira
mereka bertiga lagi menyusun rencana untuk bisa ngerjain sedikit para laki laki itu, yang diam diam mau mata matain mereka.