Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 81


__ADS_3

Setelah selesai mata pelajaran vita dan alin langsung pergi ke ruangan bram, tapi sayangnya bram saat itu berada di kantor ramma. Jadi mereka memutuskan untuk langsung pergi mall, buat cari buku yang sesuai dengan judul yang mereka buat.


Setelah sampai mall, mereka langsung bersenang-senang dulu dengan membeli minuman sambil di bawa jalan-jalan. Setelah puas membeli makan dan minuman mereka langsung pergi ke lantai tiga untuk mencari buku.


“yah sudah kita pencar saja yah, biar cepat nemu buku yang kita cari” ucap vita pada alin


“oke, aku juga ingin membeli beberapa novel untuk di baca di rumah kalau lagi bosen ngerjakan tugas” jawab alin


“serah kamu lah, aku pun juga begitu. Mumpung baru saja di transfer sama suamiku, jadi kalau tidak di buat belanja kan mubazir ha ha ha ha” ucap vita


Mereka berdua pergi ke arah yang berlawanan, agar lebih mudah untuk mencari buku yang mereka maksud. Vita sedang asik memilih buku-buku yang menurut dia cocok untuk di buat kutipan laporan magang yang akan dia buat.


Sedangkan alin malah memilih novel terlebih dahulu, karena dia langsung terhipnotis saat melewati rak buku yang di penuhi novel-novel komedi.


“ini kayaknya sudah semua deh, tinggal cari novel dan komik saja, buat hiburan di rumah kalau lagi bosen”ucap vita yang sedang ngomong sendiri


Kini tangan vita di penuhi dengan beberapa buku tebal yang dia pilih tadi, karena dia lupa untuk mengambil keranjang buat tempat buku-buku yang akan dia beli. Vita sangat berusah keras menjaga agar buku itu tidak jatuh, sehingga dia berjalan tanpa melihat ke depan.


Brakkk.... Awwuuu (suara buku terjatuh dan suara orang yang kena jatuhan buku vita)


“Aduhhhh.. mbak kalau jalan itu lihat-lihat dong, sakit tau kepala saya” ucap perempuan yang ketimpah buku-buku tebal vita


“ehhh iya mbak maaf yah, saya tadi tidak fokus sama jalannya. Saya juga tidak melihat mbaknya sedang menunduk tadi, apanya yang sakit mbak” ucap vita sambil merasa bersalah


(wajah ini, kok sepertinya aku pernah melihatnya yah... dimana tapi yah) suara hati perempuan itu


“iya-iya tidak apa-apa mbak, santai saja. Sakitnya Cuma sekilas aja kok mbak, ini mbak nya pakai keranjang saya aja biar tidak susah membawanya lagi” ucap perempuan itu sambil ngasih keranjangnya ke vita dan membantu vita memungut buku-buku yang sudah jatuh tadi

__ADS_1


“terimakasih yah mbak, oh iya nama saya vita, nama embak siapa?” tanya vita sama perempuan yang ada di depannya itu


(vita.... hemmm tidak salah lagi, dia istrinya bang ramma, mami baru rendy) suara hati maira


“nama saya maira mbak” jawab maira dengan mengulurkan tangannya ke vita


(jadi ini istri abang, cantik, imut, tinggi, putih dan baik hati. Beruntung banget dia bisa dapat istri kaya vita, masih muda juga) suara hati maira


“vit, kamu sudah dapat buku yang kamu cari” tanya alin sambil membawa banyak sekali novel


“lohh vit, ini siapa” tanya alin lagi yang merasa asing dengan perempuan yang ngobrol dengan vita


“ohh iya lin, kenalin ini namanya maira, tadi aku tidak sengaja jatuhin buku-buku ini di kepala dia, oh iya maira ini kenalin sahabat aku namanya Alin” ucap vita, alin dan maira langsung menjabat tangan dengan sambil melempar senyum


“lin, kamu dari tadi Cuma milih-milih novel aja, katanya mau cari buku buat laporan magang, emang reverensi kamu dari novel-novel itu yah” ucap vita sambil geleng-geleng


