
adinda menarik panjang nafasnya, karena jujur dia sedang deg deg an sekali. karena reno terus menatap mata adinda dan membuat adinda tidak berani metlnatap kembali mata reno.
"aku tidak bisa menjawab apa apa kak, lebih baik kakak bilang sama papi dulu, apa papi bisa memberikan restu. karena papi dulu pernah bilang kalau aku di ijinkan menikah saat aku sudah lulus kuliah" ucap adinda
"aku akan temui om rendy segera, dan aku kan mengajak papa aku untuk meminang kamu untuk aku," jawab reno
"kamu sudah tidak marah sama aku kan din? " tanya reno kembali
"aku sudah tidak marah sama kakak, aku tadi sempat berfikiran kalau aku sudah bersikap egois dan lebih ke kanak kanakan, sehingga kakak sendiri harus banyak mengalah untuk aku" jawab adinda
"berarti kita pacaran sekarang.... " tanya reno
"hahh pacaran.... enak aja... tidak semuda itu, kakak harus minta ijin sama beberapa laki laki yang ada di hidup aku, karena aku sangat sayang sama mereka, dan begitu juga sebaliknya, dan mereka juga yang sudah menjaga aku dari kecil hingga sekarang" jawab adinda
"hahhh beberapa laki laki...? siapa itu din... pacar kamu yahh atau mantan kamu dulu" jawab reno yang terkejut
"enak aja. laki laki itu adalah.... papi, kak rendy. om bram, om satria, arjuna dan ariel, mereka yang sudah menjaga aku selama ini, mereka juga yang sudah mau menemani aku saat aku menangis dan tertawa " ucap adinda
"kakak harus minta ijin dulu sama mereka, karena kalau mereka tidak mengijinkan aku bersama kakam, aku tidak akan mau bersama kakak. semoga berhasil untuk minta ijin mereka, setelah itu kakak harus hadapin mami, nenek dan tante tante ku, jika mereka mengijinkan, aku mau jadi pacar kakak" ucap adinda sambil berbisik ke reno
"baik.... sekarang juga aku akan pergi ke rumah kamu untuk meminta restu sama mereka semua, dan aku akan langdung mengajak papa buat ketemu om ramma dan bunda vita" ucap reno dengan senang dan tanpa sadar menyebut vita dengan sebutan bunda
"bunda vita? kenapa kakak panggil bunda vita? apa kakak sudah pernah bertemu dengan mami aku?" pertanyaan adinda yang membuat reno menjadi sadar kalau dia tadi keceplosan
__ADS_1
"ehhhh emmm ituuu" ucap reno yabg bingung
"jujur kak, jangan bohong, aku tidak suka dengan laki laki yang suka bohong, karena papi, kakak dan semua saudara ku tidak pernah berbohong. apa kakak mau jadi orang pertama yang membohongi aku" ucap adinda dengan wajah yang tegas
"baik... kakak akan cerita sama kamu sekarang, kakak tidak akan bohong sama kamu. " ucap reno sambil berdiri dan berjalan maju ke arah jendela ruangan dia
"kakak memang pernah bertemu sama mami kamu, tapi itu dulu waktu kakak kecil, mungkin waktu itu bunda vita belum mengandung kamu" penjelasan reno
adinda mendengarkan cerita reno dengan seksama, sampai dia mengikuti kemana langkah kaki reno pergi, adinda mengikuti dari belakang.
"kami bertemu di panti asuhan, waktu itu aku belum menjadi anak angkat papa bimmo. aku bertemu bunda vita saat bunda sedang melamun melihat tempat tidur ku dan menangis"
"lalu aku samperin dia untuk menanyakan kenapa, tapi bunda vita saat melihat aku menjadi sangat sedih dan dia langsung memeluk ku dan menangis, aku semakin bungung waktu itu, apa aku ada salah sampai membuat bunda vita menangis"
"trus kok bisa, kamu memanggil mami dengan sebutan bunda? " tanya adinda
"waktu itu aku seneng banget, karena bunda vita mampu memberikan rasa kasih sayang yang seharusnya di berikan ibu kandungku untuk aku, sehingga aku meminta ijin sama bunda vita untuk memanggil dia dengan sebutan bunda, dan ternyata bunda vita langsung setuju dan mengijinkan."
"aku seneng banget waktu itu, tapi bunda vita harus pulang saat pagi. karena papi kamu menjemput dia pulang, dan lama sekali bunda tidak datang lagi ke panti sampai papa bimmo dan mama datang untuk mengadopsi aku, hingga sekarang "
"kenapa kakak tidak bilang sama mami kalau kakak adalah anak kecil yang pernah di temui mami, pasti mami akan senang bisa bertemu dengan kakak lagi." ucap adinda
"kakak takut kalau bunda vita lupa sama kakak, karena itu sudah lama sekali, waktu kakak berumur 5 tahun, dan sekarang sudah berjalan 15 tahun, kakak yakin bunda vita sudah lupa sama kakak" jawab reno
__ADS_1
"kakak tidak akan tahu, kalau kakak belum mencoba, bagaimana kalau aku akan bantu kakak buat ngomong sama mami, aku akan buat kakak dan mami bertemu sehingga kalian bisa ngomong berdua" ucap adinda
"kamu bebeneran mau bantu kakak? " tanya reno sambil memegang lengan adinda
"iya kak... aku akan bantu kakak, aku yakin mami pasti sedang merindukan kakak, karena kalau aku tidak salah ingat dulu mami perna cerita sama aku, kalau dia menyimpan satu hadiah buat salah seorang anak yang ada di panti, bahkan aku dan kakak tidak boleh melihat isi dari kotak itu, karena kata mami kotak itu bukan untuk kita, jadi kita tidak boleh melihat barang yang bukan milik kita" jawab adinda
"kotak? kotak apa, apa kotak itu bunda siapkan untuk aku? " tanya reno
"aku juga tidak tahu kotak itu milik siapa kak, karena mami sudah tidak pernah cerita tentang masa masa dia di panti asuhan, lebih baik kakak tanyakan sendiri sama mami" jawab adinda
"tapi kakak masih belum berani, kakak takut kalau bunda lupa sama kakak, dan belum tentu juga kotak itu milik kakak" ucap reno
"pokoknya kakak harus ketemu mami... kakak harus tanyakan itu sendiri sama mami, karena aku yakin kakak adalah anak yang selama ini di cari mami, kalau sampai benar kakak adalah orang itu. entah kebetulan apa lagi sekarang, aku akan siapkan pertemuan kakak sama mami, kakak tinggal duduk diam tunggu waktu itu tiba" jawab adinda
"terima kasih " ucap reno
"sama sama, yah sudah kakak aku pulang aja yah sekarang, aku sudah ngantuk. besok juga aku ada kuliah" ucap adinda
"yah sudah... kakak antar kamu ke depan, sekalian kakak mau pulang, ini di lanjutkan besok aja" jawabreno
"yah sudah... ayo... aku bantuin kakak beres beres yahh.... " jawab adinda
setelah beres beres mereka berdua turun dan reno mengantar sampai di depan asrama tempat tinggal adinda, mereka berpisah sambil melambaikan tangan, dan setelah itu reno kembali ke rumah untuk istirahat, karena dia juga besok masih harus ngajar di kampus kembali.
__ADS_1