“oh iya vita, akukan baru saja kembali ke indonesia, jadi aku belum punya teman di sini. Kamu mau tidak jadi teman pertama aku, biar kalau mau belanja atau jalan-jalan aku tidak sendiri terus” ucap maira pada vita


“iya, tidak apa apa kok, kita tukeran nomer ponsel saja, biar bisa komunikasih. Tapi kalau jalan lama-lama, aku belum bisa, takut kecapekan. Karena aku lagi hamil sekarang” jawab vita


“hahhh hamil, kamu hamil vita. Wah hamil anak pertama dong ini, harus benar-benar di jaga kalau begitu” ucap maira yang sangat senang saat mendengar kakak iparnya sedang hamil


“he he he he bukan anak pertama, ini anak ke dua ku. Aku sudah punya anak umur 5 tahun di rumah, jadi yang aku kandung ini adalah anak kedua ku” jawab vita dengan bangga


“ohh begitu, maaf maaf aku tidak tau. Kalau kamu sudah punya anak umur 5 tahun di rumah” ucap maira


“tidak apa-apa kok, kamu mau mencari novel tidak, kalau iya ayo barengan saja” jawab vita

__ADS_1


(kelihatan banget kalau vita sangat menyayangi rendy, sampai dia tidak pernah malu mengakui punya anak umur 5 tahun di rumah, padahal umur dia kini masih muda sekali. Pantesan saja rendy sangat sayang ke vita. Aku bangga sama kamu mbak, perempuan sempurna yang cantik luar dalam) suara hati maira yang sangat bahagia, karena bisa bertemu dengan kakak iparnya secepat itu


******


Ramma, satria dan bram sedang berada di ruang meeting, karena memang ada klien yang sangat penting dari luar negeri, yang sengaja datang ke indonesia hanya untuk bertemu dan mengatur kontrak kerja sama bersama Ramma, Satria, dan Bram.


Kesuksesaan mereka bertiga memang sudah terkenal dimana-mana, bahkan banyak sekali yang ingin berkerja sama bersama perusahaan Dirgantara Group, karena perusahaan tersebut memiliki pemimpin-pemimpin yang muda, sukses dan tampan, jadi banyak sekali boss dari perusahaan lain yang ingin menjodohkan anak mereka dengan salah satu di antara mereka.


Setelah selesai meeting, mereka berkumpul di ruangan ramma untuk membicarakan beberapa kontrak yang sudah mereka tanda tangani sebelumnya, selain itu ramma juga ingin ngasih tau sahabatnya itu tentang kehamilan vita.


Ramma juga memiliki rencana untuk traktir sahabat-sahabatnya itu sebagai tanda rasa syukur ramma karena masih di kasih kesempatan bisa memiliki anak lagi.


“kita nanti, makan siang di luar aja yah, khusus hari ini gue yang akan traktir kalian, dan kalian bebas mau pilih di restorannya dimana, dan kalian mau makan apapun itu terserah kalian” ucap ramma sambil mengecek beberapa berkas yang ada di depan dia


“woww... ada angin apa ini, boss besar kita kok tumben baik banget” jawab satria


“bentar-bentar ram, loe tidak lagi demam kan hari ini” ucap bram


“hemm kurang ajar kalian.... gue itu memang lagi seneng banget, karena rendy akan punya adik dari mami vita” jawab ramma


“hahhh vita hamil, wahhh.... kalau ini sih loe harus traktir kita. Oke hari ini kita berangkat ke Mall milik loe, dan kita makan di resto yang biasa kita nongkrong. Bagaimana setuju tidak?” ucap satria


“oke gue setuju banget” jawab bram


“gue ngikut kalian ajalah” jawab ramma


Setelah selesai ngecek semua berkas itu, mereka langsung berangkat ke mall, untuk makan siang bersama, mereka menggunakan mobil masing-masing, karena memang sudah tidak ada lagi kerjaan, jadi ramma ngasih ijin buat satria dan bram untuk pulang cepat.

__ADS_1


__ADS_2